FOLLOW US:


Risiko, MU Siap Kehilangan De Gea Secara Gratis

04-04-2019 13:00

 | David de Gea

Risiko, MU Siap Kehilangan De Gea Secara Gratis
David De Gea © AP

Bola.net - Manchester United disebut tidak akan bisa dipaksa menjual David De Gea pada bursa transfer musi panas ini - bahkan jika MU gagal mengikat De Gea dengan kontrak baru. Kabarnya, MU siap mengambil risio kehilangan De Gea secara gratis.

Dilansir dari Mirror, MU terus menjalin diskusi dengan De Gea dan wakilnya selama 18 bulan terakhir, tetapi tidak ada kesepakatan apa pun soal kontrak baru. Kabarnya, De Gea menginginkan kenaikan gaji yang signifikan dan MU terus menolaknya.

Masalahnya, kontrak De Gea hanya tinggal di sisa musim ini dan satu musim ke depan. Artinya, MU wajib segera mengikat De Gea dengan kontrak baru jika tidak ingin kehilangan kiper mereka dengan gratis di akhir musim depan.

Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Risiko MU

MU jelas ingin De Gea bertahan, dan sang pemain juga sudah pernah mengatakan ingin bertahan di Old Trafford. Namun, kedua pihak ini belum juga mencapai kompromi. Tarik-ulur kontrak baru belum juga menemui ujungnya.

Biarpun demikian, MU disebut tidak perlu panik. Setan Merah tidak memiliki tekanan finansial yang bisa memaksa penjualan De Gea. MU siap membiarkan De Gea memasuki musim terakhirnya apabila masalah kontrak ini belum tuntas.

Sayangnya, keputusan ini cukup berisiko. Sebab De Gea bisa saja pergi secara gratis di ujung musim depan jika tidak ada keputusan apa pun.

MU mengambil keputusan ini dengan sedikit bertaruh.

2 dari 2

Cuci Gudang

Lebih lanjut, kabarnya MU juga siap melepas beberapa pemain demi mendukung Ole Gunnar Solskjaer yang ingin membangun skuat musim depan. Pemain-pemain yang dilepas adalah pemain-pemain yang hanya jadi beban.

Antonio Valencia, Marcos Rojo dan Matteo Darmian disebut sudah pasti pergi. Ander Herrera dan Juan Mata juga bisa menyusul, sebab kontrak keduanya habis musim ini.

Situasi Herrera dan Mata sebenarnya sama dengan De Gea. MU sudah menjalin diskusi selama 18 bulan terakhir, tetapi tuntutan kenaikan gaji lagi-lagi jadi penghambat.