Ruben Amorim Dipecat Man United: Siapa yang Full Senyum, Siapa yang Terpukul?

Ruben Amorim Dipecat Man United: Siapa yang Full Senyum, Siapa yang Terpukul?
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim di laga melawan Sunderland pada 4 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Manchester United resmi memecat Ruben Amorim setelah 14 bulan masa kepelatihan yang penuh gejolak.

Keputusan ini diambil manajemen kurang dari 24 jam usai komentar kontroversial sang pelatih pasca-laga lawan Leeds United. Pihak klub mengonfirmasi perpisahan ini dengan berat hati.

Darren Fletcher ditunjuk sebagai pelatih sementara saat Setan Merah bertandang ke Turf Moor. Perubahan ini diprediksi akan mengembalikan gaya main 'United Way' yang hilang.

Kepergian Amorim tentu memicu reaksi beragam di ruang ganti. Ada pemain yang bernapas lega, namun tak sedikit pula yang merasa kehilangan sosok pelindung. Sosok pembela yang selama ini ada di belakang mereka.

Berikut adalah daftar pemain yang menjadi pemenang dan pecundang dari drama pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United ini:

1 dari 8 halaman

Kobbie Mainoo Paling Bahagia

Kobbie Mainoo Paling Bahagia

Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo (c) AP Photo/Dave Shopland

Nama pertama yang jelas paling diuntungkan adalah Kobbie Mainoo. Gelandang 20 tahun ini akhirnya terbebas dari manajer yang tak berminat memainkannya.

Rumor kepergian Mainoo di Januari kini dipastikan bakal meredup. Pelatih baru kemungkinan besar akan kembali mengandalkan lulusan Carrington yang berbakat ini.

Mainoo punya peluang emas untuk kembali jadi starter reguler. Apalagi jika pelatih anyar menerapkan formasi 4-2-3-1 yang lebih familier baginya.

Pemecatan Amorim sendiri sudah cukup menjadi alasan kuat bagi Mainoo untuk bertahan. Ia kini bisa mengeluarkan potensi terbaiknya di klub masa kecilnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 8 Januari 2026
Burnley Burnley
03:15 WIB
Man United Man United
2 dari 8 halaman

Joshua Zirkzee Dapat Nyawa Kedua

Joshua Zirkzee Dapat Nyawa Kedua

Selebrasi Joshua Zirkzee usai membobol gawang Wolverhampton, Rabu (31/12/2025) (c) AP Photo/Dave Thompson

Nasib serupa dialami Joshua Zirkzee yang kariernya sempat di ujung tanduk. Eksodus Amorim bisa menjadi titik balik besar bagi penyerang Belanda tersebut.

Zirkzee yang sebelumnya diprediksi bakal hengkang, kini punya harapan baru. Ia bisa bersinar di bawah pelatih yang mengusung sepak bola lebih atraktif.

Dengan kontribusi dua gol dalam dua laga terakhir, Zirkzee sedang berjuang keras menyelamatkan kariernya. Pergantian pelatih ini adalah kesempatan emas baginya.

3 dari 8 halaman

Potensi Pulangnya Marcus Rashford

Potensi Pulangnya Marcus Rashford

Penyerang Barcelona, Marcus Rashford (c) AP Photo/Manu Reino

Situasi Marcus Rashford yang sedang dipinjamkan ke Barcelona juga bisa berubah drastis. Di bawah Amorim, pintu kembali ke Old Trafford tertutup rapat baginya.

Namun, segalanya bergantung pada siapa pengganti Amorim nanti. Telepon dari pelatih yang tepat dengan rencana yang jelas bisa menggoda Rashford pulang.

Apalagi masa peminjamannya di Barcelona tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Reuni dengan klub masa kecilnya kini menjadi skenario yang sangat mungkin terjadi.

4 dari 8 halaman

Harry Amass dan Chido Obi

Harry Amass yang bersinar saat dipinjamkan ke Sheffield Wednesday juga mendapat angin segar. Sebelumnya, Amorim menuduhnya kesulitan berkembang meski sang pemain meraih penghargaan Player of the Month.

Pelatih baru kemungkinan besar akan kembali menggunakan formasi empat bek. Skema ini jelas lebih menguntungkan bagi bek kiri berusia 18 tahun tersebut.

Sementara itu, Chido Obi yang sempat dikritik terbuka oleh Amorim kini punya peluang tampil. Darren Fletcher mungkin akan memberinya menit bermain mengingat performa Benjamin Sesko yang sedang menurun.

5 dari 8 halaman

Mason Mount Kehilangan Pelindung

Mason Mount Kehilangan Pelindung

Pemain Manchester United, Mason Mount, beraksi dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle di Old Trafford, Sabtu, 26 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Di sisi lain, Mason Mount menjadi sosok yang paling dirugikan. Tak bisa dipungkiri, ia memiliki hubungan yang sangat spesial dengan pelatih asal Portugal tersebut.

Sejak awal, Amorim memprediksi Mount bakal jadi pemain kunci dan terbukti benar. Gelandang 26 tahun itu berubah dari pemain terlupakan menjadi starter tak tergantikan.

Mount sangat cocok dengan sistem Amorim. Kembali ke formasi pemain sayap mungkin bukan situasi ideal baginya, meski kualitasnya tetap dibutuhkan klub.

6 dari 8 halaman

Nasib Buruk Diogo Dalot

Nasib Buruk Diogo Dalot

Pemain Manchester United Diogo Dalot, Matheus Cunha, dan Lisandro Martinez merayakan kemenangan dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Diogo Dalot juga berada dalam posisi sulit. Meski performanya kerap angin-anginan selama 18 bulan terakhir, ia tetap menjadi anak emas Amorim.

Sang pelatih bahkan memasukkannya dalam grup kepemimpinan tim dan memainkannya setiap pekan. Hubungan istimewa ini dipastikan tak akan sekuat dulu di bawah manajer baru.

Namun, situasi ini bisa jadi pedang bermata dua. Dalot mungkin akan kembali bermain di posisi bek kanan murni yang lebih natural baginya.

7 dari 8 halaman

Akhir Perjalanan Harry Maguire?

Akhir Perjalanan Harry Maguire?

Bek Manchester United, Harry Maguire (c) MUFC Official

Harry Maguire yang bangkit dari keterpurukan juga terancam tersingkir. Tanpa Amorim, sulit melihat bek timnas Inggris ini bertahan lebih lama di Old Trafford.

Amorim sebelumnya memuji Maguire setinggi langit, bahkan sempat ada wacana perpanjangan kontrak. Gol-gol krusial Maguire sering menyelamatkan wajah Amorim di laga penting.

Kini, musim ini diprediksi kuat akan menjadi tahun terakhir Maguire berseragam Setan Merah.

8 dari 8 halaman

Ancaman Cedera Luke Shaw

Ancaman Cedera Luke Shaw

Bek Manchester United, Luke Shaw (c) AP Photo/Dave Shopland

Luke Shaw menjalani musim terbaiknya selama bertahun-tahun di bawah Amorim. Ia bersinar saat dimainkan sebagai bek tengah kiri dalam skema tiga bek.

Peran tersebut membuat beban fisiknya berkurang sehingga ia bisa terus fit. Sesuatu yang sulit dipercaya mengingat riwayat cederanya yang panjang.

Namun, jika pelatih baru mengembalikannya ke posisi bek sayap murni, masalah lama bisa muncul lagi. United mungkin akan melihat Shaw kembali berkutat dengan cedera kambuhan.