FOLLOW US:


Ternyata, Inilah Penyebab Manchester United Kesulitan Merekrut Pemain

22-09-2020 06:09

 | Yaumil Azis

Ternyata, Inilah Penyebab Manchester United Kesulitan Merekrut Pemain
Para pemain Manchester United tertunduk lesu usai ditaklukkan Sevilla pada laga semifinal Liga Europa di Stadion RheinEnergie, Senin (17/8/2020). © AP Photo

Bola.net - Bursa transfer nampak tidak pernah bersahabat buat klub raksasa Inggris, Manchester United. Dan sang legenda, Patrice Evra, tahu persis penyebabnya.

Manajemen klub berjuluk the Red Devils tersebut kerap mendapatkan kritikan di setiap bursa transfer. Sebagian besar publik beranggapan kalau pemain yang direkrut MU dalam beberapa tahun terakhir tidak memiliki dampak signifikan.

Setidaknya dalam empat musim terakhir, pemain anyar Manchester United yang bisa memberikan dampak bisa dihitung jari. Hanya Harry Maguire, Bruno Fernandes, dan Aaron Wan-Bissaka saja.

Bahkan Manchester United sempat mendapatkan kritikan berat pada musim panas 2018/19 kemarin. Mereka hanya merekrut tiga pemain, salah satunya adalah Fred yang direkrut dari Shakhtar Donetsk senilai 59 juta euro.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Penyebab MU Kerap Gagal Membeli Pemain

Patrice Evra, yang pernah memperkuat Manchester United selama delapan musim, tahu persis penyebab masalah itu. Ini ada kaitannya dengan Matt Judge yang dikenal sebagai tangan kanan Ed Woodward dalam urusan pembelian pemain.

"Sekarang telepon saya berdering dan beberapa direktur sepakbola klub papan atas berkata 'Patrice, bisakah anda meminta Matt Judge untuk menjawab teleponnya?'," buka Evra dalam video yang diunggah di media sosial Facebook.

"Ya, orang harus paham bahwa kami mengirim perwakilan untuk berbicara kepada pemain, dan saat anda mengirim perwakilan mereka bicara soal angka, mereka bukan orang dari dunia sepakbola."

"Jadi saat kami menginginkan pemain, dia normalnya senilai 20 juta pounds dan anda pada akhirnya mencoba membelinya seharga 100 juta pounds, meskipun sang pemain sudah tidak menginginkan uang lagi," lanjutnya.

2 dari 2

Langkah Manchester United Kurang Bijak

Evra menjadikan kasus Alexis Sanchez, yang direkrut dari Arsenal pada tahun 2018 lalu, sebagai contoh kasusnya. MU membeli pemain asal Chile tersebut dengan mengorbankan Henrikh Mkhitaryan pindah ke Emirates Stadium.

Memang, Manchester United tidak mengeluarkan uang sepeserpun dalam transfer ini. Kendati demikian, the Red Devils tetap memberinya bayaran bernilai tinggi yang dirasa Evra kurang bijak untuk dilakukan.

"Manchester City yang pertama, dia meminta uang sangat banyak, bahkan Guardiola berkata, 'saya tidak bisa memberi anda segitu karena saya akan merusak ruang ganti'. Namun beruntung bagi Alexis, Manchester United seperti, 'sini, sini, kami punya uang di sini'," tambahnya.

"Mudah untuk berkata jangan menyebut nama, saya tidak peduli. Saya mengorbankan hidup saya untuk kesuksesan klub ini. Dan itulah mengapa saya ingin pemain, staf dan manajemen melakukan tugasnya," pungkasnya.

(Metro)