
Bola.net - Rio Ferdinand mengungkapkan bahwa dirinya kini kerap berkomunikasi dengan Steven Gerrard dan Juga Frank Lampard usai keluar dari Manchester United.
Ferdinand memperkuat United selama 12 tahun sebelum akhirnya pindah ke QPR pada musim panas kemarin. Hampir selama kurun waktu itulah, dirinya mengaku sangat jarang berkomunikasi dengan Gerrard maupun Lampard.
Penyebabnya? Tentu saja sengitnya persaingan antar klub yang mereka bela masing-masing. Dalam buku autobiografinya yang berjudul '#2sides,' bek 36 tahun itu membeberkan bahwa hubungannya dengan Gerrard, dan terutama dengan Lampard, merenggang akibat persaingan United dengan Liverpool dan Chelsea.
"Bab yang menceritakan hal tersebut adalah salah satu bab favorit saya. Saya mengirimkannya pada Frank. Kami berteman dekat saat masih kecil. Kami berlatih dan menyemangati satu sama lain. Ketika saya hengkang ke United dan dia memperkuat Chelsea, mereka mulai sering menang dan kami juga sering menang, dan kami pun menjadi rival. Kami menjaga jarak satu sama lain. Kami benar-benar tak saling bicara satu sama lain kecuali saat kami bertemu dan minum kopi ketika memperkuat Timnas Inggris," kenangnya pada Newstalk’s Off The Ball.
"Saya mengirimkan cerita dalam bab tersebut pada Frank dan dia membalas melalui pesan SMS dan mengatakan, 'Rio, ini persis seperti yang saya rasakan.' Sekarang kami berdua sudah meninggalkan klub-klub tersebut, hubungan kami tumbuh kembali. Hal yang sama terjadi pada Gerrard. Saya lebih sering berkomunikasi dengannya dalam enam bulan terakhir ketimbang di sepanjang karir saya di Timnas Inggris. Kami bukan lagi menjadi ancaman bagi satu sama lain. Ini gila. Obsesi dengan kemenangan membuat Anda nyaris melakukan semua hal," tuturnya. [initial]
(notb/dim)
Ferdinand memperkuat United selama 12 tahun sebelum akhirnya pindah ke QPR pada musim panas kemarin. Hampir selama kurun waktu itulah, dirinya mengaku sangat jarang berkomunikasi dengan Gerrard maupun Lampard.
Penyebabnya? Tentu saja sengitnya persaingan antar klub yang mereka bela masing-masing. Dalam buku autobiografinya yang berjudul '#2sides,' bek 36 tahun itu membeberkan bahwa hubungannya dengan Gerrard, dan terutama dengan Lampard, merenggang akibat persaingan United dengan Liverpool dan Chelsea.
"Bab yang menceritakan hal tersebut adalah salah satu bab favorit saya. Saya mengirimkannya pada Frank. Kami berteman dekat saat masih kecil. Kami berlatih dan menyemangati satu sama lain. Ketika saya hengkang ke United dan dia memperkuat Chelsea, mereka mulai sering menang dan kami juga sering menang, dan kami pun menjadi rival. Kami menjaga jarak satu sama lain. Kami benar-benar tak saling bicara satu sama lain kecuali saat kami bertemu dan minum kopi ketika memperkuat Timnas Inggris," kenangnya pada Newstalk’s Off The Ball.
"Saya mengirimkan cerita dalam bab tersebut pada Frank dan dia membalas melalui pesan SMS dan mengatakan, 'Rio, ini persis seperti yang saya rasakan.' Sekarang kami berdua sudah meninggalkan klub-klub tersebut, hubungan kami tumbuh kembali. Hal yang sama terjadi pada Gerrard. Saya lebih sering berkomunikasi dengannya dalam enam bulan terakhir ketimbang di sepanjang karir saya di Timnas Inggris. Kami bukan lagi menjadi ancaman bagi satu sama lain. Ini gila. Obsesi dengan kemenangan membuat Anda nyaris melakukan semua hal," tuturnya. [initial]
Baca Juga:
- Rooney Tolak Ikuti Jejak Gerrard dan Ferdinand
- Ferdinad Ungkap Cerita Perseteruan Rooney dan Ronaldo
- 'Rooney Sempat Lebih Bagus Dari Ronaldo'
- Sembarangan Berkicau, Ferdinand Dihukum Tiga Laga
- Rio Ferdinand Gantung Sepatu Januari?
- Ferdinand: Moyes & MU Bagaikan Air dan Minyak
- Ferdinand Kecewa Tak Rasakan Polesan Van Gaal
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

