
Bola.net - Bruno Fernandes telah menjadi salah satu pemain kunci Manchester United sejak bergabung dari Sporting pada Januari 2020. Dengan biaya transfer yang dilaporkan mencapai 67,6 juta pounds, gelandang asal Portugal ini langsung menunjukkan kualitasnya di Old Trafford.
Sejak saat itu, Fernandes telah mencetak 95 gol dalam 277 penampilan di semua kompetisi. Musim 2024/25 ini, ia telah mengoleksi 16 gol dan 15 assist dalam 44 pertandingan, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di skuat Setan Merah.
Meskipun performanya cukup impresif, ada satu kebiasaan yang mendapat kritik dari legenda Manchester United, Bryan Robson. Ia berharap Fernandes dapat menghilangkan satu aspek dari permainannya yang kerap menjadi sorotan.
Bryan Robson: Bruno Harus Berhenti Berguling Saat Ditekel
Dalam wawancaranya dengan Manchester Evening News via BetSelect, Robson meminta Fernandes untuk berhenti bereaksi berlebihan setiap kali mendapat tekel dari lawan.
Menurutnya, seorang kapten Manchester United seharusnya lebih fokus dalam memimpin tim, bukan justru membuang waktu dengan gestur berlebihan di lapangan.
"Saya harap dia berhenti berguling-guling saat ditackle dan hal semacam itu. Tapi sebagai kapten, dia mulai berkembang," ujar Robson.
Ia juga menilai bahwa Fernandes semakin menunjukkan kepemimpinannya di atas lapangan.
"Saya pikir manajer sudah memberitahunya bahwa dia harus menjadi pemimpin di lapangan. Sekarang kita bisa melihat dia lebih sering berbicara dengan pemain lain, mengarahkan mereka sesuai dengan apa yang diinginkan manajer."
Bruno Fernandes dan Tantangan Sebagai Kapten
Robson juga menambahkan bahwa menjadi kapten Manchester United bukan hanya soal performa individu, tetapi juga tentang mengangkat level permainan rekan setimnya.
"Jika Anda memiliki kecerdasan sepak bola dan manajer mempercayakan Anda sebagai kapten, maka Anda harus berusaha mendapatkan yang terbaik dari pemain di sekitar Anda," jelasnya.
Sayangnya, meskipun Fernandes telah menunjukkan peran kepemimpinan yang lebih baik, Manchester United masih kesulitan bersaing untuk meraih trofi utama.
Robson menegaskan bahwa masalah utama bukan hanya ada pada sang kapten, tetapi juga kualitas tim secara keseluruhan yang belum cukup baik untuk bersaing di level tertinggi.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 3 April 2026 01:00 -
Piala Dunia 2 April 2026 22:46 -
Liga Italia 2 April 2026 21:45 -
Liga Italia 2 April 2026 21:28 -
Liga Inggris 2 April 2026 20:58 -
Liga Spanyol 2 April 2026 20:44
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545236/original/068353300_1775145540-f04ef1f2-95f2-4049-9570-17db06614727.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5545238/original/099875200_1775146303-WhatsApp_Image_2026-04-02_at_23.02.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544812/original/044376700_1775118076-gempa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5529848/original/056324600_1773384684-aktivis_kontras_Andrie_Yunus.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532194/original/083891400_1773644331-WhatsApp_Image_2026-03-16_at_11.15.55_AM__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543310/original/045788300_1775021487-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_12.14.56.jpeg)

