
Bola.net - Eks direktur teknik klub CO Les Ulis, Mamadou Niakate, mengklaim Anthony Martial memiliki kualitas dan karakter yang sama seperti Thierry Henry.
Martial, kini berseragam Manchester United, mengawali karir sepakbolanya bersama klub CO Les Ulis pada tahun 2001. Ia membela klub tersebut selama delapan tahun. Klub itu sendiri pernah menjadi kawah candradimuka bagi Patrice Evra, Thierry Henry hingga Yaya Sanogo.
Mantan direktur teknik klub tersebut, Mamadou Niakate, menyatakan bahwa Martial adalah pemain yang talentanya terlihat jelas sejak masih dini. Ia pun menyebut striker Prancis itu memiliki kualitas dan karakter pantang menyerah seperti legenda Arsenal, Henry.
"Anda bisa melihat ia mampu melewati anak-anak lain dalam hal kecepatan dan skill. Ia merupakan talenta yang sangat berbakat dan ia bahkan sudah tahu apa yang ia inginkan saat itu," beber Niakate seperti dilansir Goal.
"Anthony penuh determinasi dan pekerja keras. Ia benci kekalahan, bahkan nyaris takut dengan hal itu. Hal itu akan sangat mempengaruhinya. Ia akan menjadi marah dan mengisolasi dirinya sendiri. Henry juga sama. Ia memiliki sifat yang sama, perilaku yang sama, kecepatan yang sama, kualitas dan keinginan untuk menang. Itulah yang membedakan dirinya dari anak-anak lainnya," terangnya. [initial]
(gl/dim)
Martial, kini berseragam Manchester United, mengawali karir sepakbolanya bersama klub CO Les Ulis pada tahun 2001. Ia membela klub tersebut selama delapan tahun. Klub itu sendiri pernah menjadi kawah candradimuka bagi Patrice Evra, Thierry Henry hingga Yaya Sanogo.
Mantan direktur teknik klub tersebut, Mamadou Niakate, menyatakan bahwa Martial adalah pemain yang talentanya terlihat jelas sejak masih dini. Ia pun menyebut striker Prancis itu memiliki kualitas dan karakter pantang menyerah seperti legenda Arsenal, Henry.
"Anda bisa melihat ia mampu melewati anak-anak lain dalam hal kecepatan dan skill. Ia merupakan talenta yang sangat berbakat dan ia bahkan sudah tahu apa yang ia inginkan saat itu," beber Niakate seperti dilansir Goal.
"Anthony penuh determinasi dan pekerja keras. Ia benci kekalahan, bahkan nyaris takut dengan hal itu. Hal itu akan sangat mempengaruhinya. Ia akan menjadi marah dan mengisolasi dirinya sendiri. Henry juga sama. Ia memiliki sifat yang sama, perilaku yang sama, kecepatan yang sama, kualitas dan keinginan untuk menang. Itulah yang membedakan dirinya dari anak-anak lainnya," terangnya. [initial]
Baca Juga:
- Dibeli Mahal, Martial Diklaim Tak Bakal Tertekan
- Martial, Kapten Masa Depan Manchester United & Prancis
- Legenda Arsenal Sebut United Memalukan
- 'Bahkan Suporter AS Monaco Terkejut MU Beli Mahal Martial'
- Van Gaal Minta Giggs Amati Martial 12 Bulan
- Kini Rooney Sebut Martial Fantastis
- Matuidi Anggap Martial Pantas Dibeli Dengan Mahal
- Direktur Barca: Harga Tinggi, Martial Tak Sebanding Messi
- Martial Dapat Tawaran Super Dari MU, Ini Kata AS Monaco
- Kisah Martial, Sepatu Patrice Evra, dan Manchester United
- Ada De Gea dan Martial, Ini Skuat MU di Liga Champions
- Fergie Sebut Harga Martial Kelewat Batas
- Ini Bukti Bahwa Ed Woodward dan United Dilanda Kepanikan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

