
Bola.net - Pelatih fitnes berpengalaman asal Belanda Raymond Verheijen mengkritik keras kebijakan David Moyes terhadap Robin van Persie. Verheijen menganggap Moyes telah dengan sengaja merusak Van Persie.
Verheijen tidak banyak berkomentar ketika Van Persie masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson. Namun sejak Moyes mengambil alih, Verheijen kerap melontarkan kritikan tajam kepada tim pelatih The Red Devils.
Yang terbaru, Verheijen memuji pelatih Belanda Louis van Gaal karena memilih mengistirahatkan RVP. Namun ia mengkritik United yang dalam beberapa pekan terakhir memaksa RVP untuk memakai penghilang rasa sakit (pain killers).
Verheijen juga mengungkapkan bahwa Moyes telah memaksakan latihan fisik yang terlalu keras kepada Van Persie. Verheijen menganggap tim pelatih fitnes United tak tahu cara menangani mantan penyerang Arsenal itu.
"RVP tak ikut pekan pertama pramusim, harus terbang 30 jam. Namun kemudian para 'ahli' United dengan sengaja memaksakan latihan keras kepadanya. Semoga musim depan RVP bisa menjalani pramusim yang lebih baik. Semoga nanti ia tak perlu lagi memakai pain killers," sergah Verheijen lewat beberapa tweet.
Van Persie sendiri sudah beberapa kali dikabarkan bersitegang dengan Moyes terkait metode kepelatihannya. RVP disebut lebih nyaman dengan metode Sir Alex ketimbang Moyes.
Verheijen sendiri merupakan pelatih fitnes berpengalaman. Ia sudah 'tampil' di tiga Piala Dunia. Selain itu, ia juga menjadi pelatih personal beberapa pemain kelas atas. (101/hsw)
Verheijen tidak banyak berkomentar ketika Van Persie masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson. Namun sejak Moyes mengambil alih, Verheijen kerap melontarkan kritikan tajam kepada tim pelatih The Red Devils.
Yang terbaru, Verheijen memuji pelatih Belanda Louis van Gaal karena memilih mengistirahatkan RVP. Namun ia mengkritik United yang dalam beberapa pekan terakhir memaksa RVP untuk memakai penghilang rasa sakit (pain killers).
Verheijen juga mengungkapkan bahwa Moyes telah memaksakan latihan fisik yang terlalu keras kepada Van Persie. Verheijen menganggap tim pelatih fitnes United tak tahu cara menangani mantan penyerang Arsenal itu.
"RVP tak ikut pekan pertama pramusim, harus terbang 30 jam. Namun kemudian para 'ahli' United dengan sengaja memaksakan latihan keras kepadanya. Semoga musim depan RVP bisa menjalani pramusim yang lebih baik. Semoga nanti ia tak perlu lagi memakai pain killers," sergah Verheijen lewat beberapa tweet.
Van Persie sendiri sudah beberapa kali dikabarkan bersitegang dengan Moyes terkait metode kepelatihannya. RVP disebut lebih nyaman dengan metode Sir Alex ketimbang Moyes.
Verheijen sendiri merupakan pelatih fitnes berpengalaman. Ia sudah 'tampil' di tiga Piala Dunia. Selain itu, ia juga menjadi pelatih personal beberapa pemain kelas atas. (101/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

