Parah! Peluang Man United Kalahkan Liverpool Gak Sampai 1%

Richard Andreas | 19 April 2022 06:40
Parah! Peluang Man United Kalahkan Liverpool Gak Sampai 1%
Aksi Mohamed Salah menjebol gawang David de Gea di laga Manchester United vs Liverpool di Old Trafford, Minggu (24/10/2021) malam WIB. (c) PA via AP Photo

Bola.net - Manchester United akan menyambangi Liverpool dalam duel lanjutan Premier League 2021/22, Rabu (20/4/2022). Pertandingan ini diyakini bakal sangat sulit bagi Setan Merah.

Betapa tidak, musim ini perbedaan level kedua tim begitu lebar. Liverpool sangat tangguh bersaing di puncak klasemen, MU harus terseok-seok hanya untuk mengamankan empat besar.

MU hanya memetik dua kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris. Mereka harus bersusah payah mengalahkan Norwich City (3-2), tentu laga lawan Liverpool bakal lebih sulit.

Menariknya, MU diprediksi tidak akan bisa berbuat apa pun ketika menyambangi markas Liverpool nanti. Apa maksudnya?

1 dari 3 halaman

Tidak sampai 1%

Pertandingan Liverpool vs Man United ini juga menarik bagi Paul Merson, analis Premier League. Dia tahu bahwa dua klub ini terlibat rivalitas sengit di Liga Inggris.

Meski begitu, bagi Merson, saat ini perbedaan level kedua tim begitu besar. MU tidak akan bisa berbuat banyak menghadapi Liverpool.

"Manchester United akan bertandang melawan Liverpool besok dan saya bahkan tidak bisa memberi mereka sedikit pun peluang," kata Merson di Daily Mail.

"Bahkan, saya tidak bisa memberikan 1% peluang untuk menang."

2 dari 3 halaman

Tidak bisa andalkan Ronaldo

Merson punya alasan kuat. Menurutnya saat ini permainan MU buruk dan bermasalah. Mereka hanya bergantung pada Cristiano Ronaldo. Masalahnya, sehebat-hebatnya Ronaldo tidak bisa mengalahkan Liverpool seorang diri.

"Ronaldo adalah finisher terbaik di dunia sepak bola. Anda tidak bisa mencapai torehan 900 gol atau lebih jika Anda bukan finisher bagus," lanjut Merson.

"Namun, ini bukan hanya soal dia, ini soal keseluruhan tim. Itulah yang jadi masalah dan memang itulah yang terjadi sejauh ini," tandasnya.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR