
Bola.net - Michael Carrick tidak punya waktu untuk bernapas lega. Baru saja ditunjuk kembali sebagai pelatih sementara Manchester United, ia langsung dihadapkan pada duel paling panas di Inggris: Derby Manchester edisi ke-198.
Sabtu (17/1/2026) malam nanti, Old Trafford akan menjadi saksi bisu pertaruhan besar Manchester United. Mereka harus menjamu Manchester City, hanya delapan hari setelah Ruben Amorim dipecat dari kursi kepelatihan.
Beban di pundak Carrick sangat berat. Setan Merah saat ini terdampar di peringkat tujuh klasemen Premier League, tertinggal tiga poin dari zona empat besar. Namun, performa mereka jauh dari kata meyakinkan setelah hanya memetik satu kemenangan dalam enam laga terakhir.
Sebaliknya, Manchester City datang dengan aura menakutkan meski badai cedera menghantam lini belakang mereka. Pasukan Pep Guardiola tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi, sebuah sinyal bahaya bagi tuan rumah yang sedang limbung.
Pertarungan ini bukan sekadar soal tiga poin. Bagi Carrick, ini adalah ujian kredibilitas. Bagi Man City, ini adalah langkah krusial untuk memangkas jarak enam poin dari Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris.
Misi Mustahil di Theater of Dreams?

Carrick kembali ke dugout tujuh bulan setelah berpisah dengan Middlesbrough. Catatan statistiknya di sana cukup apik dengan persentase kemenangan 46,3 persen, namun Old Trafford adalah medan perang yang berbeda.
Tugasnya kali ini bak membalikkan gunung. United baru saja menelan pil pahit tersingkir dari FA Cup usai ditekuk Brighton 2-1 di kandang sendiri. Kekalahan itu memastikan United hanya akan memainkan 40 pertandingan musim ini, kampanye terpendek mereka sejak musim 1914-15.
Rekor pertemuan juga tidak berpihak pada tuan rumah. Pada pertemuan pertama musim ini September lalu, United dihajar 0-3 di kandang sendiri. Jika kembali gagal mencetak gol kali ini, mereka akan mengulangi sejarah kelam musim 1973-74, di mana United gagal membobol gawang City dalam dua pertemuan liga dan berujung degradasi.
Ledakan Antoine Semenyo dan Teror The Citizens

Di seberang lapangan, Manchester City sedang dalam mode "mengamuk". Setelah tiga hasil imbang beruntun di liga yang membuat frustrasi, mereka melampiaskan amarah dengan membantai Exeter City 10-1 di FA Cup.
Momentum itu berlanjut saat mereka menundukkan Newcastle 2-0 di semifinal EFL Cup. Sosok yang mencuri perhatian adalah rekrutan anyar senilai £64 juta, Antoine Semenyo.
Pemain yang didatangkan dari Bournemouth ini langsung "nyetel" dengan skema Guardiola. Dua gol dan dua predikat Man of the Match dalam dua laga pertamanya adalah bukti instan kualitasnya. Semenyo kini menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan United yang rapuh, melengkapi teror yang biasa dihadirkan oleh Erling Haaland.
Krisis Benteng Pertahanan Guardiola

Meski lini serang City menakutkan, Guardiola pusing tujuh keliling memikirkan lini belakangnya. Deretan pilar utama seperti Josko Gvardiol, Ruben Dias, dan John Stones harus menepi akibat cedera.
Situasi ini memaksa Guardiola memutar otak. Max Alleyne, bek muda berusia 20 tahun, berpotensi kembali menjadi starter di jantung pertahanan bersama Abdukodir Khusanov. Alleyne tampil impresif dengan memenangkan 92% duel sejak kembali dari masa peminjaman.
Celah di lini belakang City inilah yang wajib dimanfaatkan Carrick. Kembalinya Bryan Mbeumo dan Amad Diallo dari tugas negara di AFCON menjadi angin segar. Mbeumo, top skor klub dengan tujuh gol, diprediksi akan langsung mengisi pos sayap kanan untuk mengeksploitasi pertahanan darurat City.
Bruno Fernandes: Harapan Terakhir Setan Merah

Di tengah kemuraman United, Bruno Fernandes tetap menjadi nyawa permainan. Sang kapten tercatat sebagai kreator peluang terbanyak di liga musim ini dengan 56 peluang.
Sejak awal November, kontribusinya sangat masif. Hanya Erling Haaland dan Igor Thiago yang terlibat dalam gol lebih banyak daripada Fernandes di Premier League. Gelandang asal Portugal ini telah mencatatkan 10 keterlibatan gol (tiga gol, tujuh assist) dalam periode tersebut.
Duel lini tengah antara Fernandes melawan Rodri akan menjadi kunci. Jika Fernandes bisa lolos dari penjagaan dan mengirim umpan-umpan line-breaking andalannya, United punya harapan. Namun jika ia dimatikan, Setan Merah bisa tamat.
Data dan Fakta Menarik

- Dominasi Tandang City: Manchester City telah memenangkan lebih banyak laga tandang Premier League melawan Man Utd (9 kemenangan) dibanding tim tamu manapun dalam sejarah.
- Old Trafford Bukan Benteng: Hanya Liverpool (41 gol) yang mencetak gol lebih banyak di Old Trafford sebagai tim tamu dibanding Manchester City (37 gol).
- Haaland "Si Penakluk": Erling Haaland terlibat dalam 11 gol (8 gol, 3 assist) melawan Man Utd, jumlah terbanyak dibanding pemain City manapun.
- Sejarah Carrick: Sebagai pemain, Carrick menghadapi City 24 kali dengan rekor 13 menang, 3 seri, dan 8 kalah.
- Kutukan Tuan Rumah: Man Utd gagal mencetak gol dalam 4 dari 5 laga kandang terakhir melawan City di Premier League.
Manchester United vs Manchester City Tayang di Mana?

- Kompetisi: Premier League 2025/2026
- Pertandingan: Man United vs Man City
- Tempat: Old Trafford
- Hari, tanggal: Sabtu, 17 Januari 2026
- Jam kick-off: 19.30 WIB
- Live Streaming: Vidio
- Link Streaming: KLIK MU VS MAN CITY DI SINI
PERHATIAN: Live streaming konten sport di Vidio bisa diakses dengan berlangganan. Ada berbagai pilihan paket dengan harga mulai Rp45.000 per bulan. Harga bisa berubah di luar kebijakan redaksi.
Prakiraan Susunan Pemain dan Prediksi Skor
- Manchester United (4-2-3-1): Lammens; Dalot, Maguire, Martinez, Shaw; Casemiro, Mainoo; Mbeumo, Fernandes, Cunha; Sesko.
- Manchester City (4-2-3-1): Donnarumma; Nunes, Khusanov, Alleyne, O’Reilly; Rodri; Bernardo, Cherki, Foden, Semenyo; Haaland.
Atmosfer Old Trafford mungkin akan membara menyambut kembalinya Carrick. Namun, realitas di lapangan seringkali kejam. United memang punya motivasi berlipat, tapi konsistensi permainan mereka masih menjadi tanda tanya besar.
Di sisi lain, Manchester City punya kedalaman skuad yang mengerikan meski dilanda badai cedera bek. Ketajaman Haaland, ledakan instan Semenyo, dan sistem permainan Guardiola yang sudah matang diprediksi akan terlalu tangguh untuk diredam oleh skuad transisi Carrick.
Prediksi Skor: Man Utd 1-2 Man City
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 17 Januari 2026 17:405 Pertanyaan Penting untuk Michael Carrick Jelang Derby Manchester
-
Liga Inggris 17 Januari 2026 17:22Rekor Gol Derby Manchester, Mampukah Haaland Lampaui Rooney?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 17 Januari 2026 18:21 -
Otomotif 17 Januari 2026 18:16 -
Liga Inggris 17 Januari 2026 18:00 -
Liga Inggris 17 Januari 2026 17:40 -
Liga Inggris 17 Januari 2026 17:30 -
Liga Inggris 17 Januari 2026 17:22












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475771/original/088967700_1768649021-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_18.10.18.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475762/original/037504600_1768647454-112529.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475758/original/042359500_1768646932-Pencarian_pesawat_ATR_hilang_kontak_di_Maros.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475744/original/094296200_1768646383-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_16.55.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4732017/original/005456000_1706775183-000_347D8B7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
