
Bola.net - Eks pemain Everton, Andy Gray, berpendapat bahwa Brendan Rodgers mengalami kesulitan untuk bekerja dengan para pemain yang berstatus bintang.
Manajer Liverpool itu belakangan ini memang mendapat sorotan tajam menyusul munculnya keputusan Steven Gerrard untuk meninggalkan The Reds. Terlebih, Gerrard sendiri mengungkapkan bahwa dirinya bakal bertahan di Anfield apabila pihak klub menyodorinya kontrak di masa pra musim kemarin.
Kepergian Gerrard, plus Luis Suarez dan Pepe Reina, akhirnya membuat Gray penasaran pada kapabilitas Manajer asal Irlandia Utara tersebut. Ia pun mengambil kesimpulan bahwa Rodgers tampaknya lebih nyaman membesut para pemain muda ketimbang pada pemain senior dengan status bintang.
"Saya tak tahu apakah Brendan menyukai fakta bahwa ia memiliki banyak pemain muda yang menurut saya bukan pemain yang memiliki nama besar. Saya rasa ia suka mengontrol para pemain muda, bekerja dengan para pemain muda, membuat mereka menjadi lebih baik. Saya tak terlalu yakin ia suka bekerja dengan para pemain bintang di sekelilingnya," cetus Gray pada talkSPORT.
"Saya merasa Brendan adalah termasuk salah satu tipe pelatih yang sedikit terintimidasi dengan kehadiran para pemain bintang. Hal itu berlaku pada Steven, dan saya rasa Brendan lebih suka bekerja dengan para pemain muda," pungkasnya. [initial]
(ts/dim)
Manajer Liverpool itu belakangan ini memang mendapat sorotan tajam menyusul munculnya keputusan Steven Gerrard untuk meninggalkan The Reds. Terlebih, Gerrard sendiri mengungkapkan bahwa dirinya bakal bertahan di Anfield apabila pihak klub menyodorinya kontrak di masa pra musim kemarin.
Kepergian Gerrard, plus Luis Suarez dan Pepe Reina, akhirnya membuat Gray penasaran pada kapabilitas Manajer asal Irlandia Utara tersebut. Ia pun mengambil kesimpulan bahwa Rodgers tampaknya lebih nyaman membesut para pemain muda ketimbang pada pemain senior dengan status bintang.
"Saya tak tahu apakah Brendan menyukai fakta bahwa ia memiliki banyak pemain muda yang menurut saya bukan pemain yang memiliki nama besar. Saya rasa ia suka mengontrol para pemain muda, bekerja dengan para pemain muda, membuat mereka menjadi lebih baik. Saya tak terlalu yakin ia suka bekerja dengan para pemain bintang di sekelilingnya," cetus Gray pada talkSPORT.
"Saya merasa Brendan adalah termasuk salah satu tipe pelatih yang sedikit terintimidasi dengan kehadiran para pemain bintang. Hal itu berlaku pada Steven, dan saya rasa Brendan lebih suka bekerja dengan para pemain muda," pungkasnya. [initial]
Baca Juga:
- Gerrard Bertekad Habis-habisan Demi Liverpool di Sisa Musim Ini
- Resmi Gabung LA Galaxy, Ini Pernyataan Gerrard
- Resmi! Gerrard Gabung LA Galaxy
- Gerrard Masih Yakin Liverpool Bisa Finis Empat Besar
- Lucas: Gerrard Layak Dapat Perpisahan Fantastis
- Inilah Pesan Perpisahan Suarez untuk Gerrard
- Gerrard: Saya Merasa Terhormat Bisa Pimpin Liverpool
- Steven Gerrard Selangkah Lagi Gabung LA Galaxy
- Gerrard: Saya Tolak Tawaran Klub-klub Inggris
- Gerrard: Saya Akan Tanda Tangani Kontrak Baru di Liverpool
- Rodgers Ingin Beri Kado Spesial Untuk Perpisahan Gerrard
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)

