FOLLOW US:


Termasuk Aston Villa vs MU, EPL Mengaku Salah dalam Keputusan Penalti di Tiga Laga

10-07-2020 10:46

 | Yaumil Azis

Termasuk Aston Villa vs MU, EPL Mengaku Salah dalam Keputusan Penalti di Tiga Laga
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes (kanan), merayakan golnya ke gawang Aston Villa. © AP Photo

Bola.net - Premier League baru-baru ini mengakui bahwa wasit telah membuat keputusan yang salah dalam hal penalti di tiga pertandingan pekan ini. Termasuk pada laga Aston Villa vs Manchester United.

Ada tiga pertandingan pekan ke-34 Premier League yang digelar pada Jumat (10/7/2020) dini hari tadi. Manchester United bertamu ke markas Aston Villa, Everton menjamu Southampton, dan Bournemouth menghadapi Tottenham.

Manchester United berhasil mengalahkan Aston Villa dengan skor 3-0. Sementara dua laga lain menghasilkan kedudukan imbang. Ada dua penalti yang dihibahkan dalam ketiga laga tersebut.

Salah satunya, yang didapatkan Manchester United, sukses dikonversi menjadi gol oleh Bruno Fernandes. Sementara satu yang lainnya diperoleh Southampton namun gagal dieksekusi oleh James Ward-Prowse.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Pengakuan Premier League

Tottenham sendiri, lewat Jose Mourinho, merasa bahwa mereka pantas mendapatkan hadiah penalti. Tepatnya saat Joshua King menjatuhkan Harry Kane di kotak terlarang. Namun insiden tersebut luput dari perhatian sang wasit.

"Bukan cuma saya, semua orang tahu bahwa itu penalti dan saat saya nilang semua orang, saya bersungguh-sungguh. Semua orang," keluh Mourinho pasca pertandingan.

Selain itu, beberapa orang juga menganggap bahwa MU seharusnya tidak mendapatkan penalti. Sebab dari tayangan ulang terlihat Bruno Fernandes menjatuhkan dirinya waktu berduel fisik dengan Ezri Konsa.

Dan baru-baru ini, Premier League mengkonfirmasi bahwa Manchester United dan Southampton seharusnya tidak mendapatkan penalti. Sementara Tottenham pantas untuk diberikan itu.

2 dari 2

Solusi untuk Permasalahan

Mantan gelandang Everton, Tim Cahill, memiliki sebuah solusi perihal salah keputusan ini. Ia menganggap bahwa mantan pemain sebaiknya dipekerjakan bersama tim VAR untuk ikut membantu membuat keputusan.

"Saya pikir itu akan sangat membantu mereka, agar bisa memahami pergerakan," ujar pria berkebangsaan Australia tersebut, seperti yang dikutip dari BBC Sport.

"Saat seorang pemain tejratuh untuk mendapatkan penalti, anda bisa merasakannya. Harus ada [mantan] pemain di sana untuk memberikan saran atas apa yang pemain lakukan," lanjutnya.

(BBC Sport)