FOLLOW US:


MU Hanya Punya Waktu Dua Hari untuk Tebus Alderweireld

23-07-2019 13:27

 | Asad Arifin

MU Hanya Punya Waktu Dua Hari untuk Tebus Alderweireld
Bek Tottenham Toby Alderweireld. © AP Photo

Bola.net - Manchester United dibatasi waktu dalam perburuan bek tengah Toby Alderweireld. Pasalnya, klausul pelepasan dalam kontrak pemain berusia 30 tahun akan berakhir dalam 2 hari ke depan.

Alderweireld masih terikat kontrak dengan Tottenham hingga tahun 2020. Saat ini, nilai pasar Alderweireld mencapai 40 juta pounds. Namun, Setan Merah bisa membelinya dengan harga lebih murah.

United hanya perlu mengeluarkan 25 juta pounds untuk membelinya, sesuai dengan klausul pelepasan dalam kontraknya. Namun, United dikejar waktu jika ingin mengaktifkan klausul pelepasan tersebut.

Dikutip dari The Sun, klausul pelepasan di kontrak Alderweireld akan berakhir masa aktifnya pada pekan keempat bulan Juli. Artinya, mulai 25 Juli 2019, klausul itu akan berakhir dan harga Alderweireld akan kembali normal.

United sempat dikabarkan tertarik untuk membeli pemain asal Belgia pada musim 2018/19 lalu. Alderweireld dinilai bisa jadi solusi bagi lini pertahanan. Apakah United akan menebus klausul transfer Alderweireld? Simak di bawah ini ya Bolanters.

1 dari 1

Peluang MU Beli Alderweireld Sangat Kecil

Alderweireld memang sempat menjadi buruan utama Manchester United pada musim 2018/19 lalu. Tapi, kini kebijakan Setan Merah sudah berubah haluan. Mereka tidak lagi mengejar Alderweireld. Target utamanya adalah Harry Maguire.

Sementara, Alderweireld juga tidak tertarik untuk pindah ke United. Pemain berusia 30 tahun diyakini akan segera memulai negosiasi kontrak baru dengan pihak Tottenham. Saat ini, dia bergabung dengan sesi pramusim The Lily White.

"Fokus adalah untuk Tottenham dan saya akan mencoba melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya senang berada di sini, hanya itu. Fokus saya tetap menjadi pemain Tottenham di musim baru," ucap Alderweireld.

Alderweireld tampil bagus bersama Tottenham pada musim 2018/19 yang lalu. Dia membawa Tottenham melaju ke final Liga Champions, meskipun kalah dari Liverpool.