
Bola.net - Nasiruddin terbukti terlibat dengan menawarkan 11 ribu dolar Amerika Serikat ke Timor Leste di ajang SEA Games 2015. Nasiruddin juga bersekongkol menyuap mantan pemain Timor Leste, Moises Natalino De Jesus, dengan membujuk mengalah pada laga melawan Malaysia.
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, menyebut bahwa hukuman larangan 10 tahun pun pernah dijatuhkan karena Nasiruddin dinilai tidak adil dalam memimpin pertandingan.
"Soal kasus Nasiruddin, memang pernah, namun tidak sampai ke tahap penyelidikan tindak pidana pengaturan skor, karena tidak ada delik aduan. Memang, ada indikasi ke arah pengaturan skor, tapi tidak cukup bukti untuk dilaporkan ke polisi," kata Aristo.
Nasiruddin yang juga pernah menjadi wasit di sepak bola Indonesia tersebut, disebut PSSI pernah terlibat masalah serupa. Yakni, terjadi pada 1997.
"Berdasarkan rekam jejaknya, tindakan pria berusia 52 tahun itu bukan yang pertama. Pria ini merupakan sosok yang pernah akrab dengan sepak bola Indonesia. Dia diketahui merupakan mantan wasit Indonesia yang berusia 52 tahun dari unifikasi PSSI 17 Maret 2013 pada jaman era PSSI Djohar Arifin," imbuhnya.
"Nasiruddin terlibat dalam kasus yang sama dan dalam ajang yang sama yaitu terbukti terlibat match fixing dalam ajang SEA Games 1997. Kasus tersebut juga menyeret nama Djafar Umar yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI pada tahun 1998 yang terbukti menerima suap dan dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun," sambungnya.
"Bahkan sebelumnya Nasiruddin saat itu mendapat hukuman. Nasiruddin pernah dihukum larangan berkecimpung dalam sepak bola Indonesia selama 10 tahun dan ironisnya, 'Sang Mantan Wasit’ kini terjerat kasus yang sama di negara tetangga," pungkasnya. (esa/dzi)
Direktur Legal PSSI, Aristo Pangaribuan, menyebut bahwa hukuman larangan 10 tahun pun pernah dijatuhkan karena Nasiruddin dinilai tidak adil dalam memimpin pertandingan.
"Soal kasus Nasiruddin, memang pernah, namun tidak sampai ke tahap penyelidikan tindak pidana pengaturan skor, karena tidak ada delik aduan. Memang, ada indikasi ke arah pengaturan skor, tapi tidak cukup bukti untuk dilaporkan ke polisi," kata Aristo.
Nasiruddin yang juga pernah menjadi wasit di sepak bola Indonesia tersebut, disebut PSSI pernah terlibat masalah serupa. Yakni, terjadi pada 1997.
"Berdasarkan rekam jejaknya, tindakan pria berusia 52 tahun itu bukan yang pertama. Pria ini merupakan sosok yang pernah akrab dengan sepak bola Indonesia. Dia diketahui merupakan mantan wasit Indonesia yang berusia 52 tahun dari unifikasi PSSI 17 Maret 2013 pada jaman era PSSI Djohar Arifin," imbuhnya.
"Nasiruddin terlibat dalam kasus yang sama dan dalam ajang yang sama yaitu terbukti terlibat match fixing dalam ajang SEA Games 1997. Kasus tersebut juga menyeret nama Djafar Umar yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Wasit PSSI pada tahun 1998 yang terbukti menerima suap dan dilarang aktif di sepak bola selama 20 tahun," sambungnya.
"Bahkan sebelumnya Nasiruddin saat itu mendapat hukuman. Nasiruddin pernah dihukum larangan berkecimpung dalam sepak bola Indonesia selama 10 tahun dan ironisnya, 'Sang Mantan Wasit’ kini terjerat kasus yang sama di negara tetangga," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 14 Januari 2026 22:59 -
Tim Nasional 14 Januari 2026 21:00Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
-
Tim Nasional 14 Januari 2026 20:52Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 19 Januari 2026 23:50 -
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:43 -
Olahraga Lain-Lain 19 Januari 2026 22:30 -
Liga Champions 19 Januari 2026 22:30 -
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:24 -
Liga Inggris 19 Januari 2026 22:07
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
- Punya Aura yang Sama Dengan Sir Alex, Man United Disarankan Rekrut Pelatih yang Pernah Berjaya di Barcelona Ini
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)

