
Bola.net - Tak terkalahkan di semua kompetisi dalam lima pertandingan terakhir, Arsenal harus menyerah 2-1 atas tuan rumah Swansea City dalam matchday ke-11 Premier League di Liberty Stadium, Minggu (09/11). Kekalahan tersebut membuat Arsenal gagal masuk empat besar sementara Swansea naik ke posisi lima.
Awal pertandingan, tuan rumah sudah dibuat was-was dengan kondisi sang kapten, Ashley Williams yang terjatuh karena masalah mata kaki, meski akhirnya bisa kembali beraksi. Swansea mengembangkan pressing yang membuat Arsenal tak bisa leluasa memasuki pertahanan meski unggul dalam penguasaan bola. The Gunners pun meladeninya dengan sabar.
Belum ada peluang yang muncul hingga menit 20, Wilfried Bony terjatuh di dalam kotak penalti Arsenal setelah ditabrak Calum Chambers dari belakang, sayangnya wasit Phil Dowd tak memberi hadiah penalti.
Meskipun gerimis, Arsenal masih bisa menampilkan umpan pendek cepat. Kerja sama Gibbs, Alexis dan Welbeck di sisi kiri untuk membuka pertahanan Swansea gagal dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Menuju akhir babak pertama, peluang mulai berdatangan. Emnes menerima umpan Bony, tapi tendangannya mengarah tepat ke pelukan Szczesny. Berlanjut dengan Kegagalan Welbeck untuk menaklukkan Fabianski dari jarak dekat.
Tanpa gol, selesailah 45 menit yang pertama. Dengan hujan yang semakin deras, kedua tim memulai jalannya babak kedua.
Berusaha langsung unggul, Arsenal menciptakan peluang lewat Ox-Chamberlain dan Santi Cazorla. Momen berikutnya adalah gol yang ditorehkan Alexis Sanchez saat pertandingan memasuki menit ke-63. Di kiri dalam kotak penalti, Danny Welbeck berhasil mengecoh bek lawan dan menggelindingkan bola ke muka gawang untuk ditendang langsung oleh penyerang Chile itu.
Manajer Garry Monk memberi reaksi dengan memasukkan pemain muda Swedia, Madou Barrow yang menggantikan Emnes. Dan benar saja, gol balasan tercipta tak lepas dari kontribusi Barrow.
Berlari dengan kecepatan tinggi di tengah, ia ditekel dari belakang oleh Gibbs, Phil Dowd mengganjar Gibbs dengan kartu kuning dan memberi tendangan bebas bagi Swansea. Gylfi Sigurdsson sang eksekutor tak membuang peluang, free kick lengkung ke kanan gawang berada di luar jangkauan Szczesny di menit 75.
Tiga menit kemudian giliran Bafetimbi Gomis yang menggantikan Bony di menit 76, mencatatkan namanya dalam papan skor. Striker Prancis tersebut menyundul umpan silang Jefferson Montero.
Swansea yang sudah di atas angin harus menghadapi Arsenal yang menekan dengan tujuan mencari gol kedua. Pemain-pemain yang lebih segar pun dimainkan Wenger, ada Walcott, Wilshere dan Sanogo, tapi sampai peluit panjang berbunyi, kedudukan 2-1 tetap menjadi milik tuan rumah.
Susunan pemain
Awal pertandingan, tuan rumah sudah dibuat was-was dengan kondisi sang kapten, Ashley Williams yang terjatuh karena masalah mata kaki, meski akhirnya bisa kembali beraksi. Swansea mengembangkan pressing yang membuat Arsenal tak bisa leluasa memasuki pertahanan meski unggul dalam penguasaan bola. The Gunners pun meladeninya dengan sabar.
Belum ada peluang yang muncul hingga menit 20, Wilfried Bony terjatuh di dalam kotak penalti Arsenal setelah ditabrak Calum Chambers dari belakang, sayangnya wasit Phil Dowd tak memberi hadiah penalti.
Meskipun gerimis, Arsenal masih bisa menampilkan umpan pendek cepat. Kerja sama Gibbs, Alexis dan Welbeck di sisi kiri untuk membuka pertahanan Swansea gagal dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Menuju akhir babak pertama, peluang mulai berdatangan. Emnes menerima umpan Bony, tapi tendangannya mengarah tepat ke pelukan Szczesny. Berlanjut dengan Kegagalan Welbeck untuk menaklukkan Fabianski dari jarak dekat.
Tanpa gol, selesailah 45 menit yang pertama. Dengan hujan yang semakin deras, kedua tim memulai jalannya babak kedua.
Berusaha langsung unggul, Arsenal menciptakan peluang lewat Ox-Chamberlain dan Santi Cazorla. Momen berikutnya adalah gol yang ditorehkan Alexis Sanchez saat pertandingan memasuki menit ke-63. Di kiri dalam kotak penalti, Danny Welbeck berhasil mengecoh bek lawan dan menggelindingkan bola ke muka gawang untuk ditendang langsung oleh penyerang Chile itu.
Manajer Garry Monk memberi reaksi dengan memasukkan pemain muda Swedia, Madou Barrow yang menggantikan Emnes. Dan benar saja, gol balasan tercipta tak lepas dari kontribusi Barrow.
Berlari dengan kecepatan tinggi di tengah, ia ditekel dari belakang oleh Gibbs, Phil Dowd mengganjar Gibbs dengan kartu kuning dan memberi tendangan bebas bagi Swansea. Gylfi Sigurdsson sang eksekutor tak membuang peluang, free kick lengkung ke kanan gawang berada di luar jangkauan Szczesny di menit 75.
Tiga menit kemudian giliran Bafetimbi Gomis yang menggantikan Bony di menit 76, mencatatkan namanya dalam papan skor. Striker Prancis tersebut menyundul umpan silang Jefferson Montero.
Swansea yang sudah di atas angin harus menghadapi Arsenal yang menekan dengan tujuan mencari gol kedua. Pemain-pemain yang lebih segar pun dimainkan Wenger, ada Walcott, Wilshere dan Sanogo, tapi sampai peluit panjang berbunyi, kedudukan 2-1 tetap menjadi milik tuan rumah.
Susunan pemain
Swansea City : Fabianski; Rangel, Bartley, Williams, Taylor; Ki, Carroll (Britton 87), Sigurdsson; Emnes (Barrow 67), Montero, Bony (Gomis 76)
Arsenal : Szczesny; Chambers (Sanogo 90), Mertesacker, Monreal, Gibbs; Flamini (Wilshere 79), Oxlade-Chamberlain; Ramsey (Walcott 79), Alexis, Cazorla; Welbeck.
Statistik pertandingan:
Shots (on target) : 11 (5) - 23 (4)
Tendangan penjuru : 6 - 10
Pelanggaran : 10 - 16
Ball poss : 46-54. (bola/dct)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 20 Januari 2026 19:47Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:45Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 21:41 -
Olahraga Lain-Lain 20 Januari 2026 21:37 -
Liga Champions 20 Januari 2026 21:09 -
Liga Champions 20 Januari 2026 21:04 -
Liga Champions 20 Januari 2026 20:55 -
Liga Champions 20 Januari 2026 20:49
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Manifestasi Nyata 'DNA Manchester United': Bagaimana Michael Carrick Menjinakkan Pep Guardiola di Old Trafford
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4122595/original/078298900_1660371996-063_1414340675.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5317774/original/014808500_1755405615-IMG-20250817-WA0095.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357559/original/067046200_1758532798-10.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478699/original/008256800_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.37.jpeg)

