
Bola.net - Ketika hari kemarin (14/02) Carlos Tevez memutuskan pulang ke klubnya, Manchester City. Striker bengal berkewarganegaraan Argentina itu juga menyempatkan diri mengungkap kronologis pertikaiannya dengan sang gaffer Roberto Mancini.
Menurut Carlitos telah ada banyak kesalahpahaman ketika ia disebut menolak bermain dari bangku cadangan, kala The Citizen dipukul habis-habisan oleh Bayern Munich.
"Saya telah melakukan pemanasan selama sepuluh menit, dan ia bersikap bahwa dirinya ingin kalah 0-2 ketimbang 0-4," kata Tevez mengawali penuturan kisahnya tersebut kepada Sky Sports.
"Maka saya duduk lagi dan pada saat yang sama Edin Dzeko keluar dan benar-benar marah serta langsung menghampiri Mancini. Ia kemudian melihat terowongan berada begitu dekat, sehingga ia duduk di sampingnya dan mereka mulai berargumen."
"Dzeko berbicara dengan bahasa Bosnia dan Mancini mencaci maki dirinya dengan bahasa Italia, maka itu benar-benar kekacauan."
"Maka saya pergi dan duduk, dan ia tidak melihatku sebab ia sedang melakukan diskusinya, Namun kemudian ia berbalik dan melihatku dan anda dapat membayangkan apa yang terjadi."
"Ia berada di tengah-tengah argumen, maka kemudian ia menyuruhku melakukan pemanasan dan memperlakukanku seperti anjing."
"Maka ketika ia berbicara padaku dengan nada suara seperti itu, dan saya berkata: 'Tidak, saya tidak akan keluar.' Maka saya ingin bermain, namun sang pelatih sedang berada dalam suasana hati yang keliru, sebab ia sedang beradu argumen dengan Dzeko."
Pada bursa transfer bulan lalu, terdapat spekulasi bahwa Tevez, yang kembali ke Argentina setelah perseteruannya dengan Mancini, ia diputuskan akan dijual oleh City.
Bagaimanapun, meski mengundang ketertarikan Inter Milan, AC Milan, dan Paris Saint Germain, tidak ada kesepakatan yang benar-benar terwujud. (sky/lex)
Menurut Carlitos telah ada banyak kesalahpahaman ketika ia disebut menolak bermain dari bangku cadangan, kala The Citizen dipukul habis-habisan oleh Bayern Munich.
"Saya telah melakukan pemanasan selama sepuluh menit, dan ia bersikap bahwa dirinya ingin kalah 0-2 ketimbang 0-4," kata Tevez mengawali penuturan kisahnya tersebut kepada Sky Sports.
"Maka saya duduk lagi dan pada saat yang sama Edin Dzeko keluar dan benar-benar marah serta langsung menghampiri Mancini. Ia kemudian melihat terowongan berada begitu dekat, sehingga ia duduk di sampingnya dan mereka mulai berargumen."
"Dzeko berbicara dengan bahasa Bosnia dan Mancini mencaci maki dirinya dengan bahasa Italia, maka itu benar-benar kekacauan."
"Maka saya pergi dan duduk, dan ia tidak melihatku sebab ia sedang melakukan diskusinya, Namun kemudian ia berbalik dan melihatku dan anda dapat membayangkan apa yang terjadi."
"Ia berada di tengah-tengah argumen, maka kemudian ia menyuruhku melakukan pemanasan dan memperlakukanku seperti anjing."
"Maka ketika ia berbicara padaku dengan nada suara seperti itu, dan saya berkata: 'Tidak, saya tidak akan keluar.' Maka saya ingin bermain, namun sang pelatih sedang berada dalam suasana hati yang keliru, sebab ia sedang beradu argumen dengan Dzeko."
Pada bursa transfer bulan lalu, terdapat spekulasi bahwa Tevez, yang kembali ke Argentina setelah perseteruannya dengan Mancini, ia diputuskan akan dijual oleh City.
Bagaimanapun, meski mengundang ketertarikan Inter Milan, AC Milan, dan Paris Saint Germain, tidak ada kesepakatan yang benar-benar terwujud. (sky/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 5 April 2026 21:40 -
Bola Indonesia 5 April 2026 21:18 -
Bola Indonesia 5 April 2026 20:52 -
Voli 5 April 2026 20:26 -
Tim Nasional 5 April 2026 18:54 -
Bola Indonesia 5 April 2026 18:48
MOST VIEWED
- Chelsea Resmi Coret Enzo Fernandez Jelang Lawan Port Vale, Imbas Pernyataan Kontroversial soal Real Madrid
- Kepingan Puzzle Carrick: Denzel Dumfries Jadi Kunci Rotasi Sayap Manchester United?
- Manchester United Kini Punya Calon Kiper Terbaik Dunia, Namanya Senne Lammens
- Tonali dan Anderson Kemahalan, MU Lirik Gelandang Asal Brasil Ini?
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546949/original/000322700_1775394990-Madura_United_vs_Borneo_FC.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546951/original/079770400_1775395073-Semen_Padang_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5545921/original/030358800_1775221212-Poco_X8_Pro_01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5546902/original/028465400_1775381146-pg05-prabowo-unifil-ce180c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546912/original/055424100_1775382594-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_16.45.51.jpeg)
