Sanchez: Tak Ada Yang Paham Pengorbanan Seorang Pesepakbola

Sanchez: Tak Ada Yang Paham Pengorbanan Seorang Pesepakbola
Alexis Sanchez (c) AFP
Bola.net - Penyerang Arsenal, Alexis Sanchez, menyatakan bahwa tak ada seorang pun yang paham tentang pengorbanan luar biasa besar yang harus dilalui seorang pesepakbola agar bisa mencapai cita-citanya.

Sanchez memulai karir sepakbola profesionalnya pada tahun 2005. Tim pertamanya saat itu adalah Cobreloa. Satu tahun berkarir di klub asal Chile itu, ia langsung menarik minat Udinese. Ia pun bermain bagi klub Serie A itu selama lima tahun.

Pada tahun 2011 ia akhirnya pindah ke Barcelona sebelum akhirnya hijrah lagi ke Arsenal pada tahun 2014. Sanchez sendiri saat ini merupakan salah satu penyerang terbaik yang beredar di ranah Eropa.

Penyerang berusia 26 tahun itu menerangkan bahwa semua kesuksesan yang ia dapatkan sampai saat ini merupakan buah dari pengorbanan dan kerja keras yang ia lakukan sejak kecil.

 

Nadie sabe el sacrificio que esto implica , detrás de un jugador de fútbol hay una juventud pérdida detrás de un sueño que aveces resulta difícil de alcanzar , hay momentos en familia , salidas con amigos que se deben perder todo por un sueño . Algunas veces las cosas no se dan y tienes el rechazo de toda una sociedad pero hay que levantar la cabeza y salir adelante . No es correr detrás de una pelota . Es un sueño que sigo manteniendo desde pequeño y que me hace súper feliz .⚽️ Nobody know the sacrifice that it means, behind a footballer there is a lost youth for a dream that sometimes its difficult to reach, there are some times to stay with your family, outing with friends that you have to lose for a dream. Sometimes things go wrong and you have the rejection of an entire society but you have to carry on. It is not just run behind a ball. It is a dream that I have from my childhood and it makes me very happy. 😊

A photo posted by Alexis Sanchez (@alexis_officia1) on



"Tak ada yang tahu apa arti dari pengorbanan itu. Di balik setiap pesepakbola ada masa muda yang hilang demi meraih sebuah mimpi yang kadangkala sulit untuk diraih. Ada kalanya seorang pemain harus kehilangan waktu untuk bersama dengan keluarganya, keluar bermain bersama teman-temannya, demi sebuah mimpi. Kadang-kadang segalanya berjalan ke arah yang salah dan Anda mendapatkan penolakan dari semua orang, namun Anda harus terus bergerak maju. Ini bukan sekedar berlari di belakang sebuah bola. Ini adalah mimpi yang telah saya miliki sejak masih kecil dan itu membuat saya sangat bahagia." Tulis Sanchez via akun Instagram-nya. [initial]

 (ins/dim)