Kok Bisa?! Cole Palmer Sia-Siakan Peluang yang Harusnya 99,9 Persen Jadi Gol, Chelsea Pun Batal Menang

Kok Bisa?! Cole Palmer Sia-Siakan Peluang yang Harusnya 99,9 Persen Jadi Gol, Chelsea Pun Batal Menang
Aksi Cole Palmer dalam laga Liga Inggris antara Chelsea vs Leeds United, Rabu (11/2/2026). (c) PA via AP Photo/Nick Potts

Bola.net - Harapan Chelsea untuk terus menjaga asa finis di lima besar Premier League mendapat pukulan telak usai ditahan imbang Leeds United di Stamford Bridge. Sorotan utama laga ini tertuju pada Cole Palmer, yang menyia-nyiakan peluang emas di detik-detik akhir pertandingan.

Gelandang timnas Inggris itu memiliki kesempatan sempurna untuk memastikan tiga poin bagi The Blues pada menit ke-95. Berdiri bebas hanya sekitar dua yard dari gawang, Palmer tinggal menceploskan bola ke dalam jala. Namun, sentuhan akhirnya justru melambung dan membuat publik Stamford Bridge terdiam.

Peluang tersebut langsung disebut banyak suporter sebagai “miss of the season” alias kegagalan paling mengejutkan musim ini.

“Rumah pun berani saya pertaruhkan Palmer pasti mencetak gol itu,” tulis seorang penggemar di media sosial.

Suporter lain bahkan menilai tegas, “Cole Palmer membuat kami kehilangan kemenangan. Sesederhana itu.”

Tak sedikit pula yang mengaku tak sanggup menonton ulang momen tersebut karena terlalu menyakitkan.

Sempat Unggul Dua Gol

Sempat Unggul Dua Gol

Momen selebrasi Cole Palmer dalam laga Premier League antara Chelsea vs Leeds United di Stamford Bridge, 11 Februari 2026 (c) Nick Potts/PA via AP

Chelsea sebenarnya memulai laga dengan meyakinkan. Joao Pedro membuka keunggulan pada menit ke-24 lewat penyelesaian klinis di kotak penalti. Tekanan terus dilancarkan dan hasilnya Palmer menggandakan keunggulan sebelum satu jam pertandingan berjalan.

Palmer sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti setelah wasit menunjuk titik putih untuk tuan rumah. Skor 2-0 membuat Chelsea tampak berada di jalur aman untuk meraih kemenangan kelima beruntun di liga.

Namun, Leeds menunjukkan karakter pantang menyerah. Lukas Nmecha memperkecil ketertinggalan melalui penalti, sebelum Noah Okafor yang masuk sebagai pemain pengganti menyamakan kedudukan.

Gol Okafor memicu kontroversi. Pendukung tuan rumah meyakini adanya handball oleh Jayden Bogle dalam proses terciptanya gol. Meski demikian, Premier League Match Centre memastikan keputusan wasit tetap sah.

“Keputusan gol untuk Leeds United telah diperiksa dan dikonfirmasi VAR, tidak terdapat pelanggaran handball oleh Bogle dalam prosesnya,” demikian pernyataan resmi mereka.

Pukulan untuk Ambisi Chelsea

Pukulan untuk Ambisi Chelsea

Duel Joao Pedro dan Jaka Bijol dalam laga Premier League antara Chelsea vs Leeds United di Stamford Bridge, 11 Februari 2026 (c) Nick Potts/PA via AP

Hasil imbang ini mengakhiri tren positif Chelsea yang sebelumnya meraih empat kemenangan beruntun di Premier League. Dua poin yang melayang bisa menjadi penentu dalam persaingan ketat menuju zona lima besar.

Bagi Leeds United, tambahan satu angka di Stamford Bridge terasa seperti kemenangan tersendiri. Tim asuhan Liam Rosenior itu sukses mencuri poin penting dan naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara, memperbesar peluang mereka bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Chelsea kini harus segera bangkit. Dalam kompetisi seketat Premier League, satu peluang yang terbuang bisa berharga sangat mahal, dan kali ini, momen itu datang dari kaki pemain yang selama ini menjadi andalan mereka, Cole Palmer.