
Bola.net - Manchester United tengah mengalami situasi yang kurang baik belakangan ini. Tim berjuluk Setan Merah itu tengah seret dalam mencetak gol.
Tercatat sudah tiga laga beruntun Manchester United tidak mencetak gol. Mereka meraih skor identik 0-0 saat berhadapan dengan Real Sociedad, Chelsea dan yang terbaru Crystal Palace.
Mandulnya lini serang MU ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Solskjaer. Manajer Setan Merah itu secara terbuka mengakui bahwa situasi ini bisa menjadi petaka tersendiri bagi Setan Merah.
Seretnya keran gol Manchester United ini sebenarnya cukup aneh. Karena sebelum mereka imbang melawan Real Sociedad, Setan Merah tercatat mengemas 21 gol dari enam laga, di mana kemenangan 9-0 atas Southampton menjadi laga yang membuktikan ganasnya lini serang MU.
Lantas mengapa lini serang Setan Merah yang tajam mendadak ompong? Bola.net mencoba membedah penyebab mengapa Setan Merah seret mencetak gol di bawah ini dan kami menemukan setidaknya ada enam faktor yang membuat Setan Merah ompong. Apa saja faktor-faktor itu? Yuk intip di bawah ini.
Bruno Fernandes Burnout

Faktor pertama dan yang paling krusial yang menjadi penyebab MU seret mencetak gol adalah Bruno Fernandes yang tengah burnout alias kelelahan.
Kita tidak bisa menyangkal bahwa playmaker asal Portugal itu sudah menjadi nyawa permainan MU. Musim ini saja ia sudah mengemas total 22 gol dan 13 assist bagi Setan Merah.
Namun performa apik Fernandes ini menjadi pedang bermata dua bagi MU. Karena Solskjaer seakan sangat tergantung pada pemain asal Portugal itu.
Ia tercatat sudah bermain di 40 laga bagi MU musim ini. Ia tidak pernah absen membela MU di 10 laga terakhir mereka di semua kompetisi, di mana mayoritas ia menjadi starter dan bermain penuh.
Fernandes tercatat hanya masuk sebagai pemain cadangan saat menghadapi West Ham (FA Cup) dan leg kedua melawan Real Sociedad. Jadi tidak heran jika sang playmaker mengalami kelelahan dan itu berpengaruh pada performanya yang menurun di beberapa laga terakhir.
Jadwal Neraka Sejak November

Masih berhubungan dengan poin pertama, mandulnya lini serang Manchester United ini juga dipengaruhi jadwal neraka yang dialami Setan Merah sejak November kemarin.
Tepatnya sejak akhir November, Manchester United mendapatkan jadwal yang nonstop. Setiap minggu, minimal tim besutan Solskjaer itu bermain dua kali karena mereka pada saat itu masih aktif di berbagai kompetisi.
Meskipun MU memiliki skuat yang cukup besar, namun Ole punya kecenderungan untuk mempertahankan 'The Winning Team'-nya hampir di semua laga. Ia diketahui jarang melakukan rotasi di dalam skuatnya.
Kombinasi maut ini akhirnya berpengaruh besar dalam skuat Manchester United terutama pada lini serangnya.
Absennya Paul Pogba

Absennya Paul Pogba bisa dikatakan menjadi masalah tersendiri bagi Manchester United.
Sang gelandang mengalami cedera saat MU ditahan imbang Everton dengan skor 3-3. Jika kita melihat setelah laga itu produktivitas gol MU relatif menurun.
Ini dikarenakan sejak bulan November, Pogba bisa dikatakan kembali ke performa terbaiknya. Ia yang sempat rajin duduk di bangku cadangan MU kembali dipercaya Solskjaer.
Keputusan Solskjaer itu tidak keliru, karena Pogba sering menjadi pemecah kebuntuan, di mana ia juga sering memanjakan lini serang MU dengan umpan-umpan akuratnya. Ia juga berhasil 'membackup' Fernandes ketika sang playmaker tidak berada dalam kondisi terbaiknya.
Sementara saat Pogba mengalami cedera, tidak ada pemain MU yang menggantikan peran sang gelandang. Jadi ini berdampak pada performa MU secara keseluruhan.
Solskjaer Tidak Punya Taktik Alternatif

Penyebab lain mengapa Manchester United sulit mencetak gol belakangan ini karena Solskjaer tidak mencoba mencari taktik alternatif.
Sejak awal musim kemarin, Solskjaer memasang pakem 4-2-3-1 di timnya. Formasi ini terbukti manjur karena MU tampil trengginas menggunakan taktik ini.
Namun ketika MU mengalami kebuntuan seperti yang terjadi belakangan ini, Solskjaer seakan tidak memiliki Plan B. Ia tetap mempertahankan formasi itu hingga akhir laga, bahkan ia memaksa pemain-pemain yang sudah kelelahan untuk terus bermain hingga akhir.
Faktor Cedera Tim

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, kami bisa memahami bahwa Solskjaer sebenarnya terpaksa memainkan pakem yang sama karena ia minim opsi.
Satu bulan terakhir, badai cedera tengah menghantam Manchester United. Terutama untuk pos lini tengahnya.
Scott McTominay dan Edinson Cavani sempat absen meski sebentar, lalu Juan Mata, Paul Pogba dan Donny van de Beek yang diplot sebagai playmaker juga mendadak tumbang.
Ini menyebabkan Solskjaer terpaksa harus terus memainkan Bruno Fernandes yang sudah terlihat sangat kelelahan. Ia juga tidak bisa mengutak-atik lini serangnya dengan opsi pemain yang terbatas juga.
Faktor Lawan

Satu hal yang mungkin banyak dilupakan orang-orang di balik mandulnya Manchester United adalah karena faktor lawan.
Tiga laga di mana Manchester United bermain imbang 0-0 adalah saat menghadapi Real Sociedad, Chelsea dan Crystal Palace. Ada sedikit kesamaan di antara tiga tim ini.
Real Sociedad, setelah dihajar 4-0 di leg pertama memang mencoba tancap gas sejak awal laga. Namun di sisi lain, wakil Spanyol itu bermain hati-hati dan rapat ketika bertahan karena mereka tahu United bisa melukai mereka dengan serang balik cepat.
Sementara Chelsea semenjak dilatih Thomas Tuchel punya karakteristik permainan yang baru. The Blues bermain jauh lebih rapat dan sangat sulit dibobol oleh tim-tim EPL manapun.
Sementara Palace, kita tahu sendiri bahwa Roy Hodgson suka memainkan taktik sepakbola pragmatis. Sehingga banyak tim yang kesulitan ketika berhadapan dengan mereka.
Sebenarnya alasan ini tidak cukup valid, karena tim-tim besar di seluruh dunia selalu punya solusi ketika bermain melawan tim yang pertahanannya rapat. Namun dengan kondisi Manchester United saat ini, rasa-rasanya wajar jika mereka kesulitan untuk menghadapi tim dengan karakteristik seperti ini.
Tebak Skor
Manchester United akan bertandang ke markas Manchester City di akhir pekan nanti.
Apakah setan merah akan kembali seret mencetak gol sehingga mereka terpeleset lagi melawan sang pemuncak klasemen? Yuk coba tebak skor pertandingan tersebut di bawah ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 7 September 2026 06:30Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:45Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
Liga Italia 7 September 2026 04:34Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
-
Liga Italia 7 September 2026 04:25Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 7 September 2026 06:30Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:45Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
-
Liga Inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
Liga Italia 7 September 2026 04:34Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
-
Liga Italia 7 September 2026 04:25Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
-
Liga Inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
BERITA LAINNYA
-
inggris 7 September 2026 07:00Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
-
inggris 7 September 2026 05:45Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
-
inggris 7 September 2026 05:15Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
-
inggris 7 September 2026 00:53Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
-
inggris 7 September 2026 00:27Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 06:16Lima Hari TPA Putri Cempo Terbakar, Warga Keluhkan Batuk dan Sesak Napas
-
Liputan6 7 September 2026 06:00Asrama Polisi di Semarang Kebakaran, Penyebabnya Diduga Kelalaian
-
Liputan6 7 September 2026 05:47Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Helikopter 56 Kali Water Bombing
-
Liputan6 7 September 2026 05:36Potret Abu Anak Krakatau Tutupi Jalan hingga RS di Lampung
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342005/original/038123200_1788736932-IMG-20260906-WA0051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342003/original/039844000_1788735937-IMG-20260906-WA0054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342000/original/030132600_1788735268-IMG-20260906-WA0047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341998/original/003736900_1788734552-1001637227.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)

