
Bola.net - Peluang Arsenal untuk meraih gelar di musim ini semakin menipis, setelah Chelsea berhasil unggul dua gol tanpa balas di Emirates Stadium (30/10/13). Dengan demikian The Blues melaju ke perempat final Capital One Cup.
Sementara Arsene Wenger gagal memenuhi ambisi pribadinya untuk memperbaiki rekor pertemuan dengan Jose Mourinho di semua ajang. Dalam sembilan pertemuan, ia hanya mampu mengukir empat imbang dan lima kekalahan.
Dua punggawa asal Spanyol, Cesar Azpilicueta (25') dan Juan Mata (66'), menjadi dewa penyelamat bagi The Blues dengan gol mereka ke gawang Lukasz Fabianski.
Pada putaran keempat ajang Capital One Cup kali ini, baik Arsenal dan Chelsea sama-sama menurunkan skuat kedua.
Kendati bermain di Emirates Stadium, bisa dibilang laju babak pertama menjadi milik anak-anak asuh Jose Mourinho. Hingga menit ke 20, permainan masih imbang, terhitung tiga peluang diciptakan oleh kedua tim. Hanya saja belum ada yang membuahkan gol.
Petaka bagi Arsenal muncul pada menit ke 25, setelah antisipasi buruk Carl Jenkinson membuat tim tamu unggul lebih dulu lewat kaki Cesar Azpilicuetta, yang sukses memanfaatkan kesalahan tersebut. 0-1, tim tuan rumah tertinggal.
Di sisa babak pertama, Meriam London gagal menguasai pertandingan. The Blues terus meningkatkan intensitas serangan, yang dikomandoi Juan Mata. Akan tetapi, skor 0-1 bertahan hingga usai.
Babak kedua berlangsung, Arsenal berambisi mengejar ketertinggalan mereka. Hal itu terlihat ketika Santi Cazorla dan Aaron Ramsey menciptakan peluang dari luar kotak penalti. Sayang tendangan keduanya masih melebar.
Pada menit ke 63, Arsene Wenger memasukkan Mesut Ozil menggantikan Ryo Miyaichi, guna melancarkan alur serangan mereka di sisa laga.
Sekilas mengenai fakta pertemuan kedua pelatih. Dalam delapan pertemuan dengan Mourinho, Wenger belum mampu mengalahkan pelatih Portugal tersebut. Empat imbang, empat kalah.
Namun, tiga menit setelah masuknya Ozil, The Gunners justru kembali tertinggal. Kali ini giliran Juan Mata yang sukses memperdaya Lukasz Fabianski dengan kaki kanannya.
Meski tertinggal dua gol, bukan suatu alasan bagi Arsenal mengendorkan serangan mereka. Wenger mencoba menambah daya gedor di lini depan dengan memasukkan Olivier Giroud (66') dan Park Chu-Young (81').
Sementara Mourinho mencoba membendung serangan sporadis tim tuan rumah dengan memasukkan Ramires (69'), yang menggantikan Kevin De Bruyne.
Upaya demi upaya terus dilakukan Arsenal guna menyamakan kedudukan. Namun, akurasi tendangan tampaknya menjadi pekerjaan rumah bagi Wenger guna berbenah di laga selanjutnya.
Laga memasuki menit ke 89, alur bola justru berada di tengah lapangan. Baik Arsenal dan Chelsea sama-sama tampil disiplin, dan peluang menarik terlihat sangat minim. Tak lama berselang, wasit meniupkan peluit panjang.
Dengan demikian, langkah Arsenal terhenti di putaran keempat Capital One Cup, sementara Chelsea sukses menjaga eksistensi mereka di ajang tersebut.
Arsenal: Fabianski (Gk); Jenkinson, Vermaelen, Koscielny, Monreal; Ramsey (Park CY 81'), Wilshere, Rosicky, Cazorla, Miyaichi (Ozil 63'); Bendtner (Giroud 66').
Chelsea: Schwarzer (Gk); Azpilicueta, Cahill, Luiz, Bertrand; Mikel (kartu kuning 29'), Essien (kartu kuning 75'); De Bruyne (Ramires 66'), Mata, Willian; Eto'o (Ba 81').
Statistik Arsenal - Chelsea:
Sementara Arsene Wenger gagal memenuhi ambisi pribadinya untuk memperbaiki rekor pertemuan dengan Jose Mourinho di semua ajang. Dalam sembilan pertemuan, ia hanya mampu mengukir empat imbang dan lima kekalahan.
Dua punggawa asal Spanyol, Cesar Azpilicueta (25') dan Juan Mata (66'), menjadi dewa penyelamat bagi The Blues dengan gol mereka ke gawang Lukasz Fabianski.
Pada putaran keempat ajang Capital One Cup kali ini, baik Arsenal dan Chelsea sama-sama menurunkan skuat kedua.
Kendati bermain di Emirates Stadium, bisa dibilang laju babak pertama menjadi milik anak-anak asuh Jose Mourinho. Hingga menit ke 20, permainan masih imbang, terhitung tiga peluang diciptakan oleh kedua tim. Hanya saja belum ada yang membuahkan gol.
Petaka bagi Arsenal muncul pada menit ke 25, setelah antisipasi buruk Carl Jenkinson membuat tim tamu unggul lebih dulu lewat kaki Cesar Azpilicuetta, yang sukses memanfaatkan kesalahan tersebut. 0-1, tim tuan rumah tertinggal.
Di sisa babak pertama, Meriam London gagal menguasai pertandingan. The Blues terus meningkatkan intensitas serangan, yang dikomandoi Juan Mata. Akan tetapi, skor 0-1 bertahan hingga usai.
Babak kedua berlangsung, Arsenal berambisi mengejar ketertinggalan mereka. Hal itu terlihat ketika Santi Cazorla dan Aaron Ramsey menciptakan peluang dari luar kotak penalti. Sayang tendangan keduanya masih melebar.
Pada menit ke 63, Arsene Wenger memasukkan Mesut Ozil menggantikan Ryo Miyaichi, guna melancarkan alur serangan mereka di sisa laga.
Sekilas mengenai fakta pertemuan kedua pelatih. Dalam delapan pertemuan dengan Mourinho, Wenger belum mampu mengalahkan pelatih Portugal tersebut. Empat imbang, empat kalah.
Namun, tiga menit setelah masuknya Ozil, The Gunners justru kembali tertinggal. Kali ini giliran Juan Mata yang sukses memperdaya Lukasz Fabianski dengan kaki kanannya.
Meski tertinggal dua gol, bukan suatu alasan bagi Arsenal mengendorkan serangan mereka. Wenger mencoba menambah daya gedor di lini depan dengan memasukkan Olivier Giroud (66') dan Park Chu-Young (81').
Sementara Mourinho mencoba membendung serangan sporadis tim tuan rumah dengan memasukkan Ramires (69'), yang menggantikan Kevin De Bruyne.
Upaya demi upaya terus dilakukan Arsenal guna menyamakan kedudukan. Namun, akurasi tendangan tampaknya menjadi pekerjaan rumah bagi Wenger guna berbenah di laga selanjutnya.
Laga memasuki menit ke 89, alur bola justru berada di tengah lapangan. Baik Arsenal dan Chelsea sama-sama tampil disiplin, dan peluang menarik terlihat sangat minim. Tak lama berselang, wasit meniupkan peluit panjang.
Dengan demikian, langkah Arsenal terhenti di putaran keempat Capital One Cup, sementara Chelsea sukses menjaga eksistensi mereka di ajang tersebut.
Arsenal: Fabianski (Gk); Jenkinson, Vermaelen, Koscielny, Monreal; Ramsey (Park CY 81'), Wilshere, Rosicky, Cazorla, Miyaichi (Ozil 63'); Bendtner (Giroud 66').
Chelsea: Schwarzer (Gk); Azpilicueta, Cahill, Luiz, Bertrand; Mikel (kartu kuning 29'), Essien (kartu kuning 75'); De Bruyne (Ramires 66'), Mata, Willian; Eto'o (Ba 81').
Statistik Arsenal - Chelsea:
Shots: 12-14
Shots on goal: 1-3
Penguasaan bola: 53%-47%
Pelanggaran: 8-10
Corner: 5-4
Offside: 1-1
Kartu kuning: 0-2
Kartu merah: 0-0.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:22
Serapan Kuota Haji Khusus 2026 Capai Rekor, Tersisa 69 Kuota
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:07Motor Dipinjam Teman Dekat, Malah Dijual Buat Bayar Kos
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:49Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Maumere Tutup 2 Hari
-
Liputan6 6 Juni 2026 13:23Bima Arya: Masa Depan Jakarta Bergantung pada Kawasan Aglomerasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/680401/original/ilustrasi-pencurian-motor-140521-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7898852/original/049583200_1780728555-1002133434.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7897788/original/059664800_1780727172-WhatsApp_Image_2026-06-06_at_11.58.05.jpeg)

