FOLLOW US:


Mario Balotelli Hanya Punya Kenangan Manis di Premier League

17-04-2020 10:40

 | Richard Andreas

Mario Balotelli Hanya Punya Kenangan Manis di Premier League
Mario Balotelli © AFP

Bola.net - Mantan striker Manchester City dan Liverpool, Mario Balotelli mengaku hanya punya kenangan manis di Premier League. Dia masih yakin Premier League merupakan liga terbaik di dunia sampai saat ini.

Mengutip Goal internasional, Balotelli pernah mencetak 20 gol untuk Man City, menjuarai Premier League 2012 dan FA Cup setahun sebelumnya. Namun, dia tidak bisa berbuat banyak saat membela Liverpool beberapa tahun setelahnya.

Balotelli dianggap sebagai salah satu striker berbakat terbaik Italia. Sayangnya dia tidak benar-benar bisa memenuhi potensinya karena masalah di luar lapangan dan darah muda yang bergejolak.

Apa kata Balotelli tentang Premier League? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Hanya Kenangan Indah

Menurut Balotelli, Premier League merupakan liga terbaik. Dia hanya punya kenangan indah di sana, tidak seperti di Italia yang sempat membuatnya kesulitan.

"Saya hanya punya kenangan indah di Premier League," ujar Balotelli kepada Thierry Henry di media sosial. "Premier League yang terbaik, meski liga Prancis juga menuntut kekuatan fisik."

"Pelatih yang paling banyak mengembangkan kemampuan saya adalah Roberto Mancini. Sebab dia mau membimbing saya ketika saya masih sangat muda dan gila. Lalu berikutnya ada Lucien Favre."

2 dari 2

Tidak Bengal, Hanya Masih Muda

Balotelli punya reputasi buruk tentang kegilaannya di dalam dan di luar lapangan. Namun, pemain yang sekarang sudah berusia 29 tahun ini mengaku kegilaannya terbilang normal untuk pemain muda.

Dia hanya lebih disorot karena statusnya sebagai pesepak bola tim besar. Padahal, ada banyak pemuda lain yang lebih gila darinya.

"Saya selalu berkata bahwa saya dahulu gila, tapi sebenarnya tidak begitu, saya hanya masih sangat muda," lanjut Balotelli.

"Saya selalu menghargai siapa pun, tapi ketika Anda masih 16 atau 17 tahun, Anda ingin melakukan hal-hal seusia itu, Anda tahu."

"Namun, ketika Anda berstatus sebagai pesepak bola, ada ekspektasi terhadap sikap Anda," tandasnya.

Sumber: Goal