
Sosok asal Rusia yang pernah menghabiskan empat tahun karirnya di United, mengatakan bahwa sang manajer tidak memiliki filosofi untuk membuat tim bermain atraktif, seperti di era Sir Alex Ferguson.
"Pertandingan pertama melawan CSKA menunjukkan bahwa lawan bisa menang atas tim ini. Saya ada di stadion dan saya terkejut dengan bagaimana menjijikkannya United bermain di babak pertama, mereka terus mengontrol bola, namun tidak mampu tampil tajam," tutur Kanchelskis pada Express.
"Di babak kedua semua lebih baik, karena pergantian Bastian Schweinsteiger, yang membuat permainan lebih lamban.
"Secara sejarah, United adalah tim yang terus bermain melebar dengan sayap yang lincah, namun hal tersebut tak ada saat ini." [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 April 2026 14:40 -
Liga Spanyol 21 April 2026 14:22 -
Otomotif 21 April 2026 14:17 -
Liga Spanyol 21 April 2026 14:15 -
Liga Inggris 21 April 2026 14:12 -
Liga Spanyol 21 April 2026 14:10
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/1953505/original/071520100_1519978843-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4536937/original/094743900_1691993659-Pekerja-Rumah-Tangga-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3395864/original/059660200_1615183803-20210308-AKSI-HARI-PREMPUAN-di-Kawasan-Patung-Kuda-herman-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503052/original/005318900_1771076011-Rano_Museum.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5561317/original/003858400_1776746317-000_A8FB6GH.jpg)

