Manchester United Butuh Wingback Kanan, Kieran Trippier Siap Membantu

Serafin Unus Pasi | 9 November 2021 20:31
Bek kanan timnas Inggris, Kieran Trippier (c) AP Photo

Bola.net - Rumor ketertarikan Manchester United terhadap Kieran Trippier memasuki babak baru. Bek Atletico Madrid itu dilaporkan siap pindah ke Old Trafford di bulan Januari 2022 nanti.

Di musim panas kemarin, nama Trippier memang kerap digosipkan akan bergabung dengan Manchester United. Pemain Timnas Inggris itu ingin didatangkan sebagai pesaing Aaron Wan-Bissaka di lini pertahanan timnya.

Namun transfer itu batal terjadi. Ini disebabkan Manchester United lebih memprioritaskan membeli Cristiano Ronaldo di akhir bursa transfer ketimbang Wan-Bissaka.

Dilansir AS, Manchester United berpeluang untuk mendapatkan sang bek lagi. Karena Trippier dilaporkan ingin pindah di bulan Januari nanti.

Simak situasi transfer Trippier di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Butuh Wingback Baru

Laporan itu mengklaim bahwa Manchester United sedang membutuhkan wingback baru. Karena ada perubahan skema permainan pada tubuh Setan Merah.

Manchester United saat ini getol menggunakan skema 3-5-2. Sementara Aaron Wan-Bissaka tidak sanggup memainkan peran sebagai wingback.

Itulah mengapa Manchester United melirik kembali Kieran Trippier. Karena sang bek sudah terbiasa memainkan skema ini di Atletico Madrid dan ia selalu tampil apik.

2 dari 4 halaman

Siap Pindah

Laporan itu mengklaim bahwa kans MU untuk merekrut Trippier cukup besar. Karena sang bek juga ingin pindah ke Old Trafford.

Trippier merupakan pendukung Manchester United sejak kecil. Sehingga ia berhasrat bisa membela klub impiannya tersebut.

Selain itu ia diberitakan sudah merasa cukup bermain di Spanyol. Sehingga ia ingin kembali ke Premier League.

3 dari 4 halaman

Harga Mahal

Manchester United harus siap keluar uang cukup banyak untuk merekrut Trippier. Karena Atletico Madrid masih enggan berpisah dengan sang bek.

Kabarnya MU masih harus membayar sebesar 30 juta Euro untuk sang bek. Sementara manajemen MU dilaporkan enggan membayar harga semahal itu.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR