Noni Madueke Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Menang atas Liverpool, Ini Penjelasan Premier League

Noni Madueke Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Menang atas Liverpool, Ini Penjelasan Premier League
Pemain Liverpool, Alexis Mac Allister (bawah), berduel dengan pemain Arsenal, Noni Madueke (kiri), dalam pertandingan Premier League, Minggu (1/11/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Arsenal berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Liverpool setelah menang 1-0 di Anfield pada Minggu (1/11/2026). Namun, kemenangan tersebut diwarnai kontroversi ketika Noni Madueke terlibat benturan kepala dengan gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, pada menit ke-79.

Pemain Liverpool meminta wasit mengusir Madueke setelah insiden tersebut. Mac Allister bahkan terjatuh ke lapangan, sementara sejumlah pemain dari kedua tim terlibat adu mulut.

Premier League melalui pusat pertandingan mereka kemudian menjelaskan alasan Madueke tidak mendapat kartu merah. Insiden itu telah diperiksa VAR dan dinilai tidak memenuhi kriteria tindakan kekerasan.

Keputusan tersebut membuat Madueke tetap bisa melanjutkan pertandingan. Mac Allister justru mendapat kartu kuning karena keterlibatannya dalam keributan setelah benturan tersebut.

Premier League Jelaskan Alasan Madueke Tidak Diusir

Premier League Jelaskan Alasan Madueke Tidak Diusir

Pemain Liverpool Ronald Araujo (kiri) berduel memperebutkan bola dengan pemain Arsenal Gabriel Magalhaes dalam laga Premier League antara Liverpool vs Arsenal di Liverpool, Inggris, Minggu, 1 November 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Dalam penjelasan yang disampaikan melalui pusat pertandingan Premier League, VAR menyebut seluruh situasi dalam insiden tersebut sudah diperiksa. Kontak antara Madueke dan Mac Allister dinilai tidak cukup keras untuk dikategorikan sebagai tindakan kekerasan.

“Semua situasi sudah diperiksa dan dinyatakan tidak perlu ditindaklanjuti. Ada kontak ketika Madueke dan Mac Allister saling berhadapan. Menurut pendapat saya, kontak tersebut tidak keras, bukan tindakan kekerasan, dan tidak brutal,” demikian penjelasan VAR.

Madueke memang terlihat mengarahkan kepalanya ke arah Mac Allister saat keduanya berhadapan. Namun, perangkat pertandingan menilai gerakan tersebut tidak memiliki intensitas yang cukup untuk berujung kartu merah.

Pertandingan Selanjutnya
UEFA Champions League UEFA Champions League | 5 November 2026
Slavia Praha Slavia Praha
03:00 WIB
Arsenal Arsenal

Reaksi Mac Allister dan Insiden Gabriel Magalhaes

Reaksi Mac Allister dan Insiden Gabriel Magalhaes

Wasit Andy Madley memberi kartu kuning kepada pemain Liverpool Bradley Barcola (kanan) dalam laga Premier League antara Liverpool vs Arsenal di Liverpool, Inggris, Minggu, 1 November 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Insiden Madueke bukan kali pertama Arsenal terlibat kontroversi terkait gerakan kepala dalam pertandingan Premier League. Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, juga pernah terlibat insiden serupa dengan penyerang Manchester City, Erling Haaland, pada musim sebelumnya.

Haaland tidak memberikan reaksi berlebihan ketika Gabriel menggerakkan kepalanya ke arah sang penyerang. Bek Arsenal itu pun tidak mendapat kartu merah dan terhindar dari potensi larangan bermain tiga pertandingan, meski keputusan tersebut dinilai menguntungkan dirinya.

Gerakan Madueke dianggap tidak seagresif insiden yang melibatkan Gabriel. Jamie Carragher juga mengkritik reaksi Mac Allister yang dinilai berlebihan setelah benturan tersebut.

Meski demikian, respons pemain terhadap pelanggaran tidak selalu bisa dinilai secara terpisah dari situasi pertandingan. Penyerang Liverpool, Alexander Isak, sebelumnya juga mendapat sorotan karena tidak bereaksi keras ketika Jurrien Timber menariknya di kotak penalti, yang berpotensi menggagalkan peluang mencetak gol.

Arsenal Belum Mendapat Kartu Merah dalam 49 Laga Premier League

Arsenal Belum Mendapat Kartu Merah dalam 49 Laga Premier League

Pemain Arsenal Declan Rice (kiri) dan Piero Hincapie berselebrasi setelah laga Premier League antara Liverpool vs Arsenal di Liverpool, Inggris, Minggu, 1 November 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Arsenal tercatat tidak menerima satu pun kartu merah dalam 49 pertandingan terakhir mereka di Premier League. Kartu merah terakhir The Gunners di kompetisi tersebut terjadi saat menghadapi Liverpool pada Mei 2025.

Catatan itu memunculkan pertanyaan mengenai keputusan-keputusan wasit yang menguntungkan Arsenal. Namun, menilai keberhasilan Mikel Arteta hanya karena keputusan pengadil lapangan yang dianggap lunak dinilai tidak mencerminkan keseluruhan perkembangan tim.

Arteta telah membawa Arsenal berkembang dari tim papan tengah menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris. The Gunners juga disebut memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar juara yang mereka raih.

Sumber: Sports Mole

Klasemen Premier League