
- Bek kiri Manchester United, Luke Shaw membongkar bahwa ternyata dia nyaris kehilangan kaki kirinya setelah menderita cedera patah tulang parah pada September 2015 silam. Shaw mengaku sempat mempertimbangkan pensiun.
Musim 2018/19 ini berawal baik untuk Shaw. Dia dipercaya bermain sejak menit awal di keempat laga awal Premier League musim ini. Bermain reguler seperti itu sempat lama tak dirasakan Shaw.
Pasca pulih dari cedera, Shaw tak benar-benar sembuh. Dia kesulitan dalam dua musim terakhir. Pelatih MU, Jose Mourinho tak memercayai kemampuan Shaw.
Namun dia terus berjuang dan menerima kritik Mourinho. Shaw terus berusaha kembali ke permainan terbaiknya. Kerja keras itu akhirnya terbayar lunas musim ini. Baca pengakuan Shaw dengan scroll ke bawah:
Kehilangan Kaki
Cedera patah tulang yang diderita Shaw ternyata bukan patah tulang biasa. Cederanya sangat parah, dia bahkan nyaris kehilangan kakinya untuk selamanya. Beruntung Shaw ditangani dokter yang tepat, yang berjuang menyelamatkannya.
"Saya akan berbohong jika mengatakan terkadang saya tak berpikir untuk berhenti bermain sepak bola, tetapi saya punya banyak teman baik dan keluarga di sekitar saya dan mereka membantu saya melewatinya," buka Shaw kepada skysports.
"Saya nyaris kehilangan kaki saya, bahkan sesungguhnya saya sangat dekat kehilangan kaki dan saya tak mengetahui hal itu sampai enam bulan kemudian setelah dokter memberitahu saya."
Tak Berhenti

Meski demikian, Shaw berjanji akan terus bermain sepak bola. Bahkan jika saat itu dokter memberi tahu kondisi kakinya yang sesungguhnya, Shaw mengaku tak akan melepas mimpinya sebagai pesepak bola profesional.
"Tentu saja jika mengetahui itu (nyaris kehilangan kaki) saya tetap tak akan berhenti, bahkan jika dia (dokter) mengatakan ada kekhawatiran tertentu, saya tetap akan melanjutkan bermain sepak bola."
"Saya ingin bermain sepak bola, saya ingin bermain di laga sebesar mungkin, meraih trofi, itulah motivasi saya," sambungnya.
"Dan seperti yang sudah pernah saya katakan, saya ingin dikenal sebagai salah satu bek sayap terbaik di dunia." (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video momen menyanyikan lagu "Indonesia Raya" yang membanggakan dan mengharukan di Asian Games 2018.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 03:54Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 Juni 2026 05:40Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
-
inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
-
inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

