Man City Masih Bisa Juara! Begini Respons Guardiola Soal Selisih Poin dengan Arsenal

Man City Masih Bisa Juara! Begini Respons Guardiola Soal Selisih Poin dengan Arsenal
Selebrasi Antoine Semenyo bersama pemain Manchester City usai mencetak gol ke gawang Tottenham di Liga Inggris, 1 Februari 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Josep Guardiola menegaskan Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Pernyataan itu disampaikan usai hasil imbang 2-2 melawan Tottenham yang membuat jarak dengan pemuncak klasemen semakin melebar.

Manchester City sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul dua gol di babak pertama. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan setelah Tottenham bangkit di paruh kedua pertandingan.

Hasil ini membuat Arsenal kini unggul enam poin di puncak klasemen. Tantangan City kian berat karena mereka akan menghadapi laga tandang sulit ke markas Liverpool pada pertandingan liga berikutnya.

Guardiola Tegaskan Harapan Masih Ada

Guardiola Tegaskan Harapan Masih Ada

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola bereaksi di laga melawan Tottenham, 1 Februari 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Manchester City menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 lewat gol Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Situasi tersebut memberi City momentum untuk menekan persaingan gelar.

Namun, Tottenham membalas di babak kedua melalui dua gol Dominic Solanke. City bahkan harus berterima kasih pada serangkaian penyelamatan Gianluigi Donnarumma yang memastikan mereka pulang dengan satu poin.

Guardiola menegaskan bahwa peluang juara masih terbuka meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menilai situasi seperti ini pernah dialami timnya pada musim-musim sebelumnya.

“Selama peluang itu ada, harapan akan selalu ada. Hal seperti ini terjadi. Saya tahu dalam pertandingan-pertandingan seperti ini di masa lalu, selalu ada cara untuk menang dan hari ini itu tidak terjadi," kata Guardiola.

Guardiola juga menyoroti kondisi skuadnya yang perlahan membaik. Menurutnya, semangat para pemain menjadi aspek positif di tengah kesulitan yang dihadapi.

“Kami mengalami kesulitan dalam banyak hal, tetapi para pemain mulai kembali dan saya melihat semangat yang luar biasa dalam banyak aspek.”

Kekecewaan Wasit dan Pola Babak Kedua

Kekecewaan Wasit dan Pola Babak Kedua

Pemain Manchester City, Rayan Cherki (kanan), merayakan gol pembuka timnya dalam laga Liga Inggris lawan Tottenham, Minggu (1/2/2026). (c) AP Photo/Richard Pelham

Guardiola kembali menyuarakan kekecewaannya terhadap sejumlah keputusan wasit dalam beberapa pekan terakhir. Hal serupa kembali ia rasakan dalam laga melawan Tottenham.

Tayangan ulang gol pertama Solanke memperlihatkan sang penyerang menendang bagian belakang kaki Marc Guehi dalam kemelut di kotak penalti. Insiden tersebut menjadi sorotan utama usai pertandingan.

Guardiola menilai standar keputusan seharusnya konsisten, terutama dalam situasi krusial seperti itu. Ia menegaskan bahwa pelanggaran serupa akan berujung penalti jika dilakukan oleh bek.

“Jika seorang bek tengah melakukannya kepada penyerang, itu penalti. Momentum di Premier League ketika Anda kebobolan, hal itu bisa terjadi. Anda tidak bisa mengendalikannya," sambung Pep.

Permainan Man City Menurun?

Lebih lanjut, Guardiola juga mengakui masalah pola permainan kurang meyakinkan di babak kedua. Ia menyinggung laga-laga sebelumnya ketika City juga mengalami tekanan usai jeda.

“Anda benar. Kami sudah membicarakannya. Sebagai manajer, Anda bisa mengubah sesuatu di babak kedua. Ketika bermain sangat buruk di babak pertama, Anda bisa melakukan pergantian jika ada yang tidak berjalan," lanjut Guardiola.

Ia menilai awal babak kedua sebenarnya berjalan baik sebelum satu gol mengubah dinamika pertandingan. Menurut Guardiola, momen itulah yang membuat City kehilangan kendali.

“Kami memulai babak kedua dengan sangat baik, tetapi gol itulah yang sedikit mengubah segalanya.”