
Bola.net - Arne Slot tahu persis di mana letak masalah timnya. Namun, ia belum menemukan solusinya. Setelah Liverpool tumbang 2-3 dari Brentford di Gtech Stadium, pelatih asal Belanda itu hanya bisa mengakui kenyataan pahit.
“Tim-tim lain sudah menemukan cara bermain melawan kami,” ujarnya. “Dan kami belum menemukan jawabannya.”
Kekalahan itu menjadi yang keempat beruntun di Premier League, catatan terburuk Liverpool sejak Februari 2021. Dalam sembilan laga musim 2025/2026, sang juara bertahan kini tampak rapuh, kehilangan kepercayaan diri dan struktur taktik yang selama ini menjadi kekuatan mereka.
Lebih mengkhawatirkan lagi, tiga gol Brentford nyaris identik dengan gol-gol yang sebelumnya juga bersarang ke gawang Liverpool. Dari bola lemparan jauh, serangan balik, hingga kesalahan antisipasi, semuanya menyingkap kelemahan mendasar di lini belakang.
Slot menyadari masalah itu muncul dari banyak perubahan pada musim panas lalu. Namun di balik kejujuran itu, Liverpool kini menghadapi situasi yang mengingatkan pada masa kelam lima tahun silam, saat juara bertahan tiba-tiba kehilangan arah.
Kelemahan Taktis yang Berulang

Gol pertama Brentford terjadi lewat skema bola mati yang sederhana. Michael Kayode melempar jauh ke kotak penalti, Kristoffer Ajer menanduk bola ke depan, dan Dango Ouattara menuntaskannya setelah Milos Kerkez gagal membaca situasi. Ini bukan kali pertama Liverpool kebobolan seperti itu.
Bulan lalu, mereka juga dihukum oleh Crystal Palace dengan pola hampir serupa, kehilangan fokus pada fase kedua lemparan jauh. Bahkan pada laga pembuka melawan Bournemouth, celah di antara lini belakang dan kiper kembali terekspos.
Gol kedua Brentford memperlihatkan masalah transisi. Mikkel Damsgaard bebas di lini tengah tanpa tekanan, mengirim umpan kepada Kevin Schade yang lolos dari pengawasan Ibrahima Konate.
Gerakannya cepat, satu lawan satu dengan Giorgi Mamardashvili, yang terlihat ragu dan akhirnya tertipu arah bola. Semua terjadi karena lini tengah Liverpool gagal menutup ruang.
Tanpa Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister, Arne Slot menurunkan Florian Wirtz, Curtis Jones, dan Dominik Szoboszlai. Trio itu unggul dalam penguasaan bola, tapi lemah dalam duel fisik.
Lawan seperti Brentford yang bermain direct dan agresif menjadi mimpi buruk bagi mereka.
Rentetan Bola Panjang dan Masalah Fisik
Slot menyebut bahwa tim-tim lawan kini lebih sering bermain dengan bola-bola panjang melawan Liverpool, dan secara statistik klaim itu benar. Namun yang mengkhawatirkan bukan gaya lawan, melainkan respons timnya. Dalam babak pertama saja, Liverpool hanya memenangkan tujuh dari 17 duel udara.
Brentford tahu betul kelemahan itu. Mereka terus menekan dengan lemparan jauh, bola lambung, dan umpan-umpan ke ruang belakang bek sayap.
Pola tersebut berulang, dan Liverpool gagal beradaptasi. “Kami sudah berlatih bertahan menghadapi lemparan jauh sepanjang hari kemarin,” kata Slot dengan nada getir. “Sulit menang jika mereka memenangkan lebih banyak duel dan bola kedua.”
Gol ketiga Brentford datang dari titik putih setelah pelanggaran Virgil van Dijk terhadap Ouattara di tepi kotak penalti. Keputusan VAR yang menentukan posisi pelanggaran memang bisa diperdebatkan, tetapi tindakan Van Dijk menunjukkan gejala frustrasi, sama seperti pelanggaran serupa Szoboszlai di Istanbul saat melawan Galatasaray.
Masalah Liverpool jelas lebih dalam dari sekadar hasil buruk. Mereka telah menunjukkan tanda-tanda ini sejak awal musim, bahkan ketika menang dalam enam laga pertama.
Beberapa kali mereka membuang keunggulan dua gol dan tetap menang, menutupi masalah struktural yang kini terlihat jelas.
Salah, Kerkez, dan Masalah di Sisi Sayap

Salah satu gejala paling mencolok musim ini adalah peran aneh Mohamed Salah. Pemain Mesir itu kerap bermain terlalu sempit, lebih sering membelakangi gawang, dan menjadi target umpan silang ketimbang pelayan serangan.
Slot mencoba menyesuaikan dengan menempatkan Salah lebih lebar di babak kedua melawan Brentford, tapi serangan Liverpool tetap buntu. Salah hanya mencetak gol hiburan di menit ke-89, itu pun setelah Szoboszlai, bukan Wirtz, memimpin tekanan tinggi yang memaksa Ajer kehilangan bola.
Di sisi kiri, Milos Kerkez belum sepenuhnya menyatu dengan Cody Gakpo. Beberapa kali kerja sama mereka gagal, dan satu kesalahan kontrol Kerkez bahkan berujung pada serangan balik berbahaya.
Golnya ke gawang Brentford memang memberi harapan, tetapi lebih merupakan pengecualian daripada tanda perkembangan.
Curtis Jones justru menjadi pemain yang lebih berperan dalam membangun serangan di sayap kiri. Ia berkali-kali memecah pertahanan lewat umpan terobosan untuk Kerkez, tetapi peluang terbaik hanya berakhir di tangan mantan kiper Liverpool, Caoimhin Kelleher.
Krisis Struktur dan Ketimpangan Skuad
Rekrutmen musim panas Liverpool memang berani, tetapi meninggalkan lubang besar di belakang. Slot memiliki skuad yang terlalu bertumpu pada lini depan, sementara kedalaman di bek tengah dan bek sayap sangat terbatas.
Dua penyerang mahal, Hugo Ekitike dan Alexander Isak, malah menambah dilema karena belum menemukan keseimbangan dalam sistem.
Lebih parah lagi, Liverpool selalu kebobolan lebih dulu dalam enam laga terakhir di semua ajang, rekor terburuk mereka sejak pencatatan Opta dimulai pada 2013/2014. Perlahan tapi pasti, rasa percaya diri juara itu menguap.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 17 September 2026 21:16MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
-
Liga Inggris 17 September 2026 20:55Tinggalkan Manchester United, JJ Gabriel Bakal Gabung Real Madrid?
-
Liga Inggris 17 September 2026 19:57MU Limpung, Antonio Conte Bakal Gantikan Michael Carrick?
-
Liga Inggris 17 September 2026 15:49Michael Carrick Buka Suara soal Masa Depan JJ Gabriel di Manchester United
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 September 2026 23:49Link Streaming Man City vs Norwich di Carabao Cup, 18 September 2026
-
Liga Eropa UEFA 17 September 2026 23:45Link Streaming Juventus vs NEC di Liga Europa, 18 September 2026
-
Liga Spanyol 17 September 2026 23:41Barcelona Hidupkan Minat pada Striker Timnas Inggris Ini
-
Liga Inggris 17 September 2026 21:16MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
-
Liga Spanyol 17 September 2026 21:05Jose Mourinho Ungkap Sikap yang Tak Boleh Dimiliki Pemain Real Madrid
-
Liga Spanyol 17 September 2026 21:04Demi Real Madrid dan Madridista, Kylian Mbappe Bertekad Menangkan Ballon d'Or 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 17 September 2026 23:49Link Streaming Man City vs Norwich di Carabao Cup, 18 September 2026
-
inggris 17 September 2026 21:16MU Kalah dari Fulham, Michael Carrick Siap-siap Angkat Koper dari Old Trafford!
-
inggris 17 September 2026 20:55Tinggalkan Manchester United, JJ Gabriel Bakal Gabung Real Madrid?
-
inggris 17 September 2026 20:28MU Kalah dari Brighton, Youri Tielemans Beberkan Penyebabnya
-
inggris 17 September 2026 20:13MU Babak Belur Lawan Brighton, Michael Carrick: Saya Bertanggung Jawab Penuh!
-
inggris 17 September 2026 19:57MU Limpung, Antonio Conte Bakal Gantikan Michael Carrick?
SOROT
-
Liputan6 18 September 2026 01:30Sudaryono Sebut Gangguan Kesehatan MBG Banyak Dipicu Makanan Rusak
-
Liputan6 18 September 2026 00:00Polri Tangani 219 Kasus Kebakaran Hutan, Tetapkan 162 Tersangka
-
Liputan6 17 September 2026 23:30BGN Ultimatum 1.200 Dapur MBG Tanpa SLHS: Perbaiki atau Ditutup
-
Liputan6 17 September 2026 23:00Seskab Teddy Ungkap 6 Langkah Prabowo Menuju Kemandirian Energi
-
Liputan6 17 September 2026 22:30Menjajal Langsung LRT Manggarai-Kelapa Gading, dari Penasaran hingga Jadi Alternatif
-
Liputan6 17 September 2026 22:00Anggaran MBG Terserap Rp 139,77 Triliun hingga September 2026
MOST VIEWED
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Pro Ref Akui Kesalahan, Gol Kemenangan Erling Haaland di Derby Manchester Seharusnya Dianulir
Prahara JJ Gabriel di MU: Ngambek, Minta Putus Kontrak, Batal Debut!
Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340045/original/021523400_1788450922-IMG_8693.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351346/original/082715000_1789661598-IMG_3981.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340027/original/072403100_1788447378-efac7633-b210-41f1-84cf-33caa6be2e9f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351333/original/022702600_1789659413-IMG-20260917-WA0080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351322/original/000769600_1789658034-IMG_0097.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295138/original/014802100_1783915653-mbg5.jpg)

