
Bola.net - - David De Gea adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Tentu saja itu tidak perlu diragukan lagi. Namun, bukan berarti David De Gea tidak punya titik lemah. Catatan statistik menunjukkan apa kelemahannya.
David De Gea baru saja menjalani momen yang buruk saat Manchester United harus berjumpa Everton di laga pekan ke-35 Premier League. Bermain di Goodison Park, Setan Merah menelan kekalahan empat gol tanpa balas.
Dari empat gol yang bersarang di gawang David De Gea, masing-masing dicetak oleh Richarlison, Gylfi Sigurdsson, Lucas Digne dan Theo Walcott. Dari empat gol tersebut, torehan gol Sigurdsson dan Digne yang menunjukkan titik lemah De Gea.
Mengapa bisa begitu, simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Lemah di LDR
Gylfi Sigurdsson membobol gawang De Gea pada menit ke-28. Sementara, Lucas Digne melakukannya pada menit ke-56. Kedua pemain menggetarkan jala gawang yang dikawal De Gea dengan cara yang sama, tendangan LDR [Long Distance Relationship] atau tendangan jarak jauh.
Ya, tendangan jarak jauh bisa jadi adalah titik lemah yang utama De Gea pada musim 2018/19. Sebab, sejauh ini, penjaga gawang berusia 28 tahun tersebut sudah kebobolan delapan gol dari sepakan jarah jauh di pentas Premier League.
Catatan tersebut jauh lebih buruk jika dibanding tiga penjaga gawang top di Premier League. Alisson [Liverpool] baru kebobolan satu gol dari sepakan jarak jauh. Sementara, Hugo Lloris [Tottenham] baru kebobolan empat gol saja.
David de Gea has now conceded eight goals from outside of the box in the PL this season; more than Alisson (1), Ederson (2) and Hugo Lloris (4) combined.
— Squawka Football (@Squawka) April 21, 2019
He's let in five goals from distance in the last six days alone. 😳 pic.twitter.com/PGrZqaJ0ij
Lemahnya De Gea dalam mengantisipasi tendangan jarak jauh akan semakin nampak jika melihat laga melawan Barcelona di leg kedua Liga Champions, saat Manchester United kalah 3-0 di Camp Nou. Dari tiga gol Barcelona, semua tercipta dari tendangan jarak jauh.
Respon De Gea
Sementara itu, David De Gea memberi respon usai kekalahan Manchester United dengan skor 4-0 atas Everton. Pada laga ini, eks Atletico Madrid tersebut mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai kapten. Menurut De Gea, Setan Merah tidak tampil sesuai standar.
"Sulit untuk mengatakan apa yang saya rasakan hari ini dengan kata-kata. Sebagai kapten, saya ingin mengatakan bahwa kinerja tim hari ini, di atas hasil, tidak sesuai dengan standar yang diharapkan ketika Anda mengenakan jersey ini," ucap David De Gea di twitter miliknya.
"Kami tahu bahwa kami harus meningkatkan performa kami tetapi kata-kata tidak berarti: kami harus memberikan segalanya untuk klub ini. Terima kasih atas dukungan tanpa syarat Anda," imbuhnya
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13 -
Liga Italia 6 Maret 2026 22:45 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 22:40 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 22:35
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

