Mourinho Ternyata Sudah Prediksikan Pemecatan Pochettino Dua Bulan Lalu

Yaumil Azis | 20 November 2019 09:41
Jose Mourinho Kala Menghadapi Newcastle (c) AP

Bola.net - Secara mengejutkan, Tottenham mengumumkan kabar pemecatan Mauricio Pochettino ke hadapan publik. Kabar yang disampaikan secara tiba-tiba ini mungkin akan mengejutkan semua orang kecuali satu, Jose Mourinho.

Mourinho sudah mengendus potensi pemecatan Pochettino ini sejak dua bulan yang lalu. Waktu itu, ia mengatakan bahwa dirinya merasa 'deja vu' saat melihat Pochettino mengeluhkan minimnya aktivitas transfer klub di musim panas kemarin.

Saat diundang ke Sky Sports sebagai pandit, Mourinho berkata: "Bagian terakhir dari komentarnya bagi saya [adalah] deja vu. Saya tahu beberapa orang yang memiliki perasaan yang sama dengannya. Anda masih harus memberikan yang terbaik, selalu."

"Dia adalah orang yang jujur, dia bekrata bahwa dia tak bisa tertawa seperti badut jika tak senang. Dia senang sebab bursa transfer sudah menjelang akhir. Tidak karena dia berharap membeli atau tidak, itu artinya dia takkan kehilangan siapapun," lanjutnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Merasa 'Deja vu'

Saat ditanya soal konteks deja vu yang dirasakan Mourinho adalah sewaktu dirinya masih melatih Manchester United, ia menjawab: "Hmmm... saya hanya merasa kebahagiaan itu penting. Saya selalu bilang kalau kebahagiaan dan kesedihan itu menular.

"Saat anda menjadi pemimpin dari organisasi, sangat penting untuk merasa bahagia dengan apa yang anda miliki," tambahnya.

"Dalam kasus kami, dengan pemain yang anda miliki, struktur dan menjadi orang yang bahagia itu sangat, sangat penting," tutup pria berkebangsaan Portugal tersebut.

2 dari 2 halaman

Mourinho Kandidat Terkuat

Sekarang, Mourinho malah disebut-sebut sebagai kandidat utama pelatih Tottenham berikutnya. Sky Sports bahkan mengabarkan bahwa finalis Liga Champions musim lalu akan mengumumkan penunjukan Mourinho sebagai pelatih pada hari Rabu (20/11/2019).

Selain Mourinho, Allegri juga sebelumnya diyakini memiliki kans kuat untuk menjadi pelatih Tottenham. Namun keyakinan itu buyar setelah jurnalis Gazzetta dello Sport, Nicolo Schira, mengumumkan bahwa Allegri masih ingin melanjutkan masa rehatnya.

Selain itu, nama Carlo Ancelotti juga pernah dirumorkan masuk dalam daftar calon pengganti Pochettino. Namun kemungkinannya sangat kecil mengingat Ancelotti baru diangkat sebagai pelatih klub Serie A, Napoli, pada tahun 2018 lalu.

(Evening Standard)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR