
Bola.net - Mikel Arteta akhirnya buka suara perihal kebiasaan buruk barisan bek Arsenal yang sering membuat blunder dan merugikan tim. Dia tahu blunder itu dilakukan oleh individu tertentu, tapi bukan berarti pemain lain tidak bertanggung jawab.
Blunder bek memang jadi salah satu masalah utama Arsenal musim ini. Mulai dari David Luiz, Sokratis, Mustafi, bahkan Sead Kolasinac pernah membuat kesalahan mendasar yang akhirnya merugikan tim.
Musim ini entah sudah berapa kali Arsenal kalah atau kehilangan poin karena blunder pemain-pemain bertahan mereka. Masalahnya, Arteta tidak punya banyak pilihan dalam daftar skuadnya.
Lalu, bagaimana rencana Arteta memperbaiki masalah besar dalam timnya ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Individu dalam kolektivitas
Bagi Arteta, sebesar apa pun kesalahan individu, sepak bola tetaplah permainan tim. Dia tahu blunder adalah bagian dari sepak bola, tidak bisa dipisahkan.
"Ini adalah permainan kolektif, tapi di dalamnya ada banyak permainan individu yang terjadi dan segalanya terkait selama 95 menit kami bermain," buka Arteta di Arsenal.com.
"Kesalahan individu adalah bagian dari sepak bola, Anda bisa melakukannya dan terkadang diabaikan jika tidak ada hal buruk terjadi. Namun, ketika berakhir kebobolan, jelas bakal lebih disorot."
Tak khawatir
Lebih lanjut, Arteta tahu tidak perlu khawatir berlebihan ketika beberapa pemainnya membuat blunder. Yang lebih penting adalah bagaimana reaksi tim setelah blunder itu terjadi, Arsenal harus bangkit sebagai tim.
"Saya tidak khawatir dengan itu, kami akan mengatasinya. Tentu lebih sulit menyelesaikannya dalam waktu singkat, tentang apa yang terjadi setelah membuat kesalahan individu, bagaimana Anda bereaksi, bagaimana Anda bisa terus mencoba," sambung Arteta.
"Ini bukan hanya soal satu pemain yang membuat kesalahan individu, tapi tentang bagaimana reaksi pemain lain untuk mencoba membantu pemain yang melakukan kesalahan."
Ditunggu lawan
Kendati demikian, mau tak mau sekarang Arteta harus menyelesaikan masalah blunder ini sesegera mungkin. Sekarang setiap lawan Arsenal seakan-akan menunggu blunder untuk mencetak gol, jelas tidak boleh dibiarkan.
"Namun, ya, kami dihukum ketika membuat kesalahan beberapa waktu lalu dan kami harus belajar," sambung Arteta.
"Anda pun tahu bahwa lawan-lawan kami mulai mengharapkan itu, tapi kami tidak boleh memberikannya begitu saja," tandasnya.
Sumber: Arsenal
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 19:44
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13 -
Liga Italia 6 Maret 2026 22:45 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 22:40 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 22:35
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

