FOLLOW US:


Merangkum Musim Luar Biasa Liverpool dalam Angka, Harusnya Hari Ini Juara Premier League

21-03-2020 19:57

 | Asad Arifin

Merangkum Musim Luar Biasa Liverpool dalam Angka, Harusnya Hari Ini Juara Premier League
Pemain Liverpool merayakan gol Mohamed Salah ke gawang Southampton di Anfield, Sabtu (1/1/20) malam WIB. © AP Photo

Bola.net - Liverpool telah memainkan musim 2019/2020 dengan sangat luar biasa di Premier League. Lantas, haruskah mereka kehilangan gelar juara begitu saja karena kompetisi terhenti?

Liverpool sudah sangat lama puasa gelar juara Premier League [termasuk dulu saat bernama First Division]. Kali terakhir Liverpool juara terjadi pada 1990, bahkan saat Mohamed Salah belum lahir.

Musim 2019/2020 tentu menjadi musim yang sangat dinantikan fans The Reds. Harusnya, hari ini, Sabtu (21/3/2020) mereka bisa berpesta andai menang atas Crystal Palace. Dengan catatan, Liverpool juga menang lawan Everton pekan lalu.

Namun, gelar juara yang sudah di depan mata kini dalam ketidakpastian. Premier League ditangguhkan pada pekan ke-29 lantaran pandemi virus corona. Walau ada komitmen untuk menyelesaikan kompetisi, saat ini situasi belum pasti.

Dikutip dari talkSPORT, Bola.net merangkum catatan statistik dan rekor yang menggambarkan luar biasanya Liverpool di Premier League musim 2019/2020 ini. Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 5

82 Poin dari 29 Laga

Liverpool mampu mendapatkan 82 poin dari 87 poin yang mungkin didapat dari 29 pertandingan. Liverpool hanya dua kali gagal menang yakni saat imbang lawan Manchester United dan kalah dari Watford.

Catatan itu merupakan rekor poin paling banyak di Premier League pada pekan ke-29.

25 poin. Jumlah tersebut adalah selisih poin antara Liverpool dan tim peringkat kedua yakni Manchester City. Jarak poin tersebut setara dengan poin yang didapatkan Aston Villa pada pekan ke-29 ini.

2 dari 5

1 Kekalahan

Pasukan Jurgen Klopp baru merasakan satu kali kekalahan dari 29 laga yang sudah dimainkan di Premier League 2019/2020. Liverpool kalah dari Watford dengan skor 3-0. The Reds pun gagal mencatatkan rekor invincibles seperti yang dilakukan Arsenal.

Dari 29 laga, Liverpool meraih 27 kali kemenangan.

Liverpool mencatatkan 18 kemenangan beruntun sejak awal musim. Catatan ini menjadi rekor tersendiri di Premier League. Sebelumnya, catatan kemenangan beruntun hanya terjadi sampai pekan ke-17.

3 dari 5

16 Gol dari Mohamed Salah

Mohamed Salah masih menjadi dengan kontribusi yang besar untuk Liverpool pada musim 2019/2020. Pemain asal Mesir tersebut telah mencetak 16 gol dan hanya tertinggal tiga gol dari Jamie Vardy yang menjadi top skor Premier League.

Sadio Mane menjadi pencetak gol terbanyak kedua Liverpool dengan catatan 14 gol.

Sementara itu, bek sayap Trent Alexander-Arnold menjadi top assist bagi The Reds. Pemain asal Inggris itu telah menciptakan 12 assist di Premier League, hanya kalah dari Kevin De Bruyne yang sudah membuat 16 assist.

4 dari 5

Selisih Gol Surplus 45

Liverpool menjadi tim dengan barisan pertahanan paling solid di Premier League musim 2019/2020. Dari 29 laga yang dimainkan, Liverpool baru 21 kali kebobolan. Sedangkan, mereka mampu mencetak 66 gol ke gawang lawan.

Artinya, Liverpool punya selisih gol surplus 45 gol. Jumlah tersebut paling baik dibanding klub-klub lainnya.

Salah satu momen terbaik Liverpool terjadi pada periode 7 Desember 2019 hingga 15 Februari 2020. Sebab, dari 11 laga yang dimainkan, mereka hanya kebobolan satu gol saja. Kinerja yang sangat luar biasa.

5 dari 5

Statistik Gemilang Alisson

Performa apik pertahanan Liverpool tak lepas dari kinerja Alisson di bawah mistar. Kiper asal Brasil sejauh ini telah mencatatkan 10 kali cleansheet, paling banyak di Premier League. Sedangkan Adrian mencatat dua kali cleansheet.

Liverpool juga mendapat dukungan penuh dari fans mereka. Rata-rata fans yang menyaksikan laga kandang Liverpool mencapai 53.055 orang.

Liverpool musim ini juga sudah meraih dua gelar juara. Gelar pertama yang diraih adalah Piala Super Eropa, usai menang dari Chelsea. Lalu, The Reds meraih gelar Piala Dunia Antarklub 2019.

Sumber: talkSPORT