Terungkap! Inilah Akar Masalah Ruben Amorim vs Manchester United yang Berujung Pemecatan

Terungkap! Inilah Akar Masalah Ruben Amorim vs Manchester United yang Berujung Pemecatan
Ruben Amorim seusai pertandingan Liga Inggris Manchester United vs West Ham, Minggu (11/5/2025). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim pada awal bulan ini, menyusul performa yang jauh dari harapan selama satu setengah musim kepemimpinannya. Namun, di balik hasil di lapangan yang inkonsisten, muncul indikasi kuat bahwa konflik internal turut mempercepat kepergian pelatih asal Portugal tersebut dari Old Trafford.

Salah satu sosok yang disorot dalam kisah pemecatan Amorim adalah direktur sepak bola MU, Jason Wilcox. Hubungan keduanya disebut memburuk setelah Wilcox melontarkan pernyataan yang dianggap meremehkan peran Amorim di klub.

Wilcox, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik, dikabarkan membandingkan posisinya sendiri dengan peran manajer dan menyebut Amorim hanya sebagai pelatih, bukan manajer penuh.

Komentar tersebut, menurut laporan media Inggris, membuat Amorim berang. Entah disampaikan langsung atau tidak, ucapan itu sampai ke telinga Amorim dan memicu luapan emosinya ke hadapan publik.

1 dari 3 halaman

Penegasan Ruben Amorim

Penegasan Ruben Amorim

Ruben Amorim di laga Manchester United vs Sunderland pada 4 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Dalam konferensi pers usai hasil imbang kontra Leeds United, Amorim menyampaikan pernyataan panjang yang menegaskan status dan mandatnya di Manchester United.

“Saya datang ke sini sebagai manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih,” tegas Amorim kala itu. Ia juga menekankan bahwa kesepakatan awalnya adalah memimpin tim sebagai manajer penuh selama 18 bulan, terlepas dari namanya yang tidak sebesar Thomas Tuchel, Antonio Conte, atau Jose Mourinho.

Amorim bahkan menegaskan dirinya tidak berniat mundur dan akan terus bekerja hingga klub memutuskan menggantinya. Ia juga menyinggung pentingnya setiap departemen menjalankan tugas masing-masing, mulai dari pencari bakat hingga direktur olahraga, tanpa mencampuri peran satu sama lain.

Pernyataan emosional tersebut kini dipandang sebagai sinyal kuat adanya keretakan di balik layar. Jason Wilcox sendiri bergabung dengan Manchester United pada April 2024 dari Southampton, sebelum naik jabatan menjadi direktur sepak bola. Sejak itu, ia tak luput dari kritik terkait arah kebijakan klub dan stabilitas manajemen.

2 dari 3 halaman

Kandidat Caretaker Manchester United

Kandidat Caretaker Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer saat masih menjabat manajer Manchester United (c) MUFC Official

Sementara Amorim telah resmi angkat kaki, manajemen Manchester United kini bergerak mencari pengganti. Opsi pelatih interim menjadi skenario paling realistis dalam waktu dekat.

Nama Ole Gunnar Solskjaer, yang pernah membawa MU ke sejumlah momen positif, dikabarkan tengah menjalin komunikasi untuk kembali mengisi kursi panas di Old Trafford.

Dengan dinamika internal yang masih bergejolak, tantangan besar menanti Manchester United untuk kembali menemukan kestabilan, baik di ruang ganti maupun di jajaran manajemen.

Sumber: Mirror