
Bola.net - Hasil imbang 0-0 kontra Crystal Palace membuat kualitas pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, kembali dipertanyakan. Terutama soal kesukaannya menggunakan skema sepak bola negatif bernama 'parkir bus'.
Skema ini sendiri nampaknya sudah cukup familiar buat para pemain Manchester United. Sebab raksasa Inggris tersebut pernah ditukangi oleh kreator 'parkir bus' yang berasal dari Portugal, Jose Mourinho.
Solskjaer mengembangkan 'parkir bus' tersebut menjadi lebih meyakinkan. Jika 'parkir bus' versi Mourinho lebih total dalam bertahan, versi Solskjaer menggunakan barisan penyerang yang cepat untuk melakukan serangan balik berbahaya.
Taktik tersebut sempat menunjukkan hasil positif pada musim ini, di mana Manchester United mampu menduduki puncak klasemen Premier League selama beberapa pekan. Namun, efektivitasnya mulai terlihat menurun belakangan ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harusnya Tampil Berbeda
Hasil imbang yang diperoleh ketika bertandang ke markas Crystal Palace membuat publik cukup berang. Sebab, hasil tersebut membuat harapan Manchester United menyalip Manchester City semakin mengecil.
Mantan pemain Manchester United, Owen Hargreaves, jadi mempertanyakan strategi Solskjaer. Baginya, skema 'parkir bus' tersebut tidak seharusnya digunakan saat the Red Devils bertemu klub seperti Crystal Palace.
"Saya bisa paham mereka bermain dengan sedikit berhati-hati saat melawan tim yang lebih baik, mencoba memainkan aksi serangan balik dan bertahan dengan baik," ujarnya dalam Premier League Productions.
"Hari ini, anda tahu bagaimana Crystal Palace dan Roy Hodgson mempersiapkan diri. Jadi sudah jelas kalau mereka harus melakukan [hal yang berbeda]," lanjutnya.
Manchester United Cukup Statis
Hargreaves melihat Crystal Palace tampil dengan sangat nyaman dan tidak mendapatkan ancaman berarti dari the Red Devils. Pemandangan yang, di mata Hargreaves, seharusnya tidak terjadi pada pertandingan tersebut.
"Tidak ada aksi berlari di belakang garis pertahanan ataupun membuka ruang buat orang lain. Mereka cukup statis, Palace cukup nyaman, semuanya terjadi di depan mereka," tambah Hargreaves.
Ia juga menyoroti pemilihan pemain Solskjaer. Menurutnya, gelandang bertahan seperti Nemanja Matic maupun Fred tidak dibutuhkan dalam pertandingan seperti ini.
"Saya tidak yakin ini adalah pertandingan di mana anda butuh dua gelandang bertahan, Matic dan Fred, yang cukup sering membiarkan bola lepas. Jadi mungkin seharusnya mencari cara untuk memainkan pemain yang lebih menyerang saat anda mendominasi bola," pungkasnya.
(Premier League Productions)
Baca Juga:
- Saingi MU, Arsenal Juga Kejar Ibrahima Konate
- Absen Lagi, Bagaimana Kabar Donny van de Beek di Skuat Manchester United?
- Raphael Varane Dambakan Pindah ke Manchester United
- Lini Serang Mampet, Kenapa Solskjaer Tidak Mainkan Amad Diallo?
- Performa Ciamik, Dean Henderson Bakal Masuk Masa Probasi di Manchester United
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 8 Maret 2026 06:40Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:20 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:05 -
Otomotif 8 Maret 2026 13:00
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

