
Bola.net - Di Etihad, Nico O’Reilly tampil luar biasa. Selama 83 menit, bek kiri berusia 20 tahun itu terus membayangi Mohamed Salah, dan sukses membuat salah satu penyerang tersubur Premier League tak berkutik.
Ketika kram menyerangnya, ia hanya butuh sejenak untuk berdiri dan kembali mengejar bola, O'Reilly menolak digantikan oleh Rayan Ait-Nouri.
Salah yang biasanya menaklukkan bek mana pun, kali ini terlihat frustrasi. Ia tak menemukan celah, bahkan ketika sudah memancing O’Reilly ke tepi lapangan.
Setiap gerak tipu dibaca dengan cermat, setiap tusukan dikawal dengan ketenangan luar biasa. Bagi Salah, ini menjadi laga pertama sejak 2020 tanpa gol maupun assist melawan Manchester City.
Deretan bek sebelumnya, Joao Cancelo, Oleksandr Zinchenko, Nathan Ake, dan Josko Gvardiol, tak ada yang mampu menghentikan Salah seefektif O’Reilly.
Pep Guardiola pun tak menahan pujian, menyebut pemain mudanya tampil “agresif dan cerdas melawan salah satu winger terbaik dunia.”
Energi yang Menghidupkan City
Tidak seperti Ake, yang sebelumnya diandalkan semata untuk tugas bertahan, O’Reilly juga memberi ancaman ofensif. Setiap kali City merebut bola, ruang terbuka di sisi kiri menjadi jalur utamanya.
Guardiola berkali-kali berteriak dari pinggir lapangan agar umpan cepat mengarah kepadanya, menegaskan betapa pentingnya peran sang bek muda dalam strategi tim.
Beberapa peluang sempat terbuang, terutama dua tembakan yang melambung di akhir laga, tapi kerja keras O’Reilly tetap jadi sorotan. Ia berlari tanpa henti dari satu kotak penalti ke kotak lainnya, berperan dalam setiap fase permainan.
Guardiola memercayainya untuk menyerang, bertahan, dan bahkan menutup ruang bagi Salah setiap kali Liverpool mencoba mengancam dari sayap.
Penampilannya tak hanya soal fisik, tapi juga disiplin posisi dan pemahaman taktik. Guardiola menilai agresivitas dan kecerdasan O’Reilly lahir dari masa mudanya sebagai gelandang serang.
Perjalanan Kilat Menuju Panggung Utama

Kebangkitan O’Reilly sebenarnya dimulai dari krisis cedera di lini belakang City musim lalu. Awalnya ia bukan bek kiri, namun Guardiola melihat potensi dan mengubahnya menjadi bagian penting sistem baru City.
Sejak saat itu, tempatnya semakin kuat hingga membuat Ait-Nouri, rekrutan senilai 31 juta pounds, duduk di bangku cadangan.
Cedera Ait-Nouri pada September justru membuka jalan bagi O’Reilly untuk bersinar. Ia kini telah menjadi starter di tujuh dari delapan laga terakhir Premier League.
Dalam kurun waktu singkat, ia naik kelas dari pemain muda akademi menjadi anggota skuad Inggris senior, sebuah lonjakan karier yang jarang terjadi di bawah Guardiola.
Kemenangan atas Liverpool bukan sekadar hasil besar untuk City, tetapi juga momen pembuktian O’Reilly. Guardiola merayakan laga ke-1.000 sebagai pelatih, namun sorotan hangat di lorong stadion justru tertuju pada pemuda yang menaklukkan Salah.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Catat 1.000 Laga, Pep Guardiola Bergabung dengan Alex Ferguson dan Arsene Wenger
- Florian Wirtz Catat Rekor Negatif Usai Liverpool Dibantai Manchester City
- Liverpool Kembali Catat Rekor Buruk Usai Kalah Telak dari Manchester City
- Manchester City Hancurkan Liverpool, Jeremy Doku Samai Rekor Eden Hazard
- Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 30 Maret 2026 12:05 -
Liga Inggris 30 Maret 2026 11:52Tottenham Bidik Roberto De Zerbi sebagai Pelatih Permanen Baru
-
Liga Inggris 29 Maret 2026 22:18Igor Tudor Dipecat Tottenham Setelah hanya 7 Laga dalam 44 Hari
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Maret 2026 02:09 -
Tim Nasional 31 Maret 2026 02:04 -
Piala Dunia 31 Maret 2026 01:03 -
Piala Dunia 31 Maret 2026 01:02 -
Piala Dunia 31 Maret 2026 01:01 -
Tim Nasional 30 Maret 2026 23:32
MOST VIEWED
- Fabrizio Romano Spill MU Sudah Kunci Calon Pengganti Casemiro, Tapi Transfernya Tidak Mudah!
- Gelandang Incaran Manchester United Ini Siap Pindah Klub di Musim Panas 2026, Merapat ke Old Trafford?
- Manchester United Menarik Diri dari Transfer Bruno Guimaraes, Kenapa?
- Manchester United Dapat Tawaran Rekrut Penyerang Barcelona
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520713/original/012678600_1772630967-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5533452/original/096371000_1773737308-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538922/original/032441900_1774583998-1001121011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541570/original/091709900_1774868393-d9297aec-00b1-44be-aac0-3c3e212acd8d.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4605725/original/063065000_1696935738-20231010-Patroli_Pasukan_PBB-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539364/original/080440700_1774598310-guru_ngaji_banting_bocah.jpg)
