Pep Guardiola Murka, Kumpulkan Pemain Man City Tengah Malam untuk Konfirmasi Kepergian

Pep Guardiola Murka, Kumpulkan Pemain Man City Tengah Malam untuk Konfirmasi Kepergian
Pelatih Manchester City Pep Guardiola bereaksi saat mendampingi timnya menghadapi Chelsea pada final FA Cup Final, Sabtu (16/5/2026) (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari Manchester City. Pelatih mereka, Pep Guardiola, dikabarkan marah besar setelah informasi mengenai kepergiannya bocor ke publik hanya beberapa jam sebelum laga krusial penentuan gelar Liga Inggris.

Pelatih asal Spanyol itu disebut sampai menggelar panggilan grup mendadak pada larut malam untuk memberikan penjelasan langsung kepada skuad City terkait masa depannya di Stadion Etihad.

Menurut laporan yang beredar, pertandingan kandang melawan Aston Villa akhir pekan nanti akan menjadi laga terakhir Guardiola bersama City setelah satu dekade penuh kesuksesan.

Guardiola Disebut Tak Senang Informasi Bocor

Guardiola Disebut Tak Senang Informasi Bocor

Reaksi pelatih Manchester City, Pep Guardiola usai timnya kalah melawan Real Madrid di leg 1 babak 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026 di Bernabeu. (c) AP Photo/Jose Breton

Kepergian Guardiola sebenarnya sudah menjadi bahan spekulasi dalam beberapa pekan terakhir. Namun, bocornya kabar tersebut tepat sebelum laga wajib menang kontra AFC Bournemouth membuat suasana internal klub terguncang.

Sumber internal menyebut Guardiola tidak menyangka kabar itu akan muncul ke publik secepat ini.

“Pep sangat marah dengan timing munculnya berita tersebut, terutama karena tim sedang fokus menghadapi pertandingan penting,” ujar sumber tersebut.

Disebutkan pula bahwa Guardiola langsung menghubungi seluruh pemain dalam panggilan grup pada malam hari untuk memastikan bahwa dirinya memang akan meninggalkan klub di akhir musim.

Ia juga meminta maaf kepada skuad karena situasi tersebut menciptakan kegaduhan yang tidak diinginkan.

Bahkan, para pemain City dikabarkan masih mendapat sinyal beberapa hari sebelumnya bahwa Guardiola kemungkinan besar tetap bertahan. Hal itu membuat banyak pemain terkejut ketika kabar perpisahan akhirnya dikonfirmasi.

Era Emas Guardiola di Manchester City

Era Emas Guardiola di Manchester City

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (c) AP Photo/Jon Super

Sejak datang ke Manchester City pada 2016, Guardiola menjelma menjadi salah satu manajer tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris.

Di bawah arahannya, City meraih sederet trofi bergengsi, termasuk enam gelar Liga Inggris, tiga trofi Piala FA, lima gelar Piala Liga Inggris, hingga satu trofi Liga Champions

Kesuksesan tersebut membuat Guardiola dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah Premier League.

Menariknya, Guardiola masih berpeluang menutup kariernya di City dengan gelar liga ketujuh jika The Citizens mampu memenangi dua laga tersisa dan Arsenal terpeleset saat menghadapi Crystal Palace.

Enzo Maresca Jadi Pengganti

Sementara itu, nama Enzo Maresca disebut berada di posisi terdepan untuk menggantikan Guardiola sebagai pelatih baru Manchester City.

Maresca bukan sosok asing bagi City karena sebelumnya pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guardiola sebelum meniti karier sebagai pelatih kepala.

Manajemen City diyakini ingin menjaga filosofi permainan klub tetap sejalan dengan era Guardiola meski terjadi pergantian pelatih.

Gary Neville Ikut Soroti Situasi

Legenda Manchester United, Gary Neville, juga menilai bocornya kabar tersebut di waktu krusial merupakan situasi yang tidak ideal bagi Manchester City.

Neville mengaku terkejut karena berita besar seperti itu biasanya dijaga ketat oleh klub.

Ia membandingkan momen tersebut dengan pengumuman kepergian legenda-legenda besar seperti Sir Alex Ferguson dari Manchester United, Jurgen Klopp dari Liverpool, hingga Kenny Dalglish saat meninggalkan Liverpool.

Menurut Neville, jika kabar itu benar adanya, pihak Manchester City kemungkinan besar kecewa karena informasi tersebut muncul sebelum pertandingan penting dalam perebutan gelar juara.