Memang Khas Premier League, Kembali dengan Kontroversi: Lupa Nyalakan Teknologi Garis Gawang?

Memang Khas Premier League, Kembali dengan Kontroversi: Lupa Nyalakan Teknologi Garis Gawang?
Kontroversi duel Aston Villa vs Sheffield United, bola terlihat sudah berada di dalam gawang. (c) AP Photo

Bola.net - Setelah tiga bulan jeda, Premier League 2019/20 akhirnya kembali bergulir pada Kamis (18/6/2020) dini hari WIB. Duel Aston Villa vs Sheffield United jadi pembuka, yang sayangnya berakhir tanpa gol.

Pertandingan berjalan panas sejak babak pertama, kedua tim bergantian menyerang. Saat itu, Sheffield sempat bersorak ketika merasa telah memecahkan kebuntuan.

Saat itu, kiper Villa, Orjan Nyland, terlihat memeluk bola di dalam gawangnya sendiri. Nyaland berusaha menyelamatkan gawangnya dari sepakan Billy Sharp.

Tayangan ulang pun menunjukkan bahwa kiper Norwegia tersebut memang berdiri di dalam garis bersama bola, yang seharusnya terhitung gol. Namun, wasit Michael Oliver bergeming karena teknologi garis gawang tidak bersuara.

Biasanya, ketika bola melewati garis gawang, jam tangan wasit seharusnya bergetar sebagai indikator. Namun, menurut Goal internasional, teknologi 'Hawk-Eye' ternyata belum dinyalakan -- entah salah siapa -- dan wasit Oliver sendiri tidak mencoba melihat VAR secara langsung.

Jelas, insiden ini menuai beragam reaksi di media sosial. Bek Newcastle, Ryan Taylor, bahkan ikut bersuara.

Welcome back sepak bola!

Buat apa punya VAR?

Wasit jangan cuma andalkan teknologi

Teknologi garis gawang gak guna

Wasit seharusnya sadar dong

Teknologi garis gawang masih dikarantina

Bahkan teknologi garis gawang bisa diperdebatkan