
Bola.net - Nama Maroune Fellaini sudah lama tak terdengar setelah memilih pindah ke China bulan Januari kemarin. Begitu muncul, ia langsung melayangkan kritikan keras kepada mantan klubnya, Manchester United.
Gelandang asal Belgia tersebut memutuskan hengkang setelah hanya diberi waktu bermain yang minim oleh pelatihnya, Ole Gunnar Solskjaer, yang saat itu berstatus interim. Padahal ia rajin ditampilkan saat Jose Mourinho masih menduduki kursi kepelatihan.
Seperti yang diketahui, Mourinho dipecat pada bulan Desember 2018 lalu karena dianggap bertanggung jawab atas rentetan hasil buruk yang diterima tim. Walaupun situasinya tidak seburuk sekarang.
Beberapa bulan setelah Fellaini hengkang, Solskjaer langsung disodori kontrak permanen sebagai balasan atas meningkatnya performa the Red Devils. Tidak banyak yang menyangka bahwa inilah sumber malapetaka yang melanda Manchester United.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kritik MU Habis-habisan
Belakangan, desakan yang meminta Ole Gunnar Solskjaer untuk mundur dari posisinya semakin terdengar lantang. Seperti Mourinho, Solskjaer pun dituding sebagai biang permasalahan atas buruknya performa Manchester United.
Kultur pecat-memecat ini membuat Fellaini kesal. Menurutnya, the Red Devils tidak memberikan kesempatan lebih kepada setiap pelatihnya untuk membangun tim dan mengharapkan hasil instan.
"Mereka membawa Moyes, tak memberinya waktu. Mereka membawa Van Gaal, mereka memberinya waktu dua tahun dan kami mulai lakukan sesuatu, dia memenangkan trofi, namun setelahnya dipecat karena mereka ingin menang dengan cepat," ujar Fellaini kepada Daily Mail.
"Bagi saya, klub terlalu cepat memutuskan untuk memecat Jose karena seorang pelatih seperti itu datang dan dia butuh banyak pemain untuk menjalankan filosofinya," lanjutnya.
Mourinho Butuh Waktu
Ia nampak simpati terhadap Mourinho. Menurutnya, pria asal Portugal tersebut tengah mencoba membangun sesuatu di Manchester United. Namun ia tidak mendapatkan dukungan yang selayaknya dari semua sosok di balik layar.
"Dia ingin membangun sebuah tim namun setelah dua tahun setengah mereka memutuskan untuk memecatnya karena tak ada hasil," tambah Fellaini.
"Mereka membawa pelatih terbaik di dunia dalam diri Jose Mourinho, dia ingin membangun sebuah tim dan mereka memecatnya. Tidak mudah untuk membangun tim di saat itu, anda membutuhkan waktu lebih dari dua tahun," sambungnya.
"Mourinho, di musim pertamanya, dia melakukan hal yang luar biasa, mengembangkan tim, memenangkan sesuatu. Oke di musim kedua, sedikit lebih sulit, namun dia mencoba yang terbaik untuk membantu timnya," tandasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Manchester United vs Liverpool, Mo Salah Dapat Porsi Latihan Khusus
- Chevrolet Mundur, Manchester United Ganti Sponsor Utama di Tahun 2021?
- Eric Dier, Solusi untuk Masalah Manchester United
- Manchester United Seriusi Transfer Sandro Tonali
- Nemanja Matic Dinilai Sudah Tidak Punya Masa Depan di Manchester United
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 12:01Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
BERITA LAINNYA
-
inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
inggris 23 Juli 2026 06:07Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
-
inggris 23 Juli 2026 05:49Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:34Eksepsi Diterima, Dokter Tifa Klaim Kantongi Bukti Baru Ijazah Jokowi
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:23Delapan Siswa SMP Tanggamus Mendadak Sakit, Menu MBG Diperiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 13:20Mengenal École Prancis yang Jadi Model Universitas Republik Indonesia
-
Liputan6 23 Juli 2026 12:46Dasco Pimpin Rapat soal Perpres Ojol, Isu Evaluasi Tarif Dibahas
-
Liputan6 23 Juli 2026 11:50Hotman Paris Mundur, Bantah Ada Tekanan Kasus Eks Jampidsus Febrie
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Michael Carrick Buka Pintu untuk Marcus Rashford Kembali Perkuat Manchester United
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305230/original/051948100_1784788477-IMG_2281.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305220/original/005708000_1784787809-1001489242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305149/original/022929500_1784785968-a_wide_scenic_daylight_photograph_of_a_historic_s.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304730/original/017800400_1784742306-401399.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305139/original/054602100_1784785784-e6c3c9f9-ccab-44aa-ade2-a8b63f62b594.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300168/original/090565800_1784301109-f15bac1c-a403-4305-8222-a1e7f51b1067.jpeg)

