
Bola.net - Leeds United akan menghadapi Chelsea di semifinal FA Cup yang digelar di Wembley, akhir bulan ini. Ini jadi momen spesial bagi Leeds, karena mereka akhirnya kembali ke fase ini setelah penantian panjang, sekitar 39 tahun.
Perjalanan Leeds menuju semifinal tidak mudah. Mereka harus melewati West Ham lewat adu penalti yang menegangkan. Sementara itu, Chelsea melangkah dengan cara yang jauh lebih meyakinkan setelah menghancurkan Port Vale 7-0 di Stamford Bridge.
Laga melawan West Ham sendiri sempat nyaris lepas dari genggaman Leeds. Mereka sudah unggul dua gol lewat Ao Tanaka dan penalti Dominic Calvert-Lewin. Namun, keunggulan itu sirna setelah tuan rumah mencetak dua gol di masa injury time.
Situasi akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Di momen itulah Lucas Perri tampil sebagai penentu, dengan dua penyelamatan penting yang memastikan Leeds lolos.
Siap Tampil Mengejutkan
Daniel Farke paham betul timnya tidak diunggulkan dalam laga nanti. Chelsea jelas punya materi pemain yang lebih mentereng dan pengalaman di level atas.
Meski begitu, Farke tidak ingin timnya datang hanya untuk bertahan. Ia melihat keberhasilan mencapai semifinal sebagai bukti bahwa Leeds mampu memberi kejutan.
"Kami pastinya akan menjadi tim underdog. Lawan adalah nama besar dan tim penuh pemain top, tetapi kami telah mencetak sejarah," ujar Daniel Farke kepada BBC Sport.
"Tidak ada yang menyangka kami lolos ke semifinal. Dan tentu saja kami sangat rakus untuk melangkah ke tahap selanjutnya," tambah Daniel Farke.
Antusiasme Bermain di Wembley
Semangat juga datang dari para pemain. Dominic Calvert-Lewin termasuk yang paling menantikan laga ini.
Bagi striker asal Inggris tersebut, bermain di Wembley adalah pengalaman yang belum pernah ia rasakan di level klub. Wajar jika ia menyebut kesempatan ini sebagai sesuatu yang spesial.
"Ini akan selalu menjadi laga yang sulit melawan Chelsea. Mereka tim yang bagus, tapi ini FA Cup, kami akan pergi ke Wembley dan merasa sangat antusias," kata Dominic Calvert-Lewin kepada TNT Sports.
"Saya belum pernah berkesempatan bermain di Wembley pada level klub sebelumnya, jadi bagi saya ini adalah peluang besar hari ini," ungkap Calvert-Lewin.
Momentum Penebusan Kesalahan
Di balik keberhasilan Leeds, ada beberapa catatan yang masih perlu dibenahi. Salah satunya soal pertahanan, terutama saat menghadapi serangan dari sisi sayap.
Calvert-Lewin mengakui timnya sempat kesulitan mengantisipasi umpan silang. Hal itu terlihat jelas saat mereka kebobolan dua gol di menit akhir.
Ia juga menyinggung soal kegagalannya mengeksekusi penalti di laga sebelumnya. Baginya, pertandingan ini jadi momen untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
"Saya pikir mereka mulai membanjiri area sayap dan itu adalah dasar sepak bola, bertahan dari umpan silang, yang tidak kami lakukan dengan baik," jelas Calvert-Lewin.
"Bukan rahasia lagi bahwa saya gagal mengeksekusi penalti terakhir saya saat tandang melawan Palace, jadi ini adalah momen besar untuk menyelesaikannya dengan benar," pungkasnya.
Pemenang dari duel ini akan melangkah ke final FA Cup. Partai puncak sendiri dijadwalkan tetap berlangsung di Wembley pada pertengahan Mei mendatang.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 05:49Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
-
inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:15IFG Pangkas 12 Entitas, Bos Danantara Soroti Misinvestment
-
Liputan6 23 Juli 2026 20:30Basarnas: Korban KM Nurul Salsa Jadi 76, Ada Penumpang Batal Berangkat
MOST VIEWED
Jadi Rekrutan Keempat, Manchester United Tawarkan Jalur 'Fast Track' untuk Tynan Thompson
Inikah Gelandang Ketiga yang akan Dibeli Manchester United di Musim Panas 2026?
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Michael Carrick Buka Pintu untuk Marcus Rashford Kembali Perkuat Manchester United
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305961/original/021053100_1784813706-Foto_Ilustrasi_-_Gedung_IFG__Dok._IFG_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305959/original/066248100_1784813469-906809.jpg)

