
Bola.net - Man City akan bertamu ke markas Brighton dalam lanjutan Premier League pada Kamis (25/5/2023). Pelatih Man City, Pep Guardiola menyebut laga melawan Brighton menjadi pemanasan ideal jelang dua partai puncak.
Setelah pergi dari markas Brighton, Man City akan bertarung terlebih dahulu dengan Brentford tiga hari setelahnya. Setelah menyelesaikan urusan mereka dengan dua tim kuda hitam tersebut, Man City akan menghadapi dua final melawan Inter Milan dan MU.
Bagi Pep, laga melawan Brighton sangat ideal sebagai pemanasan skuadnya. Pasalnya Pep menilai Brighton sebagai tim hebat dengan permainan unik dan atraktif.
"Dan itu (lawan Brighton) adalah tantangan yang bagus dan luar biasa bagi kami untuk membantu mempersiapkan dua final, tentu saja," ujar Pep dikutip dari BBC.
Giant Killer

Wajar jika Pep tertarik dengan laga melawan Brighton. Pasalnya, tim asuhan Roberto De Zerbi tersebut terkenal sebagai tim yang sering mengalahkan klub besar atau biasa disebut Giant Killer.
Dalam sembilan laga terakhir saja, Brighton sudah mengalahkan tiga tim top Premier League. Mereka berhasil mengalahkan Chelsea, MU, dan Arsenal. Brighton bahkan membantai Arsenal yang sedang dalam perburuan gelar Premier League di Emirates Stadium.
Menurut Pep, kehebatan Brighton tidak lepas dari skema permainan mereka yang unik dan sangat dominan. Pep mengaku akan memainkan kualitas permainan yang tinggi agar tidak terjerumus dalam kekalahan di kandang Brighton.
"Semua orang terlibat, penjaga gawang seperti gelandang bertahan. Dan jika anda tidak memainkan level tinggi dia (De Zerbi) dapat melakukan apapun yang dia inginkan melawan anda dan semua lawan.”
"Mereka layak mendapatkan semua pujian dan kesuksesan yang mereka miliki,” puji Pep.
Menarik Perhatian Pep

Mungkin semua orang saat ini setuju bahwa Pep merupakan pelatih dengan tingkat kejeniusan tinggi dalam strategi di lapangan. Pelatih sekelas Pep saja bahkan mengaku tertarik dengan permainan Brighton yang baru tampil bersinar musim ini.
Pep melihat Brighton menemukan sesuatu yang baru dan unik di dunia sepak bola. Pep jujur mengatakan bahwa dirinya ingin mempelajari lebih jauh permainan Brighton dengan melawannya langsung di lapangan.
"Ini adalah salah satu tim yang saya coba pelajari (dari permainannya). Ini unik seperti restoran bintang Michelin di Catalonia, juru masak terbaik selama bertahun-tahun, dia mengubah masakan sepenuhnya dan saya pikir Brighton memainkan sesuatu unik, istimewa,” terang Pep.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
-
inggris 6 Juni 2026 22:40Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
-
inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

