
Bola.net - Mantan kepala tim medis Liverpool, Peter Brukner tak ketinggalan memberikan komentarnya terkait polemik di tubuh Chelsea yang melibatkan pelatih Jose Mourinho dengan dokter tim, Eva Carneiro. Menurutnya, Mourinho harus meminta maaf kepada tim dokter Chelsea.
Seperti diketahui, Mourinho terlihat begitu marah saat Carneiro masuk lapangan untuk memberikan perawatan kepada Eden Hazard yang terjatuh saat melawan Swansea City. Masuknya tim dokter tersebut membuat pertandingan harus dihentikan wasit untuk memberikan kesempatan merawat Hazard.
Mourinho sendiri menyebut alasannya marah adalah karena dia tak ingin Hazard keluar dari lapangan setelah mendapatkan perawatan. Bila Hazard keluar, artinya Chelsea hanya akan bermain sembilan pemain setelah sebelumnya Thibaut Courtois mendapatkan kartu merah dari wasit.
Dan dikatakan Brukner, apa yang dilakukan Carneiro dan kepala physio, Jon Fearn telah melakukan tindakan yang tepat karena keduanya juga menunggu instruksi dari wasit sebelum memutuskan masuk lapangan.
"Ini tak ada hubungannya dengan pelatih. Anda memiliki dokter bukan untuk memberi tahu agar memainkan seseorang atau bermain 4-3-3. Dokter 100% benar dan pelatih, pendapat saya 100% salah. Dia harus meminta maaf dan klub harus memastikan dokter dan phyiso tidak diturunkan jabatannya karena insiden ini," ujarnya.
"Dia telah dipermalukan di depan umum di depan penonton terbesar dan dia tidak melakukan hal yang salah," tandasnya.[initial]
(bbc/dzi)
Seperti diketahui, Mourinho terlihat begitu marah saat Carneiro masuk lapangan untuk memberikan perawatan kepada Eden Hazard yang terjatuh saat melawan Swansea City. Masuknya tim dokter tersebut membuat pertandingan harus dihentikan wasit untuk memberikan kesempatan merawat Hazard.
Mourinho sendiri menyebut alasannya marah adalah karena dia tak ingin Hazard keluar dari lapangan setelah mendapatkan perawatan. Bila Hazard keluar, artinya Chelsea hanya akan bermain sembilan pemain setelah sebelumnya Thibaut Courtois mendapatkan kartu merah dari wasit.
Dan dikatakan Brukner, apa yang dilakukan Carneiro dan kepala physio, Jon Fearn telah melakukan tindakan yang tepat karena keduanya juga menunggu instruksi dari wasit sebelum memutuskan masuk lapangan.
"Ini tak ada hubungannya dengan pelatih. Anda memiliki dokter bukan untuk memberi tahu agar memainkan seseorang atau bermain 4-3-3. Dokter 100% benar dan pelatih, pendapat saya 100% salah. Dia harus meminta maaf dan klub harus memastikan dokter dan phyiso tidak diturunkan jabatannya karena insiden ini," ujarnya.
"Dia telah dipermalukan di depan umum di depan penonton terbesar dan dia tidak melakukan hal yang salah," tandasnya.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

