Legenda Liverpool Akui 'Senam Jantung' Lihat Aksi Pemain Ini, Tapi Tetap Beri Pujian Setinggi Langit

Bola.net - Mantan pemain Liverpool, Phil Thompson, memberikan pujian sekaligus peringatan keras bagi gelandang muda The Reds, Curtis Jones.
Thompson mengaku sangat terkesan dengan dampak instan yang diberikan Jones belakangan ini.
Namun, ada satu kebiasaan sang pemain yang kerap membuat sang legenda merasa 'jantungan'.
Aksi nekat Jones di area pertahanan sendiri menjadi sorotan utama mantan kapten Liverpool tersebut.
Senam Jantung di Anfield
Thompson berbicara blak-blakan dalam The Official Liverpool FC Podcast pasca kemenangan 2-0 atas Brighton.
Ia menyoroti mentalitas Jones yang harus berjuang keras demi satu tempat di tim utama.
"Dia (Jones) sangat menghargai tempatnya di dalam tim dan skuad ini," buka Thompson.
"Dia harus berjuang demi pengakuan sebagai pemain inti karena selama bertahun-tahun orang selalu berkata: 'Curtis Jones pemain bagus, tapi...' Selalu ada 'tapi'-nya."
Thompson menilai Jones telah mematahkan keraguan tersebut musim ini.
Hanya saja, aksi drag-back (menarik bola ke belakang) yang dilakukan Jones di kotak penalti sendiri dinilai terlalu berisiko.
"Kecuali momen yang bikin saya jantungan dengan aksi drag-back dan segalanya di garis gawang itu, dia sungguh luar biasa," tegas Thompson.
Lebih Bagus dari Pencetak Gol
Dalam laga kontra Brighton, Hugo Ekitike memang menjadi pahlawan dengan borongan dua golnya.
Namun bagi Thompson, kontribusi permainan secara keseluruhan justru dipegang oleh Curtis Jones.
"Tiga pertandingan beruntun, dia mungkin layak jadi Man of the Match. Saya tahu Hugo mencetak gol, tapi kontribusi menyeluruh, itu semua berkat Curtis hari ini," puji Thompson.
Thompson mengakui bahwa keberanian Jones menahan bola di area vital sebenarnya membawa dampak positif taktis.
Meski bikin staf pelatih tegang, kemampuan itu membuat Liverpool lebih cair saat keluar dari tekanan.
"Itu memang bikin saraf Anda tegang sebagai staf pelatih, tapi banyak hal bagus darinya bermula dari garis tengah," tambah Thompson.
"Dia menerima bola di ruang sempit, berputar, dan mengoper ke depan. Kami terlihat jauh lebih baik saat Curtis melakukan itu."
Alasan Suka Tahan Bola
Menanggapi sorotan mengenai gaya mainnya, Curtis Jones punya jawaban berkelas.
Ia sadar kerap dikritik karena dianggap terlalu lama menahan bola dan memperlambat tempo.
"Saya hanya salah satu dari mereka yang suka bermain, saya menikmati bola di kaki saya," ujar Jones usai laga.
Pemain asli didikan akademi Liverpool ini menjelaskan bahwa ia menahan bola demi melindungi rekannya dari posisi sulit.
"Itu karena saya nyaman dengan bola, saya tak mau buru-buru lalu mengoper ke teman yang tak senyaman saya. Saya lebih memilih mengambil risiko itu daripada teman saya disalahkan saat ditekan lawan," jelasnya.
Jones menegaskan kesiapannya untuk terus beradaptasi dengan sistem pelatih Arne Slot.
"Saya selalu beradaptasi. Jika bos memilih saya, dia memilih saya. Saya akan selalu ada untuk membuktikan bahwa saya layak bermain," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 10:08Man of the Match Argentina vs Aljazair: Lionel Messi
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 22:30Inikah Pembelian Pertama Arsenal di Musim Panas 2026?
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 16 Juni 2026 22:30Inikah Pembelian Pertama Arsenal di Musim Panas 2026?
-
inggris 16 Juni 2026 22:00Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Korea Selatan 19 Juni 2026
-
inggris 16 Juni 2026 20:40Manchester United Intip Peluang Bajak Gelandang Barcelona Ini
-
inggris 16 Juni 2026 20:20Kalau Arsenal Saja Bisa, Kenapa MU Tidak Bisa Juara Premier League Lagi?
-
inggris 16 Juni 2026 20:06Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Bosnia dan Herzegovina 19 Juni 2026
-
inggris 16 Juni 2026 19:40Kabar Terkini Transfer Mateus Fernandes ke MU: Sudah Sejauh Mana?
SOROT
-
Liputan6 17 Juni 2026 11:54Update Gempa Sulteng: 841 Rumah Rusak, Diguncang 466 Gempa Susulan
-
Liputan6 17 Juni 2026 10:34Menakar Bahaya Gempa Dangkal di Jalur Sesar Aktif Sulteng
-
Liputan6 17 Juni 2026 08:21Piala Dunia 2026: Senegal Kalah dari Prancis karena Bermain Sporadis!
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260543/original/020308500_1781600359-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260359/original/038934600_1781588341-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260718/original/041123000_1781644635-000_B7BY7FB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260724/original/073509600_1781647690-PRANCIS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)

