FOLLOW US:


Meski Sudah Tua, Wayne Rooney Masih Bikin MU Kelabakan

06-03-2020 16:20

 | Serafin Unus Pasi

Meski Sudah Tua, Wayne Rooney Masih Bikin MU Kelabakan
Pemain kunci Derby County, Wayne Rooney © AP Photo

Bola.net - Bek Manchester United, Luke Shaw memberikan pujian terhadap Wayne Rooney. Ia menilai pemain 34 tahun itu masih menjadi ancaman yang nyata.

Dini hari tadi, Manchester United melakoni laga reuni dengan Wayne Rooney. Top skorer sepanjang masa Setan Merah itu memperkuat Derby County dalam duel babak kelima FA Cup.

Pada laga itu, United berhasil mengalahkan Derby County dengan skor 3-0. Namun gawang United sebenarnya nyaris dibobol dua kali melalui tendangan bebas Wayne Rooney, andai Sergio Romero tidak melakukan penyelamatan yang gemilang.

Meski sudah menjadi pemain lawan, para pendukung MU masih menyemangati Rooney. Mereka bahkan menyanyikan nama Rooney ketika fans Derby County terdiam di lapangan.

Simak testimoni Shaw ketika menghadapi Rooney di bawah ini.

(mutv /dub)
1 dari 3

Pemain Hebat

Shaw pribadi mengaku senang bisa jumpa dengan Rooney kembali setelah ia pergi dari klub tiga tahun yang lalu. Di mata Shaw, Rooney masih menunjukkan bahwa ia adalah pemain dengan kemampuan yang luar biasa.

"Semua orang tahu bahwa Wazza [Rooney] adalah legenda besar di United. Ketika saya ditarik keluar hari ini, saya masih menonton permainannya dan ia masih memiliki kemampuan yang hebat dan dia masih menjadi pemain yang hebat."

2 dari 3

Ancaman Nyata

Shaw juga mengakui bahwa Rooney tampil sangat baik pada laga tersebut. Ia menilai bahwa ia menjadi ancaman yang sangat nyata bagi Setan Merah.

"Dia [Rooney] adalah ancaman yang besar bagi kami hari ini. Jadi sangat senang rasanya melihat ia bermain kembali."

"Saya juga senang melihatnya memiliki karir yang bagus, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya hingga akhir musim nanti." ujarnya.

3 dari 3

Performa Apik

Rooney sendiri menunjukkan performa yang sangat apik di skuat Derby County.

Ia tercatat membuat empat gol dan dua assist sejak tiba di Inggris di bulan Januari kemarin.

(MUTV)