Tanggal Penting dalam Karier Ruben Amorim di Manchester United: Dari 1 November 2024 hingga 5 Januari 2026

Bola.net - Manchester United resmi memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026) pagi waktu setempat. Keputusan ini mengakhiri perjalanan 14 bulan sang pelatih asal Portugal di Old Trafford.
Amorim datang dengan ekspektasi tinggi setelah sukses besar bersama Sporting CP. Ia diproyeksikan membawa identitas baru dan stabilitas jangka panjang bagi Setan Merah.
Namun, realitas di lapangan tidak selalu sejalan dengan rencana. Performa tim naik-turun, tekanan publik meningkat, dan relasi dengan manajemen mulai retak.
Rentetan peristiwa penting berikut menjadi penanda jelas bagaimana perjalanan Amorim di MU perlahan bergerak dari optimisme menuju perpisahan.
Awal Era Amorim: Antusiasme dan Pernyataan Kontroversial

1 November 2024 menjadi titik awal era baru Manchester United. Klub menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala, menggantikan Erik ten Hag.
Sepuluh hari berselang, tepatnya 11 November 2024, Amorim resmi mulai bekerja setelah menyelesaikan tugasnya di Sporting. Adaptasi cepat menjadi tuntutan utama.
Namun, tekanan datang lebih cepat dari perkiraan. Pada 19 Januari 2025, Amorim menyebut skuadnya sebagai "mungkin yang terburuk" dalam sejarah klub selama 147 tahun.
Pernyataan itu memicu kontroversi luas. Kritik publik meningkat dan menjadi sinyal awal rapuhnya hubungan internal di Manchester United.
Puncak dan Jurang: Final Eropa hingga Musim Terburuk

Momentum positif sempat muncul pada 17 April 2025. United melakukan comeback dramatis melawan Lyon dan melaju ke final Liga Europa.
Namun, harapan itu pupus pada 21 Mei 2025. MU kalah di final Liga Europa dari Tottenham, rival sesama Liga Premier.
Musim domestik juga berakhir pahit. Pada 25 Mei 2025, MU finis di posisi ke-15 dengan 42 poin, catatan terburuk klub di era Liga Premier.
Meski demikian, manajemen tetap mendukung proyek Amorim. Pada Juni hingga Agustus 2025, United menggelontorkan lebih dari £200 juta untuk pemain baru.
Retaknya Hubungan dan Akhir Kekuasaan

Musim 2025/2026 dibuka dengan kekacauan. Pada 27 Agustus 2025, MU tersingkir secara memalukan dari Piala Carabao oleh Grimsby dari League Two.
Situasi tak kunjung membaik. Kekalahan dan hasil buruk terus berlanjut, termasuk kegagalan menang atas Wolves pada 30 Desember 2025.
Memasuki Januari 2026, ketegangan memuncak. Amorim mengisyaratkan hubungan tegang dengan petinggi klub terkait wewenang dan bursa transfer.
Puncaknya terjadi setelah laga imbang 1-1 melawan Leeds pada 4 Januari 2026. Sehari kemudian, tepat 5 Januari 2026, Manchester United resmi memecat Ruben Amorim dan menunjuk Darren Fletcher sebagai caretaker.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Dipecat MU, Berapa Pesangon yang Didapatkan Ruben Amorim?
- Tradisi Positif Manajer Caretaker MU: Rekor Unik yang Jadi Harapan Darren Fletcher
- Setelah Ruben Amorim Dipecat: Ada Banyak Banyak Opsi Pelatih Baru untuk Man United
- Rekam Jejak Darren Fletcher, Caretaker Baru Manchester United: Pernah Latih Klub Mana Saja dan Seberapa Bagus?
- Darren Fletcher Masih 'Hijau', Ini 5 Pelatih yang Bisa Jadi Caretaker MU
- Dari Moyes hingga Ruben Amorim: 10 Manajer yang Gagal Mengembalikan Aura Sir Alex di Manchester United
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 10:47Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 10:25 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:486 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 09:36Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 10:47 -
Bola Indonesia 9 Januari 2026 10:46 -
Otomotif 9 Januari 2026 10:44 -
Liga Italia 9 Januari 2026 10:37 -
Tim Nasional 9 Januari 2026 10:27 -
Liga Inggris 9 Januari 2026 10:25
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Ruang Ganti Man United Bergejolak: Mayoritas Pemain Kecewa Ruben Amorim Dipecat, Bruno Fernandes dan Harry Maguire Buka Suara
- Ranking Manajer Manchester United Pasca-Ferguson: Amorim Terburuk, Mourinho Tak Tergoyahkan
- Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446005/original/088102100_1765870455-2578__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5080102/original/008701700_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412015/original/075913400_1763029321-WhatsApp_Image_2025-11-13_at_17.11.39__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443700/original/061568300_1765714214-Rano_Karno_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467578/original/049374000_1767923191-AC_Milan_s_Matteo_Gabbia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467572/original/010560100_1767922526-Genoa_s_Nicolae_Stanciu__right__reacts_after_missing_a_chance_to_score_from_a_penalty_spot_during_the_Serie_A_soccer_match_between_AC_Milan_and_Genoa.jpg)

