
Bola.net - Manajer Fulham, Marco Silva, melontarkan pujian tinggi kepada Harry Wilson setelah kemenangan 2-1 atas Chelsea di Craven Cottage. Gol Wilson memastikan tiga poin Fulham dalam laga yang juga diwarnai kartu merah untuk tim tamu.
Kemenangan itu disaksikan langsung dari tribun oleh calon pelatih baru Chelsea, Liam Rosenior, yang tengah bersiap memulai tugas resminya. Laga tersebut menyoroti dua hal kontras, yaitu performa individu Wilson yang menentukan dan persoalan disiplin Chelsea.
Bagi Fulham, hasil ini menegaskan peran sentral Wilson musim ini. Bagi Chelsea, kekalahan ini kembali membuka pembahasan soal kartu dan reaksi pemain di lapangan.
Harry Wilson di Puncak Performa

Wilson kembali menjadi pembeda setelah mencetak gol penentu kemenangan. Ia melewati bek Jorrel Hato dengan gerakan tipuan sebelum menuntaskan peluang ke sudut gawang.
Gol itu datang tak lama setelah Wilson sebelumnya mencetak gol keenamnya musim ini saat melawan Liverpool. Pada laga ini, ia juga sempat melihat golnya dianulir VAR karena offside tipis di babak pertama.
Performa Wilson juga berujung momen krusial lain ketika ia dilanggar Marc Cucurella pada menit ke-21. Pelanggaran itu berujung kartu merah karena dianggap menggagalkan peluang emas.
“Dia luar biasa,” kata Silva. “Saat ini, semua yang disentuhnya berubah menjadi sesuatu yang magic, sesuatu yang memberi dampak. Anda hanya harus mencoba mengambil yang terbaik darinya.”
“Ini jelas momen terbaik dalam kariernya. Dia menikmati permainan dan bekerja sangat keras. Angka-angkanya luar biasa. Sangat rendah hati dan selalu pekerja keras.”
Disiplin Chelsea Jadi Sorotan
Bagi Rosenior, salah satu tugas awalnya adalah menangani persoalan disiplin tim. Kartu merah Cucurella menjadi yang ketujuh bagi Chelsea musim ini, dan yang ketiga di liga ketika mereka bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Situasi itu diperparah dengan tiga pemain Chelsea yang mendapat kartu kuning karena protes berlebihan. Hal ini menambah daftar masalah yang harus segera dibenahi.
Pelatih interim Calum McFarlane menepis anggapan bahwa timnya kehilangan kendali disiplin. Ia menilai kartu merah tersebut berdampak besar pada alur permainan.
“Setiap kartu merah sangat memengaruhi pertandingan,” ujarnya. “Kami baru mulai menemukan ritme dan solusi. Itu datang di waktu yang sangat buruk bagi kami.”
Insiden Cucurella Rugikan Chelsea
McFarlane juga menilai insiden Cucurella lebih sebagai situasi permainan ketimbang pelanggaran disiplin.
“Banyak yang membesar-besarkan soal kartu merah,” katanya. “Ini bukan soal indisipliner, ini bagian dari sepak bola. Marc adalah salah satu bek terbaik di dunia dan biasanya memenangkan situasi seperti itu. Harry Wilson cerdas dan menunjukkan kualitas.”
“Tiga kartu kuning setelahnya adalah hal yang harus kami evaluasi. Kami tidak ingin itu terjadi.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Hanya Perlu 11 Menit di Laga Burnley vs Man Utd, Anak Muda Ini Langsung Bikin Darren Fletcher Kagum
- 5 Pelajaran dari Hasil Imbang Man City vs Brighton: Nasib Kini Ditentukan Terpelesetnya Arsenal
- Yang Tertinggal dari Duel Man City vs Brighton: Sinar Max Alleyne, Rekor Haaland, dan Harapan Arsenal Terpeleset
- Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
- Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 13 April 2026 06:056 Menit Hancurkan Chelsea, 6 Poin Kini Jarak Manchester City dan Arsenal
LATEST UPDATE
-
Voli 13 April 2026 08:43 -
Liga Inggris 13 April 2026 08:25 -
Liga Inggris 13 April 2026 08:00 -
Liga Italia 13 April 2026 07:53 -
Liga Italia 13 April 2026 07:42 -
Liga Italia 13 April 2026 07:31
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
- Kabar Gembira MU! Arsenal Siap Lepas Wonderkidnya ke Old Trafford
- Akhir Sebuah Era! Susul Salah, Andrew Robertson Resmi Tinggalkan Liverpool Setelah 9 Tahun Penuh Trofi
HIGHLIGHT
- 5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Di...
- 5 Alternatif Marcus Rashford untuk Barcelona, dari...
- Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Menge...
- 5 Suksesor Mohamed Salah di Liverpool: Yan Diomand...
- 6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Pan...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553652/original/024677100_1776004572-063_2197301486.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5439713/original/021523100_1765368668-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5553669/original/052763600_1776010229-pg12-prabowo-ipsi-c6c39e.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5510067/original/004176400_1771816661-20260222IQ_Dewa_United_vs_Boreo_FC-16.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517450/original/096362200_1772429037-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-02T122314.020.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433566/original/029724700_1764851042-WhatsApp_Image_2025-12-04_at_19.22.40.jpeg)

