Terungkap! Ruben Amorim Sempat Ingin Mundur Sebelum Man United Ambil Keputusan Kejam

Terungkap! Ruben Amorim Sempat Ingin Mundur Sebelum Man United Ambil Keputusan Kejam
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim di laga melawan Sunderland pada 4 Oktober 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Keputusan Manchester United mendepak Ruben Amorim dari kursi manajer mengejutkan banyak pihak. Pria asal Portugal itu harus mengakhiri kiprahnya di Old Trafford setelah hanya 14 bulan menangani Setan Merah.

Pemecatan tersebut menutup periode penuh tekanan yang diwarnai hasil inkonsisten dan konflik internal. Manajemen klub akhirnya memilih langkah tegas demi menghentikan situasi yang dinilai semakin sulit dikendalikan.

Namun, cerita di balik layar ternyata jauh lebih rumit dari sekadar keputusan sepihak klub. Sejumlah laporan menyebut Amorim sebenarnya sudah berada di ambang pintu keluar sebelum manajemen mengambil langkah ekstrem.

Fakta ini membuka tabir baru soal hubungan yang memburuk antara Amorim dan jajaran petinggi Manchester United. Situasi tersebut menjadi latar belakang dramatis dari salah satu episode terbaru di Old Trafford.

1 dari 4 halaman

Amorim Sindir Kurangnya Dukungan Manajemen MU

Amorim Sindir Kurangnya Dukungan Manajemen MU

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim bereaksi dari pinggir lapangan pada laga Liga Inggris melawan Wolves, 31 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Dave Thompson

Ketegangan mulai terlihat ke permukaan setelah Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United. Hasil tersebut memicu pernyataan keras dari Ruben Amorim yang menyinggung posisi dan perannya di klub.

Amorim menilai dirinya tidak mendapatkan dukungan yang semestinya dari manajemen. Ia menegaskan perbedaan antara sekadar menjadi pelatih dan benar-benar memegang kendali sebagai manajer tim.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap struktur pengambilan keputusan di Old Trafford. Amorim merasa posisinya terus dipertanyakan meski masih terikat kontrak jangka panjang.

“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United. Itu jelas. Saya tahu nama saya bukan Tuchel, bukan Conte, bukan Mourinho, tetapi saya adalah manajer Manchester United dan akan seperti ini selama 18 bulan atau sampai dewan memutuskan untuk menggantinya," serunya, dikutip dari Goal.

"Itulah poin saya. Saya ingin mengakhiri ini. Saya tidak akan mengundurkan diri. Saya akan melakukan pekerjaan saya sampai ada orang lain yang datang untuk menggantikan saya," tegas Amorim.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 17 Januari 2026
Man United Man United
19:30 WIB
Man City Man City
2 dari 4 halaman

Rencana Mundur yang Gagal Terwujud

Rencana Mundur yang Gagal Terwujud

Ruben Amorim dalam laga Premier League antara Manchester United vs Bournemouth, Selasa (16/12/2025). (c) AP Photo/Jon Super

Di balik pernyataan publik tersebut, muncul kabar bahwa Amorim sebenarnya sudah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. Rencana itu disebut muncul beberapa hari sebelum Manchester United resmi memecatnya.

Menurut laporan The Sun, Amorim bahkan sempat memberi tahu orang-orang terdekatnya bahwa ia siap mundur dari jabatannya. Keputusan itu dipicu oleh pertengkaran sengit dengan direktur sepak bola Jason Wilcox.

Insiden tersebut terjadi jelang laga melawan Leeds United di Elland Road. Ketegangan itu disebut menjadi titik balik yang membuat Amorim merasa posisinya sudah tidak lagi didukung penuh.

Namun, rencana pengunduran diri tersebut urung terjadi setelah Amorim berbicara dengan agennya, Raul Costa. Ia diyakinkan bahwa Manchester United harus memilih satu dari dua opsi tegas, yakni mendukungnya atau memecatnya.

3 dari 4 halaman

Pesangon Fantastis yang Harus Dibayar MU

Pesangon Fantastis yang Harus Dibayar MU

Manajer Manchester United, Ruben Amorim (c) MUFC Official

Keputusan Manchester United memecat Amorim ternyata berdampak besar secara finansial. Klub harus mengeluarkan dana kompensasi yang tidak sedikit akibat pemutusan kontrak tersebut.

Amorim disebut berhak menerima pesangon sebesar £12 juta atau sekitar $16 juta. Angka ini menjadi beban tambahan bagi klub yang terus menanggung biaya pergantian manajer sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.

Total dana yang telah dikeluarkan Manchester United untuk memutus kontrak para manajer sejak 2013 kini diperkirakan mencapai £100 juta. Amorim menjadi bagian dari daftar panjang eksperimen manajerial yang berujung mahal.