
Bola.net - Nottingham Forest semakin dekat dengan target aman di Premier League musim ini. Pada Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB, mereka mencatat kemenangan besar 5-0 atas Sunderland.
Laga yang berlangsung di Stadium of Light itu membuat tim asuhan Vitor Pereira menjauh dari zona degradasi. Forest kini mengumpulkan 39 poin dan unggul delapan angka dari posisi ke-18. Kondisi ini membuat posisi mereka lebih stabil dibanding sebelumnya.
Hasil tersebut juga memberi dampak pada persaingan di papan bawah klasemen Liga Inggris. Tottenham Hotspur kini berada dalam tekanan karena masih tertahan di zona rawan. Sementara itu, West Ham juga belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.
Performa Nottingham Forest menunjukkan tren positif dalam beberapa laga terakhir. Mereka tidak kalah dalam enam pertandingan terakhir liga. Konsistensi ini datang pada waktu yang tepat untuk menjaga posisi di klasemen.
Pesta Gol Forest di Stadium of Light

Nottingham Forest langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Igor Jesus membuka keunggulan lewat sundulan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan. Gol tersebut membuat Sunderland kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan Forest terus berlanjut setelah itu. Chris Wood menambah gol kedua setelah memanfaatkan kesalahan kiper lawan. Situasi ini membuat Sunderland semakin tertekan.
Selang beberapa menit, Morgan Gibbs-White mencetak gol ketiga lewat tembakan keras ke sudut bawah gawang. Ia memanfaatkan umpan matang dari rekannya. Gol tersebut memperlebar jarak dengan cepat.
Igor Jesus kembali mencatatkan namanya di papan skor sebelum babak pertama berakhir. Pada babak kedua, Elliot Anderson menutup pesta gol Forest di masa injury time. Sunderland tidak mampu memberikan perlawanan berarti sepanjang pertandingan.
Nasib Buruk Tottenham di Zona Merah
Kemenangan besar Forest memberi dampak pada persaingan di papan bawah klasemen Liga Inggris. Situasi ini juga meningkatkan tekanan bagi Tottenham Hotspur yang masih berada di zona rawan. Posisi mereka kini semakin tidak aman.
Persaingan untuk menghindari degradasi semakin ketat. Tottenham dan West Ham menjadi dua tim yang paling terancam. Setiap pertandingan sisa musim ini memiliki arti besar bagi mereka.
West Ham saat ini menempati posisi ke-17 dengan selisih dua poin dari Tottenham. Namun, performa mereka yang tidak stabil membuat situasi masih terbuka. Perubahan posisi masih mungkin terjadi hingga akhir musim.
Secara historis, tim dengan 39 poin jarang terdegradasi di Premier League. Kejadian seperti itu terakhir terjadi pada musim 2011. Fakta ini memberi sedikit harapan bagi tim-tim di papan bawah.
Standar Tinggi Vitor Pereira
Vitor Pereira tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya melihat performa luar biasa anak asuhnya. Ia menilai timnya bermain sangat sempurna secara taktik maupun mentalitas bertanding. Forest tercatat sangat efektif dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.
Taktik menekan yang diterapkan berhasil membuat barisan pertahanan Sunderland berantakan total. Sunderland yang biasanya kuat di kandang tidak berdaya menghadapi serangan balik cepat Forest. Keunggulan empat gol di babak pertama menjadi bukti nyata dominasi tersebut.
"Luar biasa, luar biasa. Saya meminta tim saya untuk bermain di level Liga Champions karena Premier League adalah Liga Champions kami," ujar Vitor Pereira.
"Menang di stadion ini melawan Sunderland yang berada sepuluh poin di atas kami sangatlah berarti. Kami bermain di level terbaik kami," tegas sang pelatih.
Penyesalan Mendalam Granit Xhaka
Sunderland sebenarnya memiliki catatan pertahanan kandang yang cukup impresif di liga. Namun, benteng kokoh mereka hilang tanpa bekas dalam performa buruk di babak pertama. Tim tuan rumah seolah kehilangan arah saat menghadapi agresivitas para pemain Forest.
Gol hiburan dari Dan Ballard bahkan harus dianulir setelah dilakukan peninjauan melalui VAR. Penderitaan mereka semakin lengkap saat Elliot Anderson mencetak gol kelima di masa tambahan waktu. Stadium of Light pun menjadi saksi bisu kehancuran tim berjuluk The Black Cats itu.
"Sangat sulit untuk menjelaskan hal ini tepat setelah pertandingan berakhir. Apa yang bisa saya katakan adalah kami meminta maaf kepada para penggemar," ucap kapten Sunderland, Granit Xhaka.
"Gol-gol yang terjadi hari ini sangat mudah bagi lawan. Jika Anda menurunkan level maksimal meski hanya satu persen, maka Anda tamat," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 20:53Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 20:00Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 22:41Link Streaming Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama, 18 Juni 2026
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 22:30Link Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, 17 Juni 2026
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 22:18Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Kongo 18 Juni 2026
-
Liga Inggris 17 Juni 2026 20:53Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
BERITA LAINNYA
-
inggris 17 Juni 2026 20:53Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
-
inggris 17 Juni 2026 20:00Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
-
inggris 17 Juni 2026 18:52Barcelona Batal Beli Permanen, MU Bakal Jual Harga Marcus Rashford Segini
-
inggris 17 Juni 2026 18:35Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
SOROT
-
Liputan6 17 Juni 2026 22:11Pemkab Sigi Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Gempa M 6,7
-
Liputan6 17 Juni 2026 21:32Naturalisasi Mitchell-Luke Disetujui, Timnas Tambah Amunisi
-
Liputan6 17 Juni 2026 21:17Alasan Firdaus Oiwobo Polisikan Mantan Ketua BEM UGM
-
Liputan6 17 Juni 2026 20:44Prabowo Beri Catatan Khusus untuk Haji 2027
-
Liputan6 17 Juni 2026 20:20Bersama Mahasiswa Surabaya, Disabilitas Penjual Es Kritik Kebijakan MBG
-
Liputan6 17 Juni 2026 19:49
Program 3 Juta Rumah Tembus 324 Ribu Unit hingga Juni 2026
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260716/original/035785700_1781632267-WhatsApp_Image_2026-06-16_at_20.33.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261467/original/074348100_1781706737-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_21.29.20.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259160/original/090077800_1781488078-BEM_UGM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261447/original/048394200_1781703895-IMG-20260617-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261441/original/075685900_1781702306-6.jpg)

