FOLLOW US:


Merayakan Empat Besar Bukanlah Identitas MU

28-03-2019 10:20

 | Ole Gunnar Solskjaer

Merayakan Empat Besar Bukanlah Identitas MU
Selebrasi Manchester United © MUFC Official

Bola.net - Mantan pemain Manchester United, Andy Cole memuji kehebatan Ole Gunnar Solskjaer yang mampu membangkitkan MU dari keterpurukannya musim ini. Dia yakin Solskjaer telah melakukan pekerjaan hebat yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh pelatih-pelatih lain.

Betapa tidak, Solskjaer menerima MU dalam kondisi buruk sepeninggal Jose Mourinho. Kala itu MU tampak tidak punya harapan untuk meraih trofi atau melangkah lebih jauh di Liga Champions, empat besar saja terkesan mustahil.

Meski demikian, sentuhan Solskjaer ternyata ajaib. Dia mengembalikan senyuman pada wajah para pemain MU. Sejak saat itu MU kembali bermain atraktif dan terus meraih kemenangan.

Inilah yang membuat Cole yakin Solskjaer layak mendapatkan jabatan permanen. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Membangkitkan Klub

Menurut Cole, kedatangan Solskjaer adalah berita terbaik yang terjadi pada MU sepanjang musim ini. Dia tahu maksud manajemen MU ketika memilih Solskjaer, dan apabila berada di posisi tersebut, Cole akan segera memberikan jabatan permanen pada Ole.

"Saya akan memberikan pekerjaan itu pada dia [Solskjaer]. Ketika dia datang, saya bisa memahami apa yang mereka lakukan, tetapi kita semua harus jujur - saya pikir tidak ada pelatih lain yang berani mengatakan bahwa dia akan melakukannya sebaik Solskjaer," ungkap Cole kepada Sky Sports.

"Dia datang, dia telah membangkitkan klub, mereka langsung mendapatkan hasil positif di waktu yang tepat."

2 dari 2

Merayakan Empat Besar?

Biar begitu, peluang MU meraih trofi musim ini sangatlah kecil, Cole menyadari itu. Mereka hanya perlu berjuang menembus empat besar, tetapi merayakan keberhasilan menembus empat besar juga bukanlah identitas MU.

"Ketika orang-orang bicara soal MU finish di empat besar Premier League dan mereka merayakan itu, saya hanya bisa garuk-garuk kepala."

"Itu bukanlah sesuatu yang harus dirayakan. Ini adalah MU. Bagi saya, anda baru boleh merayakannya ketika menjuarai liga, mencapai final Piala Eropa, atau menjuarai FA Cup, atau apa pun itu," tandas dia.