Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni

Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Penyerang Manchester United, Benjamin Sesko (kanan) usai laga melawan Fulham, 1 Februari 2026 di Old Trafford. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Manchester United terus menunjukkan tanda kebangkitan, termasuk saat menghadapi Everton di pekan 27 Premier League 2025-2026. Pertandingan Selasa, 24 Februari 2026, pukul 03.00 WIB berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan tamu.

Benjamin Sesko menjadi pahlawan setelah mencetak gol pada menit ke-71.

Kemenangan ini menegaskan peran penting Sesko meski hanya bermain dari bangku cadangan. Pemain Slovenia itu kini telah mencetak tiga gol penting dalam empat pertandingan terakhir, membawa tambahan lima poin krusial bagi United.

Di bawah kepemimpinan Michael Carrick, United mulai menunjukkan permainan yang lebih hidup. Kehadiran Sesko sebagai striker murni memberi dimensi baru di lini serang, terutama dalam situasi serangan balik cepat.

Sesko, Supersub Masa Kini

Sesko, Supersub Masa Kini

Benjamin Sesko merayakan golnya ke gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Benjamin Sesko belum pernah menjadi starter sejak Carrick menangani United. Akan tetapi, kontribusinya dari bangku cadangan sangat menentukan.

Golnya melawan Everton merupakan gol penentu setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan atas Fulham dan gol penyama skor di West Ham.

Carrick memuji perkembangan Sesko. “Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Ben. Dia telah mengambil beberapa langkah besar baru-baru ini,” ujar Carrick.

Keputusan Carrick memanfaatkan Sesko terbukti efektif dalam mengubah hasil pertandingan.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 28 Februari 2026
Newcastle Newcastle
22:00 WIB
Everton Everton
Premier League Premier League | 1 Maret 2026
Man United Man United
21:00 WIB
Crystal Palace Crystal Palace

Gol Kemenangan dari Serangan Balik

Gol Kemenangan dari Serangan Balik

Ekspresi Benjamin Sesko usai membobol gawang Everton, Selasa (24/2/2026) (c) AP Photo/Ian Hodgson

Gol tunggal pertandingan lahir dari serangan balik yang cepat. Everton terlihat lebih agresif di babak kedua, tapi kelebihan mereka dalam menyerang justru membuka ruang bagi United.

Sesko menerima umpan dari Bryan Mbeumo setelah melewati Michael Keane dan berhasil menuntaskan peluang dengan tembakan yang tenang.

Carrick menilai gol tersebut sebagai contoh penyelesaian yang sempurna. “Itu adalah penyelesaian yang kejam. Saya suka cara dia mengeksekusinya dengan percaya diri tinggi,” kata Carrick.

Gol ini menjadi gol kedelapan Sesko untuk United musim ini.

Transformasi United di Bawah Carrick

Transformasi United di Bawah Carrick

Pelatih Manchester United, Michael Carrick usai laga melawan Everton di lanjutan Liga Inggris, 24 Februari 2026. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Sejak ditangani Carrick, Manchester United meraih 16 poin dari 18 poin terakhir yang diperebutkan. Transformasi ini membawa United kembali ke jalur perebutan tiket Liga Champions.

Keberhasilan substitusi, terutama yang melibatkan Sesko, menjadi ciri khas kepelatihan Carrick.

United kini tampil lebih tajam dan terstruktur dibanding era sebelumnya. Permainan yang pragmatis dan pemilihan momen yang tepat untuk melakukan pergantian pemain membuat mereka lebih berbahaya dalam serangan balik.

Rekrutmen dan Kinerja Kiper

Rekrutmen dan Kinerja Kiper

Kiper Manchester United, Senne Lammens (c) MUFC Official

Kemenangan ini juga menegaskan keberhasilan rekrutmen United. Tiga pemain baru musim panas lalu berperan dalam gol kemenangan, sementara Senne Lammens tampil luar biasa di bawah mistar gawang.

Carrick memuji performa kiper asal Belgia itu. “Sebagai seorang kiper, Anda tidak bisa berharap lebih: tangan yang aman, tenang, dan fokus, penampilan yang luar biasa,” kata Carrick.

Everton kesulitan menembus pertahanan United, dan Lammens menjadi kunci di balik kebuntuan tuan rumah. Dengan kombinasi manajemen cerdas Carrick dan kontribusi pemain baru, United mulai membangun fondasi untuk hasil yang lebih konsisten di sisa musim.

Sumber: The Independent