
Bola.net - Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, memberi kritik pedas untuk gelandang Fred. Dia menilai pemain asal Brasil itu sangat malas dan ceroboh di laga melawan Southampton.
Pada duel pekan ke-10 Premier League itu, United menang dengan skor 2-3 dari sang tuan rumah. Ole Gunnar Solskjaer memainkan Fred secara penuh pada duel di St Marry's Stadium itu.
Solskjaer memakai formasi 4-3-1-2 untuk melawan Soton. Fred bermain sejajar dengan Donny van de Beek, dan Nemanja Matic di lini tengah. Lalu, da Bruno Fernandes di depan mereka.
Komposisi ini mampu meredam dua gelandang petarung Soton, Oriol Romeu dan James Ward-Prowse, terutama di babak kedua. United pun tampil cukup dominan dari sisi peluang dan penguasaan bola.
Fred, Jimat Kemenangan Setan Merah
Fred melewati musim pertamanya di Manchester United dengan buruk. Dia gagal menembus tim utama skuad racikan Jose Mourinho, walau dibeli dengan harga mahal dari Shankhtar.
Pada musim kedua, Fred mulai mampu membuktikan kualitasnya. Peralihan manajer dari Mourinho menuju Solskjaer menjadi awal mula kebangkitan gelandang asal Brasil tersebut.
Musim 2020/2021, Fred makin sering nampak di starting XI pilihan Solskjaer. Sejauh ini, pemain 27 tahun sudah 11 kali dimainkan sebagai pemain inti. Hasilnya, Fred hanya gagal menang pada dua laga saja.
Fred membawa United meraih 28 poin dari 11 laga. Fred gagal menang saat United bermain imbang lawan Chelsea dan kalah dari Arsenal. Selebihnya, saat dia bermain inti, United selalu menang.
Fred tidak bermain saat United kalah dari Crystal Palace dan Istanbul Basaksehir. Dia juga hanya menjadi pengganti saat United dibantai Tottenham.
Fred has started 11 games for Manchester United this season:
— Statman Dave (@StatmanDave) November 29, 2020
✅ 3-0 vs. Luton
✅ 3-0 vs. Brighton
✅ 4-1 vs. Newcastle
✅ 2-1 vs. PSG
🤝 0-0 vs. Chelsea
✅ 5-0 vs. RB Leipzig
❌ 0-1 vs. Arsenal
✅ 3-1 vs. Everton
✅ 1-0 vs. West Brom
✅ 4-1 vs. Başakşehir
✅ 3-2 vs. Southampton pic.twitter.com/6tsfJYso1L
Kritik Roy Keane
Roy Keane sebelumnya kesal dengan performa Fred pada laga babak pertama melawan Southampton. Fred membuat pelanggaran yang berujung pada gol tendangan bebas James Ward-Prowse. Roy Keane pun geram dengan aksinya.
"Saya akan lebih kritis pada Fred," buka Roy Keane dikutip dari Metro.
"Fred memberikan tendangan bebas [gol James Ward-Prowse]. Saya masih tak percaya kiper saya dikalahkan dari saya. Sungguh tidak bisa dipercaya. Saya kecewa pada kiper, tetapi lebih kecewa pada Fred," sambung Keane.
"Fred sangat malas dan sangat ceroboh. Memberi lawan tendangan bebas pada area itu sama dengan memberikan penalti. Itu tendangan bebas yang konyol," serang Roy Keane.
Sumber: StatmanDave, Metro
Baca Ini Juga:
- Ketimbang Diogo Jota, Jurgen Klopp Masih Lebih Suka Mainkan Trio Firmansah
- Hakim Ziyech Akhirnya Bicara Soal Eden Hazard: Pemain yang Memberi Inspirasi
- Andai Edinson Cavani Bermain di Manchester United-nya Sir Alex Ferguson
- Melihat Sang Legenda Andy Cole pada Sosok Edinson Cavani di Manchester United
- Arsenal Bawa Kabar Buruk: Thomas Partey Belum Bisa Sembuh dalam Waktu Dekat
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 4 April 2026 10:00Benarkah Pep Guardiola Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Nanti?
-
Liga Inggris 4 April 2026 09:31
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 4 April 2026 18:15 -
Tim Nasional 4 April 2026 18:04 -
Olahraga Lain-Lain 4 April 2026 17:56 -
Liga Inggris 4 April 2026 17:56 -
Bola Indonesia 4 April 2026 17:48 -
Bola Indonesia 4 April 2026 17:25
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546298/original/063618700_1775285023-Breath_of_Fire_IV_Steam_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546153/original/074692100_1775276053-Goggle_Gemma_4_01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3956353/original/028693500_1646741050-20220308-Waspada_Cuaca_Ekstrem_di_Jabodetabek_Hingga_April_2022-3.jpg)
