
Bola.net - Scott McTominay kini menjelma jadi pahlawan baru Napoli setelah membantu klub tersebut menjuarai Serie A musim ini. Sang gelandang tampil luar biasa di musim debutnya bersama tim Italia.
McTominay mengukir prestasi manis dengan mencetak 12 gol dan meraih gelar Pemain Terbaik Serie A musim ini. Gol salto-nya ke gawang Cagliari menjadi penutup sempurna musim gemilangnya.
Namun, kesuksesan McTominay ini justru menyisakan luka bagi Manchester United. Keputusan menjualnya kini mulai dipertanyakan, terutama dengan performa tim yang sedang terpuruk di Premier League.
Terpaksa Dijual karena Regulasi, Bukan Keinginan Pelatih

Penjualan McTominay bukan datang dari keinginan pelatih saat itu, Erik ten Hag. Sang manajer asal Belanda secara terbuka menyatakan tidak ingin kehilangan pemain jebolan akademi tersebut.
Namun, aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan (PSR) Premier League memaksa MU untuk menjual pemain homegrown demi menyeimbangkan neraca keuangan. McTominay dianggap sebagai aset yang bisa dilepas untuk keuntungan murni.
Ten Hag sempat mengatakan, “Saya tidak ingin ini terjadi, tapi inilah aturan yang harus dihadapi klub. Dia sangat penting bagi tim, tapi situasinya memaksa kami untuk mengambil keputusan itu,” ujarnya saat itu dikutip dari The Mirror.
Nemanja Matic: MU Salah Lepas McTominay
Mantan gelandang MU, Nemanja Matic, sudah lebih dulu memberikan peringatan terkait transfer ini. Ia menyebut penjualan McTominay sebagai kesalahan besar dari pihak klub saat itu.
Melalui akun Twitter-nya pada 31 Agustus 2024, Matic menulis: “Menurut saya #manutd membuat kesalahan dengan menjual Scott McTominay. Sekarang sulit mencari pemain seperti dia. Conte pria yang cerdas.”
My opinion is that #manutd made a mistake by selling Scott McTominay , today it is difficult to replace a player like him.Conte is smart man 👍
— Nemanja Matic (@NemanjaMatic) August 31, 2024
Komentar itu kini terbukti akurat. McTominay tampil dominan di lini tengah Napoli dan langsung menjadi tulang punggung tim asuhan Antonio Conte.
McTominay Menangis Gembira di Napoli, MU Tenggelam di Liga Inggris
Pemandangan emosional terlihat saat Napoli meraih gelar juara. McTominay berlutut dan menangis, disambut pelukan hangat dari rekan setimnya.
Momen itu menunjukkan betapa pentingnya peran McTominay di tim barunya. Ia merasa dihargai dan diberikan peran utama, berbeda dengan situasinya di Old Trafford.
Sementara itu, Manchester United kini berada di posisi ke-16 Premier League dan baru saja kalah di final Liga Europa. Situasi ini makin menegaskan bahwa menjual McTominay mungkin adalah keputusan yang keliru.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Manchester United Bersih-Bersih, 12 Pemain Masuk Daftar Jual, Termasuk 3 Pemain Baru!
- 3 Pemain ini jadi Korban Pertama Perombakan Besar-Besaran MU?
- Masih Ingat Stewart Downing? Kini Ia Kembali ke Liverpool
- Florian Wirtz Ingin Gabung Liverpool: Ketika Pilihan Hati Mengalahkan Segalanya
- Trent Alexander-Arnold Dicemooh Fans Liverpool, Klopp Tak Tahan dan Matikan TV!
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 11:417 Laga Piala Dunia dengan Kartu Merah Terbanyak dalam Sejarah
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 10:58Piala Dunia 2026 Dibuka dengan 3 Kartu Merah, Wasit Makin Tegas?
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
inggris 11 Juni 2026 17:28MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:10KSP Dudung: Pemerintah Buka Ruang Masyarakat Sampaikan Kritik
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:05Nasib 2 Pelaku Bully Bocah Tersetrum hingga Koma
-
Liputan6 12 Juni 2026 11:04Titik Demo BEM UI Hari ini, Hindari Bundaran HI dan Gedung DPR
-
Liputan6 12 Juni 2026 10:42Demo BEM UI, Ini 5 Tuntutan Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 08:05Mendikdasmen: MBG dan Papan Digital Dorong Motivasi Belajar
-
Liputan6 12 Juni 2026 07:52Surat dari Timur Indonesia yang Menghangatkan Istana
MOST VIEWED
Manchester United Siapkan Kejutan dengan Coba Rekrut Cristian Romero dari Tottenham
Manchester United Diam-diam Sudah Lakukan Pergerakan Untuk Dekati Fernandes
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Drama Transfer Marcus Rashford: Bayern Munchen Siap Bayar 26 Juta Pounds, Tapi Sang Pemain Cuma Mau Barcelona
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562151/original/092484300_1776790649-Prabowo_Dudung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256066/original/078664300_1781146615-Desain_tanpa_judul__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257324/original/051052400_1781235764-20260612_102220.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257322/original/009538700_1781235764-20260612_102129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257141/original/061790500_1781226326-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_07.31.30__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257137/original/063160900_1781225524-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_07.31.30.jpeg)
