
Bola.net - Josep Guardiola akhirnya bisa tersenyum lebar. Di tengah badai cedera yang menghantam lini belakang Manchester City, solusi krusial akhirnya tiba di Etihad Stadium.
Marc Guehi resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar The Citizens. Bek Timnas Inggris ini diboyong dari Crystal Palace dengan kontrak jangka panjang hingga 2031.
Kedatangan bek berusia 25 tahun ini menjadi suntikan tenaga yang sangat dibutuhkan. Pasalnya, City sedang pincang akibat absennya pilar utama seperti Ruben Dias dan Josko Gvardiol.
Namun, Guehi belum bisa langsung merumput di Liga Champions. Ia absen saat City melawan Bodo/Glimt karena regulasi pendaftaran pemain fase grup.
Puji Kualitas dan Mentalitas Guehi

Guardiola tak bisa menyembunyikan rasa puasnya atas transfer ini. Ia secara khusus mengapresiasi gerak cepat manajemen klub dalam mengamankan tanda tangan sang pemain.
"Dia bek tengah top, sudah bermain untuk tim nasional. Saya ingin sampaikan terima kasih pribadi saya kepada klub," buka Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu menilai Guehi punya paket lengkap. Selain kemampuan teknis, keinginan kuat sang pemain untuk bergabung menjadi nilai plus.
"Dia ada di usia emas untuk bermain bertahun-tahun, dia bisa main di kanan atau kiri. Dan dia spesial karena dia ingin memilih kami," lanjut Pep.
Kondisi darurat di lini pertahanan membuat transfer ini terasa makin vital.
"Masalah yang kami punya di lini belakang beberapa bulan ke depan membuat kehadirannya di sini sangat penting," tegasnya.
Realitas Pahit Skuad Muda
Guardiola menyadari timnya sedang tidak dalam performa terbaik. Kekalahan 0-2 dari Manchester United akhir pekan lalu menjadi bukti inkonsistensi skuad mudanya.
Total ada 11 pemain yang harus menepi karena cedera. Situasi ini memaksa Guardiola menurunkan banyak pemain baru yang belum genap setahun di tim.
"Saat tandang ke Newcastle kami terlihat siap, tiga hari kemudian tidak. Inkonsistensi ini normal," aku Guardiola.
Membangun chemistry di tengah badai cedera jelas bukan perkara mudah. Guardiola meminta fans untuk memaklumi proses adaptasi yang sedang berjalan.
"Kami punya 11 pemain absen hari ini. Dan kami punya banyak pemain yang belum genap setahun di sini, Anda butuh waktu," belanya.
Ia mengenang masa-masa kejayaan saat timnya bisa meraih tujuh kemenangan beruntun. Hal itu terjadi karena stabilitas di lini belakang.
"Saya suka melakukan rotasi, tapi ketika Anda punya empat bek yang konsisten, itu membantu. Saat situasi seperti sekarang, wajar kami naik turun," jelasnya.
Pantang Cengeng Soal Rumput Sintetis
Kini fokus Guardiola beralih ke laga melawan Bodo/Glimt. Tantangan makin berat karena mereka harus bermain di atas rumput sintetis di Norwegia.
Demi adaptasi, City melakukan hal yang tak biasa. Mereka berlatih di stadion lawan pada malam sebelum pertandingan, sesuatu yang jarang dilakukan Pep.
"Ada dua argumen soal itu, pertama lapangannya berbeda, itu sebabnya kami latihan di sini malam sebelumnya," ungkap Pep.
"Kami belum pernah melakukan itu sejak saya di Manchester. Tapi kami harus melihat pantulan bola dan operan pendeknya," sambungnya.
Meski kondisi lapangan sulit, Guardiola melarang keras anak asuhnya mencari kambing hitam. Mentalitas juara menjadi harga mati.
"Argumen kedua, hidup tak pernah mudah. Jika kalian mulai menangis (mengeluh), kalian tak bisa capai apa yang sudah kita raih di masa lalu," tegas Pep.
Sang manajer menutup sesi dengan pesan menohok soal pengendalian diri.
"Kami selalu positif, berkaca dan mengatakan apa yang harus dilakukan. Ada situasi yang memang tak bisa Anda kendalikan," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 09:43Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 10:00 -
Otomotif 20 Januari 2026 09:56 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 09:51 -
Liga Champions 20 Januari 2026 09:50 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 09:43 -
Liga Champions 20 Januari 2026 09:31
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477532/original/063564500_1768839718-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477583/original/075647800_1768874796-IMG_5918.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477549/original/015844900_1768861847-IMG-20260120-WA0007.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477572/original/086554700_1768872415-1001527539.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5435332/original/088670700_1765019529-IMG_20251206_174445.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477561/original/053463100_1768869641-1000518140.jpg)
